WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label HIPKABI. Show all posts
Showing posts with label HIPKABI. Show all posts

Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia (HIPKABI) kembali menggelar Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) yang ke 14, dalam lepas 5-7 juni 2015 pada Grand Senyiur Hotel, Balik Papan, Kalimantan Timur, Indonesia.

pit-hipkabi-kalimantantan-timur

Pada rendezvous kali ini, HIPKABI Balik Papan sebagai tuan tempat tinggal mengusung tema " Collaboration in Operating Room Toward Safe Surgery ".

Bagi Sejawat Perawat Kamar Operasi yang ingin mendapatkan  Leaflet lengkap PIT HIPKABI ke 14 Balik Papan ini, silahkan tinggalkan alamat email nya di Kotak komentar, insha allah akan saya kirim.

Masih pada penyelenggaraan PIT HIPKABI Balik Papan, Sejawat juga bisa ikut berkompetisi pada ajang lomba poster ilmiah Triton Award. Untuk berita lengkap silahkan kunjungi situsnya.

Jadwal terakhir pengumpulan karya Lomba poster ilmiah ini akan berakhir paling lambat 1 mei 2015, terdapat waktu bagi yg ingin ikut berlomba.

Pemenangnya selain dapat uang, piagam dan penghargaan, juga dapat mengikuti PIT HIPKABI, dan akomodasi gratis ke Balik Papan. Kemudian poster ilmiah pemenang juga  dipresentasikan di hadapan seluruh Perawat Kamar Bedah Indonesia yang hadir pada acara ilmiah tahunan di Balik Papan.

Bagi Sejawat yang tersesat di postingan ini, jangan lupa  kita Kopdar di Balik Papan dengan penulis untuk menjalin silaturahmi. Salam Nurman.

Tema pada 14th Annual Scientific Meeting HIPKABI 2015 of Indonesian Operating Room Nurses Association ini merupakan " Collaboration In Operating Room Toward Safe Surgerydanquot;.

Harif Fadilah memberi apresiasi panitia pelaksana dan pengurus HIPKABI atas konsistennya HIPKABI melaksanakan kegiatan ilmiah ini tiap tahun, dan dia berharap kedepannya pertemuan ilmiah tahunan seluruh Perawat Kamar Bedah Indonesia terus berlanjut.

Peserta yg hadir perwakilan dari aneka macam daerah pada Indonesia memberikan tepuk tangan meriah seusai kepala PPNI menutup pidato & menabuh gong indikasi acara sudah dibuka secara resmi (Nurman).

Mendengar pengakuan Ruth Sahanaya, penonton yg di penguasaan oleh Perawat Kamar Bedah yang tiba dari aneka macam daerah pada Indonesia memberi aplaus kegirangan, seisi ruangan bergemuruh oleh bunyi tepuk tangan.

Ruth Sahanaya menambahkan, "sayangnya saat sekolah saya mengambil jurusan yang keliru, makanya saya jadi seniman," cetusnya sembari tersenyum. " Namun, saya sangat mendukung Perawat Indonesia buat berbuat lebih baik, dan melayani warga menggunakan sabar & ikhlas", katanya menutupi wejangan. Dan, Ruth Sahanaya turun panggung menyapa penonton, dan kembali melantunkan tembang dengan mengajak semua penonton yg hadir bernyanyi bersama, " Kaulah segalanya untukku, kaulah.....Dstdanquot;. (Nurman).