WHAT'S NEW?
Loading...

Bakri Kitam Berambisi Membangun Nagari Kuranji Hulu Masa Depan| Bloggout

Pada hari minggu, 17/lima/2015, pada sebuah warung pada Simpang Tanjung Alai, Medianers berkesempatan menyigi profil keliru satu kandidat urut no 1, yaitu Bakri alias Kitam. Pada kesempatan itu, medianers menanyakan apa motivasi dia maju pada pemilihan Walinagari & apa planning program kerja apabila beliau pada beri jujur nantinya? Dan, seperti apa latar belakang profesionalnya yang membuat beliau berani tampil buat memimpin Nagari Kuranji Hulu?

Mari simak, medianers akan membeberkan satu -persatu. Bakri yg biasa pada panggil Mak Kitam, saat Medianers tanya, Apa yg menciptakan Mak Kitam ingin jadi Walinagari? Beliau memaparkan, " Nagari Kuranji Hulu butuh pemimpin yang paham tentang rapikan kelola pemerintahan yg baik (good governance) & wajib bisa melayani rakyat menggunakan benar pada pengurusan administrasi.

Mak Kitam yang pernah menjabat ketua lurah di koto panjang, Kota Padang jua dianggap bisa mengaplikasikan ilmu pemerintahan di Nagari Kuranji Hulu oleh anak kemenakannya pada kampung, sebagai akibatnya dia juga diminta buat maju pada pemilihan Walinagari. Hal senada diungkapkan sang mak kitam, bahwa " Saya diminta pulang kampung buat mengabdi dan membentuk kampung masa depan". Ungkapnya dalam Medianers.

Selain mempunyai pengalaman menjadi Kepala Lurah, Mak kitam pula pernah menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kota Padang , saat penulis tanya tanggapan beliau terhadap maraknya biduan organ tunggal 'nakal' yg dapat memancing syahwat penonton, apakah ditertibkan pada Nagari Kuranji Hulu? Mak Kitam menjawab, "Pengalaman saya menjadi penegak Perda Kota Padang, aku akan berbuat arif dan bijaksana, meminta masukan seluruh pihak, koordinasi lintas sektor & mengeluarkan Peraturan Nagari ( Perna) terkait cara berpakaian biduanita dan jam tayang, yg tujuan utamanya melindungi masyarakat, serta meminimalisasi hal-hal negatif lainnya supaya tidak terjadi, menjadi bentuk efek domino berdasarkan tayangan hiburan orgen tunggal yg lepas kontrol".

bakri-kitam-cawana-kuranji-hulu-sungai-geringging-2015-2020

Mak kitam juga berjanji, " Saya akan menghidupkan kembali kesenian dan kebudayaan daerah kita yang semakin lama, semakin tenggelam, seperti 'tambua', dengan cara memberdayakan potensi setiap korong yang ada, saya juga telah merancang untuk membentuk balai kesenian Nagari". Mak kitam juga membeberkan pengalamannya saat menjadi koordinator Randai, Palito Nyalo Padang bersama Mak Katik. Ia mengaku, " grup randai yang kita kelola, pernah jadi yang terbaik di sumbar."

Mak Kitam yang terkesan berpenampilan sederhana, juga mendambakan untuk tahap awal jika ia terpilih, membenahi dulu, aparatur  Nagari, " kita ingin seluruh pegawai yang ada di pemerintahan Nagari benar-benar profesional dan proporsional, mampu melayani masyarakat dengan benar". Kemudian terkait pembangunan Nagari," saya akan merealisasikan penggunaan anggaran berdasarkan masukan dan prioritas pembangunan yang urgen, dibutuhkan masyarakat, fakta tersebut di dapat dari masukan dan hasil survey lapangan nantinya." beber mak kitam pada medianers.

Terkait perekonomian masyarakat Kuranji Hulu, Mak kitam yg pernah menjabat Kasi K3 Wilayah Dinas Pajak Pasar Raya, Kota Padang, melirik peluang peningkatan ekonomi rakyat pada sektor home industri ( industri rumah tangga), dan sektor pertanian.

Dibidang industri tempat tinggal tangga, Mak kitam akan memfasilitasi usaha tempat tinggal tangga, baik berupa mengusahakan donasi kapital dari pemerintah, pula mencarikan jalan supaya mudah dipasarkan lebih luas, tentunya berkoordinasi dengan dinas Koperindag kabupaten Padang Pariaman.

Sedangkan pada sektor pertanian, Mak kitam akan mengusahakan, memotivasi masyarakat memanfaatkan huma tidur dan lahan terbengkalai menggunakan cara mencarikan jalan serta memberdayakan seefektif mungkin kelompok tani yg ada. " Sebenarnya bantuan pertanian itu poly dari pemerintah, tetapi yang perlu dibenahi peran aparat Nagari dalam pengawasan, pemberdayaan petani atau kelompok tani pada Nagari Kuranji Hulu". Ungkap bunda kitam.

Dalam menjalin hubungan antara ranah dan rantau, Mak kitam berjanji pada Medianers akan membuat website Nagari yang dikelola oleh bidang humas Nagari. Sebab dalam pengakuannya, " Saya juga orang  rantau, sangat ingin tau perkembangan kampung melalui teknologi informasi, namun selama ini saya tidak dapat mengetahuinya. Nah, itu yang akan saya rubah, membuat situs, menginformasikan program dan kegiatan Nagari melalui teknologi informasi yang dapat diakses oleh perantau kapan saja dan dimana saja." Jelas mak kitam penuh semangat.

Dalam sesi wawancara antara medianers menggunakan Mak kitam, banyak acara kerja yg beliau beberkan, namun medianers tidak dapat menuliskan semuanya, poin-poin penting saja yang berkaitan menggunakan latar belakang profesionalnya sebelum pensiun pada pemerintah Kota Padang. Medianers berkeyakinan apa yg pada sampaikan menggunakan apa yang sudah dia lakukan semasa mengabdi menjadi aparatur pemerintah kota Padang dengan yang akan beliau terapkan pada Nagari Kuranji Hulu, insha allah akan menemui kemudahan, berkat segudangnya pengalaman beliau pada menjalankan roda pemerintahan di Kota Padang. (Nurman).

0 comments:

Post a Comment

close
Banner iklan disini