WHAT'S NEW?
Loading...

SMS Penipuan, Nama dr. Wahyu Kabid YanMed RSUD dr Adnaan WD Dicatut| Bloggout

Modus penipuannya adalah, seolah-olah dr. Wahyu atau yang biasa dipanggil dr. Ayu mengirim SMS ke beberapa orang pegawai fungsional RSUD dr Adnaan WD untuk mengikuti seminar & training yang di adakan oleh Dinas Kesehatan Propinsi.

Kemudian, dalam SMS tersebut meminta pegawai tersebut buat menghubungi galat seseorang panitia pendanaan training seminar yang bernama, dr. H. Hendro Purnomo, M.Kes , dia orang yang akan meregistrasi & menanggung biaya transportasi & akomodasi calon peserta yang dapat SMS.

Setelah dihubungi oleh galat seseorang Bidan RSUD dr Adnaan WD yg dapat SMS tersebut, si Hendro Purnomo yg mengaku panitia pendanaan pelatihan seminar, meminta kiriman sejumlah uang untuk pendaftaran , dan uang akomodasi yang dijanjikan berdasarkan panitia akan di serahkan selesainya peserta berada pada lokasi training nantinya.

Bidan tersebut curiga, dan memverifikasi ihwal pelatihan tersebut pada Ns. Bismar, S.Kep, Kabid Keperawatan. Bismar mengungkapkan, "itu SMS penipuan, sebab aku baru saja balik dari Balai Kota beserta dr.Ayu, mana pula dr. Ayu keluar Kota." Ungkap Bismar pada Medianers.

Berselang beberapa mnt, ada lagi galat seseorang Perawat Anestesi menelpon Bismar, menanyakan tentang seminar dan pelatihan, beliau dapat SMS yg sama, dengan tegas Bismar menyampaikan lewat telpon, "itu SMS penipuan."

Sebelumnya Medianers juga sudah mendapat kabar mengenai SMS penipuan ini dari Adrizal ( Ucok ), beliau pula mendapatkan SMS yg sama, begini isi SMS nya :

Setelah pada konfirmasi oleh Adrizal ke dr. Ayu, ternyata sahih SMS penipuan berdasarkan orang tak dikenal itu sudah mencatut nama dr. Ayu. Beberapa ketika lalu, Medianers dapat pesan via BBM menurut Adrizal, isinya misalnya ini:

Uniknya, pengirim SMS penipuan ini, mengetahui nomor handphone serta nama lengkap calon korban, dr. Ayu pun heran, sebagaimana yang dijelaskan Adrizal.

Kasus SMS penipuan berkedok seminar dan pembinaan ini, pernah memakan korban galat seseorang dokter pada RSUD dr Adnaan WD pada tahun 2008 kemudian, dokter tersebut mentransfer sejumlah uang dalam Pelaku, tanpa verifikasi, selesainya sadar, ternyata beliau tertipu dan dilaporkan pada pihak kepolisian.

Sejak kejadian tadi, tahun 2015 ini terulang lagi modus yg hampir seperti menggunakan trik seminar & training.

Saat Medianers masih beserta Bismar, kami berusaha menghubungi orang yang mengaku bernama dr. H.Hendro Purnomo, M.Kes, telpon Bismar pun beliau angkat, setelah bercakap-cakap & bergaya seolah-olah sebagai panitia, Bismar pun mengikuti kemauannya, dan berharap dia mau mengirimkan nomor rekening buat setor pendaftaran , tetapi si Hendro Purnomo mulai curiga menggunakan gelagat kami, & ia memutuskan sambungan komunikasi, & nir mau mengangkat lagi saat pada panggil ulang.

Kejadian ini belum dilaporkan pada pihak kepolisian, tetapi Medianers menginformasikan dalam pembaca terutama tenaga kesehatan, hati-hati terhadap SMS penipuan berkedok seminar & training sebagaimana yg telah Medianers uraikan.(AW/Foto gambaran : pixabay.Com)

0 comments:

Post a Comment

close
Banner iklan disini