WHAT'S NEW?
Loading...

Jandia Eka Putra Kiper Semen Padang Ikut Kompetisi 'Tarkam' di Sungai Geringging| Bloggout

Efek menurut dibekukan PSSI sang FIFA membawa efek 'tidak baik' bagi pemain sepak bola profesional di tanah air. Dan membawa 'berkah' bagi klub kecil pada daerah.

Sebut saja Jandia Eka Putra, yang pernah berprestasi menjaga gawang Semen Padang saat berlaga di kasta ke dua, kompetisi antar klub se Asia  ( AFC Cup) hingga Semen Padang masuk 8 besar. Saat ini, pemain kawakan itu terkatung-katung, karena klubnya tidak lagi mengikuti kompetisi Indonesian Super League (ISL).

"Mati suridanquot; nya kompetisi sepak bola di Indonesia, membawa berkah bagi tim-tim kecil yang terdapat pada kecamatan. Seperti klub Himpunan Pemuda Pelajar Sungai Geringging ( HPSSG ) contohnya, bisa memboyong Jandia Eka Putra buat membela tim HPSSG dalam rangka kompetisi Bupati Cup tahunan, yang diselenggarakan pada lapangan bola kaki, belakang pasar Sungai Geringging.

Kiper andalan Semen Padang tersebut merumput di kompetisi "tarkam" lapangan hijau HPPSG Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, benar-benar sangat menghibur penonton.

Kiper-semen-padang
Jandia Eka Putra

Dok: medianers

Ketika pertandingan perdana HPPSG vs PSKA Agam, kelihatan sekali kualitas permainan Jandia Eka Putra, ketika menggagalkan dua kali agresi anak-anak PSKA Agam, padahal penyerang PSKA Agam sudah tanggal menurut kawalan pemain belakang HPPSG, tapi tidak bisa mencetak gol, lantaran tembakannya dihalangi menggunakan baik oleh Jandia. Akhirnya Permainan berlangsung seri, & adu penalti.

Penonton sangat terhibur saat kiper Semen Padang tersebut mampu menepis 3 kali tendangan lawan, dan HPPSG menang pada sesi adu penalti. Dan, lanjut pada pertandingan berikutnya.

Baju Merah, Jandia Eka Putra

Dok: Rudy Koto

Kompetisi yg memperebutkan piala Bupati ini sangat pada tunggu-tunggu oleh rakyat Sungai Geringging, juga perantau. Sebab setiap kompetisi ini di gelar, tim-tim menurut rantau ataupun menurut ranah selalu membawa pemain-pemain bintang yg berlaga di divisi primer atau divisi 1, bahkan ISL.

Rudy Koto sebagai ketua pelaksana, menuliskan di linimasa facebooknya, bahwa, " Bupati Cup 35, HPPSG sungai Geringging diperkuat oleh pemain ISL, diantaranya: Jandia Eka Putra, Ade Suhendra, Irsyad Maulana, Kahardinata dan Zanrico".

Kompetisi-tarkam
Jandia Eka Putra dan tim

Dok: Rudy Koto

Khusus Ade Suhendra, yang pernah membela Persija, PSPS Pekan Baru, Sriwijaya FC, dan terakhir di Madura United, sangat acapkali bermain pada Lapangan Bola Kaki Sungai Geringging sebelum tahun 2008 ( sebelum jadi bintang ISL), beliau telah populer pada Pasar Sungai Geringging, lantaran selalu membela tim HPPSG yg pada ajak oleh sahabat baiknya, Rudy Koto, mereka sama-sama acapkali "merumputdanquot; pada Riau.

Dalam rangka halal bil halal ini, pemain menurut tim rantau jua bukan pemain asal-asalan, rata-rata mereka pula membawa pemain bintang, tetapi medianers tidak dapat mengambil gambarnya buat pada publikasikan.

Harapan medianers, meskipun permainan apik bintang ISL telah mampu menghibur segenap rakyat Sungai Geringging, medianers berharap kembalinya bergulir kompetisi antar klub pada Indonesia, & di cabutnya hukuman FIFA. Sangat disayangkan pemain bintang ISL terkatung-katung di kompetisi "tarkam".(AntonWijaya)

0 comments:

Post a Comment