WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label Inilah Gejala Awal HIV yang Perlu Diwaspadai. Show all posts
Showing posts with label Inilah Gejala Awal HIV yang Perlu Diwaspadai. Show all posts

Inilah-Gejala-Awal-HIV-yang-Perlu-Diwaspadai

[ 14/03/2020 09:18:55 ] Seiring denga banyaknya email yg masuk agar postingan pada blog ini selalu uptodate dan bermanfaat, Maka postingan kali ini ialah "Inilah Gejala Awal HIV yang Perlu Diwaspadai" yang sudah diterbitkan pada tanggal 14/03/2020 09:18:55, Mari kita simak sampai selesai berikut ulasan Inilah Gejala Awal HIV yang Perlu Diwaspadai:

Tanda dan gejala penyakit HIV yang perlu diketahui dan diwaspadai

Terimakasih sudah membaca sampai selesai "Inilah Gejala Awal HIV yang Perlu Diwaspadai" semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu, Dan kamu juga dapat membaca postingan sebelumnya yang menarik untuk dibaca yaitu : Inilah Manfaat dan Gerakan Senam Pilates untuk Pemula

Demikianlah ulasan mengenai gejala awal HIV yang perlu diwaspadai. Selain itu gejala lain yang perlu diwaspadai ialah kesemutan, menstruasi tidak teratur, infeksi jamur, perubahan pada kuku, penurunan berat badan, batuk kering dan pneumonia.

Umumnya herpes ada dua macam yaitu herpes mulut dan herpes genital. Gejala ini biasanya terjadi pada tahap infeksi karena virus. Herpes sendiri juga merupakan salah satu faktor yang menularkan virus ini. karena herpes dapat mengakibatkan borok yang memudahkan virus HIV masuk ke dalam tubuh, khususnya herpes genital atau herpes kelamin.

Herpes

Demensia dan masalah kognitif juga sangat terkait erat dengan HIV. Selain menyerang sistem kekebalan tubuh virus HIV juga dapat mengakibatkan seseorang susah berkonsentrasi, kebingungan, menjadi ceroboh, mudah tersinggung dan mengalami masalah pada keterampilan motorik halus seperti menulis dengan menggunakan tangan.

Sulit berkonsentrasi

Berikutnya ialah sering berkeringat di malam hari. kata Dr Malvesutto, 50 persen dari seseorang yang terkena HIV mengalami gejala yang satu ini. berkeringat di malam hari dikarenakan karena terjadinya infeksi. Seorang penderita HIV akan berkeringat di malam hari mestipun ia tidak melakukan aktivitas fisik apapun.

Keringat malam

Gejala awal HIV berikutnya ialah mudah lelah. Mudah lelah juga dapat menjadi tanda awal dan lanjutan dari penyakit HIV. Hal ini dikarena terjadi respon inflamasi. Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dapat mengakibatkan lelah dan lesu.

Mudah lelah

 Yang ke-2 ialah mual, muntah dan diare. Sekitar 30 hingga 60 persen seseorang yang mengidap HIV memiliki gejala seperti mual, muntah dan juga diare. Gejala ini juga dapat muncul sebagai salah satu akibat dari terapi antitetroviral (obat khusus penderita HIV) dan biasanya sebagai akibat dari infeksi oportunistik.

Mual, muntah dan diare

Seorang instruktur  penyakit menular dan imunologi dari departement of medicine di NYU School of Medicine, New York, Carlos Malvestutto, MD menyatakan bahwa salah satu tanda dari penyakit ini ialah demam ringan hingga 39 derajat C. Pada tahap ini virus tersebut akan bergerak dan masuk ke dalam aliran darah dan mulai mereplikasi dalam jumlah yang besar. Sehingga hal ini dapat mengakibatkan reaksi inflamasi oleh sistem imun tubuh.

Demam

Direktur HIV – AIDS di Kaiser Permanente, Oakland, California, Michael Horberg, MD menyatakan bahw tahap awal infeksi HIV , tidak ada gejala umum yang ditimbulkan. Oleh karena itu sangat penting mengetahui gejala awal HIV agar terhindar dari jenis penyakit menular ini. Berikut ialah beberapa tanda yang memungkinkan seseorang terkena HIV.

Hingga saat ini virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) belum bisa diobati. Seseorang yang memiliki resiko terkena penyakit ini ialah jika seseorang tersebut sering melakukan seks bebas dengan lebih dari satu pasangan. Selain itu penggunaan obat-obatan terlarang melalui suntikan juga merupakan faktor dari terjangkitnya virus mematikan ini.