WHAT'S NEW?
Loading...

Perkembangan Bayi 1 Bulan Dalam Kandungan| Bloggout

Perkembangan Bayi 1 bulan dalam kandungan

Saat kehamilan 1 bulan, umumnya bunda-ibu nir menyadari bahwa dia sedang hamil, namun bagi ibu yg sensitif akan menyadari terjadinya perubahan hormon, galat satu tandanya mengalami mual & muntah.

Pada kehamilan 1 bulan, perkembangan bayi pada kandungan dianggap embrio. Embrio pada kandungan menempel ke dinding rahim. Seperti gambar di bawah ini bentuk perkembangan janin 1 bulan:

Perkembangan janin 1 bulan pada kandungan diantara, Jantung janin mulai berdetak, tangan, kaki, telinga, rongga mata, dan hidung mulai terlihat. Sistem sirkulasi sirkulasi darah telah mulai terbentuk. Pembuluh saraf yang akan berkembang menjadi otak dan tulang belakang jua mulai terbentuk.

Saat kehamilan 1 bulan, ibu hamil hendaknya meningkatkan konsumsi nutrisi bergizi ibu hamil agar perkembangan janin bulan pertama berkembang dengan baik. Dan, jangan lupa mengkonsultasikan kehamilan serta perkembangan janin anda pada ahli kebidanan atau ke pelayanan kesehatan.(AW)

Nasib Perawat Bagaikan Telur Mata Sapi| Bloggout

Telur mata sapi yang dimaksud, yaitu telur ayam di goreng pakai minyak di dalam wajan atau teflon. Nama lainnya disebut juga telur goreng ceplok. Di daerah penulis, jarang sekali orang menyebutnya telor ceplok, tapi diberi nama telur mata sapi. gambar Telur mata sapi siap untuk disajikan di atas meja makan, yang bisa membuat orang kelaparan menjadi kenyang dan mendapatkan nilai gizi seperti protein sebagai zat pembangun. Sering telur jadi persediaan dan cadangan bagi ibu rumah tangga, anak kos dan siapa saja, sebab memasaknya sangat praktis, dan mudah mendapatkannya serta murah prosesnya.

Apabila terdapat makanan & menu lainnya, goreng telur mata sapi bukanlah pilihan primer, oleh telur akan di inapkan saja dalam kulkas. Kecuali dalam keadaan darurat, misalnya cadangan kuliner lainnya habis, atau keuangan sedang menipis, maka telur mata sapi jadi pilihan utama.

Demikian pula kondisi Perawat pada Pelayanan kesehatan, meskipun Perawat yg melakukan tindakan pertolongan, oleh Perawat sulit dapat pengakuan. Baik pengakuan dari segi tarif & jasa, maupun menurut segi legalitas.

Saat Perawat berhasil melakukan pertolongan, jangan harapkan menuai pujian, bilamana Perawat gagal dalam pekerjaan, maka siap-siap buat dipidanakan. Yah, penulis tidak perlu menciptakan model, lantaran sudah poly warta buruk mengenai Perawat, di banding berita baik.(AntonWijaya)

Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Buka Muskot PPNI Secara Resmi| Bloggout

Elzadaswarman selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh berpesan, "output Muskot PPNI hendaknya sanggup memiliki donasi, bukan sekedar buat anggota saja, tapi buat semua bangsa dan negara."

Elzadaswarman menambahkan,"saya mewakili Pemerintah Kota Payakumbuh membuka secara resmi acara ilmiah Keperawatan dan Muskot PPNI ke VI ini. Semoga berjalan sukses & bisa melahirkan pemimpin masa depan pada Keperawatan," Tutupnya mengakhiri pidato.(Nurman)

Menjadi Perawat Penulis, Apa Untungnya?| Bloggout

Yang jelas menulis itu tidak ada ruginya, seseorang bisa dikenal dan dikenang salah satunya lewat tulisan yang ia tuangkan. Seperti sosok Lilian D Wald misalnya. Ia dikenang sebagai Perawat pelopor peduli kesehatan masyarakat, sebagai aktivis perlindungan anak, dan hak-hak perempuan. Setiap aktivitasnya ia dokumentasikan dalam buku. Semasa hidup ia mengisahkan perjalanan hidupnya dalam buku berjudul "The House on Henry Street (1911) dan Windows on Henry Street (1934).

Bukan saja Lilian D Wald, tapi Mary Jane Seacole, ia menjadi dikenang dan terkenal, bahkan pernah mendapat penghargaan dari Turki dan Francis juga berkat bukunya yang berjudul "The Wonderful Adventures of Mrs Seacole" buku yang menceritakan perjalanannya melakukan pertolongan dan perawatan di saat perang Krimea.

Maknanya adalah, apa yang dilakukan dua wanita hebat itu, mereka tuliskan dan terdokumentasi dengan baik hingga diterbitkan menjadi sebuah buku layak dibaca banyak orang. Sehingga orang banyak mengetahui apa yang ia lakukan, penilaian, pengkajian, dan berbagai hal pun datang sehingga penghargaan pun akan lahir menyertainya. Coba saja jika dua sosok  Perawat yang medianers maksud di atas tidak menuliskan apa yang ia lakukan, tentunya hingga hari ini namanya lenyap tak dikenang, karena sepak terjangnya tidak diketahui.

Dewasa ini, pilihan buat menulis tidak serumit masanya Lilian D Wald dan Mary Jane Seacole. Hari ini, Perawat bisa menggunakan gampang menuliskan perjalanan hidupnya, pikiran, opini maupun hasil penelitiannya menggunakan gampang. Salah satunya melalui blog. Demikian jua menggunakan kitab , sangat gampang menerbitkannya melalui penerbit indie yg banyak bertebaran pada internet.

Masih bertanyakah anda mengenai Menjadi Perawat Penulis apa untungnya ? Ya, selain mendapatkan "nama" tentunya akan membentuk uang. Baik menulis pada blog juga menerbitkan tulisan melalui buku dan koran. Menulis opini di koran, anda akan dibayar. Demikian juga pada blog, bilamana tulisan anda dicari orang banyak, maka google adsense akan tertarik menggaji anda melalui iklannya, begitu jua produk suatu perusahaan, menggunakan mereview anda akan pada bayar, pembayaran tergantung kesepakatan .

Kesimpulannya, sangat banyak keuntungan Menjadi Perawat penulis. Terutama buat mendapatkan "nama" supaya dikenal dan dikenang, ke 2 buat menambah penghasilan. Jadi, bilamana anda tertarik buat menulis, maka tuliskanlah aktifitas Keperawatan anda kapan saja & dimana saja melalui media.(AntonWijaya).

Ns.Vanda Sandriana,S.Kep Terpilih Jadi Ketua PPNI Payakumbuh | Bloggout

Medianers ~ Ns.Vanda Sandriana, S.Kep terpilih jadi ketua DPD PPNI Payakumbuh untuk 5 tahun kedepannya, menggantikan masa jabatan Ns. AZ Nadrah, S.Kep pada Musyawarah Kota Persatuan Perawat Nasional Indonesia ke VI, yang berlangsung Sabtu, (28/5) di Gor M.Yamin, Kubu Gadang, Kota Payakumbuh.

Muskot PPNI ke VI ini berlangsung alot dan demokratis. Dari 5 calon yang diajukan oleh masing-masing komisariat Ns.Vanda Sandriana, S.Kep merupakan calon dari komisariat PPNI Rumah Sakit Yarsi Payakumbuh, sedangkan 3 Calon lainnya dari komisariat PPNI RSUD dr Adnaan WD, dan 1 calon dari komisariat PPNI Dinas Kesehatan Payakumbuh.

Vanda Sandriana meraup suara sebanyak 33 dari jumlah total suara sebanyak 81. Pemilihan yang berakhir pukul 16.00 wib ini berjalan sukses, tanpa ada kendala dan masalah.

Seusai pemilihan, pelantikan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPW PPNI Sumatera Barat, dalam hal ini diwakili oleh Ns.Tasman,S.Kep,Sp.Kom selaku ketua bidang diklat dan organisasi PPNI Sumbar.(Nurman)

Budi Mulyadi: Perawat Indonesia Merupakan Profesi Tahan Krisis| Bloggout

DR(C).Budi Mulyadi, S.Kp, Sp.Kom berpose beserta

Ns.Raswin Irzan, S.Kep panitia pelaksana seminar ilmiah Keperawatan Medianers ~ Terungkap saat seminar ilmiah Keperawatan yang digelar PPNI Payakumbuh dengan tema "Menuju Perawat berkualitas hadapi MEA" sabtu lalu (28/5) bahwa Perawat Indonesia tidak perlu cemas hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang perlu dikhawatirkan adalah bagaimana cara menolak upah murah dan gaji dibawah UMR.

Menurut DR(c).Budi Mulyadi, S.Kp, Sp.Kom selaku narasumber yang memberikan materi Kompetensi Perawat Hadapi MEA bahwa, "MEA tidak perlu ditakutkan, yang perlu dikhawatirkan adalah penghasilan. Kita (Perawat Indonesia) harus siap menghadapi tantangan dan bagaimana cara meningkatkan penghasilan." Ungkapnya.

Budi Mulyadi menambahkan, "Jauh hari sebelum MEA diberlakukan Perawat Indonesia sudah tersebar pada aneka macam negara. Hal demikian salah satu indikator bahwa Perawat Indonesia bisa bersaing menggunakan Perawat asing."

"Tetapi sangat disayangkan, sampai hari ini masih ada Perawat yang digaji 100 ribu perbulan, & bahkan terdapat yg tidak digaji dan masih banyak ditemukan Perawat diupah pada bawah UMR." Tukuk narasumber yang juga urang awak ini.

"Selama ini sejawat di daerah masih banyak yang krisis penghasilan. Artinya Perawat Indonesia merupakan profesi tahan krisis. Jadi tidak ada alasan Perawat Indonesia takut hadapi MEA. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana cara upah yang diberikan pada Perawat profesional di Indonesia layak." Tandas Budi Mulyadi.(AntonWijaya)

Tahap Perkembangan Anak Usia 12 - 24 Bulan| Bloggout

Medianers ~ Perkembangan anak tiap bulan tentunya tidak luput dari pantauan orang tua. Dari bulan ke bulan pasti ada pertumbuhan dan perkembangan yang berubah, apakah itu gerak motorik maupun verbal. Namun, taukah anda bagaimana tahap perkembangan normal anak sesuai usianya?

Sebelumnya, medianers telah membagikan tentang Pedoman tahap tumbuh kembang bayi usia 0-12 bulan. Kali ini medianers akan mengulas kelanjutannya tentang tahap perkembangan anak usia 12 hingga 24 bulan atau perkembangan anak umur 1 sampai 2 tahun.

Tahap perkembangan anak yg dimaksud, medianers ambil dari bukunya Ratih Zimmer Gandasetiawan menggunakan judul kitab "Mendesain karakter anak melalui sensomotorikdanquot; terbitan Libri (2011: laman 39). Yang mana menurut Ratih Zimmer Gandasetiawan, bahwa " Perkembangan anak yg dijelaskan berikut adalah merupakan hal yg seharusnya sudah bisa dilakukan oleh seseorang anak menurut usia yg sudah dicapainya ( perkembangan normal)."

Tahap perkembangan anak menurut Ratih Zimmer Gandasetiawan merupakan. Oh ya, dia seseorang fisioterapis dan praktisi anak menggunakan kebutuhan spesifik, jadi tahap tumbuh kembang anak yg dia paparkan menurut sudut pandang latar belakang yg inheren di dirinya. Langsung saja, rinciannya dibagi dua kategori, merupakan sebagai berikut:

  • Anak bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan
  • Anak bisa membungkuk, memungut mainan, lalu berdiri kembali
  • Anak sudah bisa mundur 5 langkah
  • Anak bisa menyebut kata "papa" saat melihat papanya atau "mama" saat melihat mamanya.
  • Anak mampu menumpuk 2 kubus
  • Memasukan kubus dalam kotak
  • Anak sudah bisa menunjuk apa yang diinginkan tanpa perlu menangis atau merengek.
  • Anak telah mampu mengeluarkan suara atau menarik tangan ibu.
  • Anak memperlihatkan rasa cemburu/ bersaing.
  • Anak bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan selama 30 detik
  • Berjalan tanpa terhuyung-huyung
  • Anak sudah bisa bertepuk tangan dan melambaikan tangan
  • Anak sudah bisa memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  • Anak telah mampu mengatakan 6 kata yang terpisah yang mempunyai arti
  • Anak mampu meniru pekerjaan rumah tangga, seperti menyapu dan mencuci
  • Anak mampu memegang cangkir dan belajar makan minum sendiri
  • Anak sudah bisa berjalan dan naik tangga sendiri.
  • Dan anak telah pandai mencoret pensil/ pulpen pada kertas
  • Anak sudah mampu menunjukan dengan benar satu atau lebih anggota tubuhnya.
Demikianlah kurang lebih tahap perkembangan anak versi Ratih Zimmer Gandasetiawan yang dapat medianers Share, bilamana pembaca menemukan kelainan perkembangan pada anak dirumah, misalnya terlambat dibanding seharusnya, maka sebaiknya dikonsultasikan pada pelayanan kesehatan terdekat atau pada konsultan langganan anda, agar anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai usianya. (Editor: AntonWijaya)

Cara Mengambil Darah Arteri Femoralis| Bloggout

Medianers ~ Darah di arteri femoralis merupakan darah yang kaya oksigen, tujuan pengambilan darah di arteri femoralis adalah untuk di analisa, yang disebut analisa gas darah, yaitu untuk mengetahui fungsi pernafasan dan metabolisme sel tubuh. Seperti mengetahui kadar oksigenasi tubuh dan kemampuan sel darah merah mengikat dan membawa oksigen dalam sirkulasi.

Okey, medianers lanjutkan tentang Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mengambil darah di arteri femoralis? Seperti biasanya, yang perlu disiapkan adalah Spuit (Jarum Suntik) ukuran 2 CC yang telah berisi heparin 0,1 CC. Heparin bertujuan untuk anti koagulasi, agar mencegah darah membeku dalam jarum suntik setelah darah di arteri femoralis berhasil diambil. Kemudian siapkan kapas alkohol secukupnya dan handscoen (sarung tangan) serta kain pengalas dan bak istrumen untuk meletakan alat yang diperlukan.

Sebelum melakukan tindakan, klien harus diberi tau mekanisme tindakan yang akan dilakukan, dan komunikasikan sampai klien bisa memahami, bagi klien yg tidak sadar maka famili atau penanggung jawabnya wajib diberitahukan. Jangan lupa meminta persetujuan tindakan (informed content).

Cara Pelaksanaan Mengambil Darah Arteri Femoralis

  1. Gunakan sarung tangan sebelum melakukan tindakan
  2. Pakaian pasien bagian bawah dibuka, lalu dipasang kain pengalas atau kain penutup.
  3. Arteri femoralis diraba dengan ujung jari
  4. Bila arteri femoralis teraba dengan jelas, maka permukaan kulit daerah yang akan di tusuk dengan jarum suntik didisinfeksi dengan kapas alkohol
  5. Kemudian tegangkan kulit di atas arteri tersebut dengan telunjuk dan ibu jari kiri. Bila denyut arteri telah teraba pada ujung jarum, dengan cepat jarum ditusukan
  6. Apa bila penusukan tepat, maka penghisap (piston) di dalam spuit akan terdorong ke atas oleh tekanan dari darah arteri dan penghisap tidak perlu ditarik.
  7. Setelah jumlah darah yang diinginkan cukup, sekurang-kurang 2 CC, maka jarum segera dicabut.
  8. Bekas tusukan ditekan dengan kapas alkohol sekurang-kurangnya lima menit
  9. Spuit yang berisi darah diberi etiket atau dimasukan dalam botol khusus jika ada. Dan formulir/ blangko pemeriksaan di isi lengkap, lalu segera kirim ke laboratorium.
  10. Klien dirapikan kembali dan peralatan dikembalikan ke tempat semula.
Demikianlah prosedur pengambilan darah arteri femoralis yang dapat medianers olah share. Prosedur ini medianers dapatkan dari berbagai sumber, semoga mudah dipahami dan bermanfaat untuk kelancaran anda bekerja, jika terasa penting silahkan bagikan pada sejawat yang lain.(AW)

Bedah Endo Laparoskopi| Bloggout

Medianers ~ Bedah Endo Laparoskopi yaitu suatu tehnik pembedahan dengan sayatan kecil atau disebut juga operasi  minimal invasive yang menggunakan alat-alat canggih untuk melakukan tindakan berbagai macam operasi. Diantaranya seperti:

  • Batu kandung empedu / saluran empedu.
  • Usus buntu, hernia, peradangan / kanker usus
  • Pengikatan lambung, (gastric banding ) untuk obesitas.
  • Peradangan / tumor ginjal, varicocel, penyakit-penyakit kandungan.
  • Penyakit sendi (Arthroscopi), THT
  • Diagnostic.

Keuntungan Bedah Endo Laparoskopi sebagai berikut, sebelumnya medianers telah membahas pada postingan yang ini keunggulan dan kekurangan tindakan laparoskopi, bagi pembaca yang belum tau silahkan baca dulu. Keuntungan bedah endo laparoskopi yang dimaksud sebagai berikut:

  • Nyeri pasca bedah jauh lebih ringan.
  • Membantu menegakkan diagnosis lebih akurat.
  • Proses pemulihan  lebih cepat.
  • Rawat inap lebih singkat.
  • Luka bekas operasi lebih kecil, sehingga hasil kosmetik lebih memuaskan.

Demikianlah sekilas tentang keunggulan dan keuntungan bedah endo laparoskopi. Bagi anda yg ingin mendapatkan penerangan lanjut, silahkan hubungi dokter anda untuk mendapatkan liputan lebih lanjut.(AW)

Selfie Bisa Membunuhmu| Bloggout

Photo sepasang anak belia sedang selfie di atas motor pada jepret dari pada kendaraan beroda empat saat melewati jalan layang kelok sembilan, Kabupaten Limapuluh kota, Sumatera Barat, pada hari Minggu (lima/6/2016).

Selfie-diatas-motor

Rasa ingin menutup mata menyaksikan sepasang muda-mudi sedang selfie di atas motor. Saya menyaksikan saat mereka berdua asyik bergaya di depan kamera di atas motor sedang jalan. Tentu saja fokus terganggu, lalu hilang kendali & motor yang dikendarai bisa terpeleset, maka tamatlah riwayat sepasang kekasih digilas kendaraan beroda empat atau motor yang ada pada belakangnya.

Ah, entah saya saja yg terlalu paranoid membayangkan kepalanya pecah bagaikan buah semangka digilas ban mobil, " kraaakkkdanquot; lalu rona merah berhamburan membasahi aspal. Pelindung kepalapun nir mereka pakai, terlalu berani, ini anak melebihi keberanian Superman.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam tahun 2011 mengungkapkan, pembunuh no.3 di Indonesia adalah dampak kecelakaan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sehingga pemerintah melalui Kepolisian mengeluarkan peraturan & baku dalam mengendarai kendaraan yang harus dipatuhi mengingat tingginya resiko pengemudi & orang lain dari dampak kecelakaan. "Safety riding" pun digalakkan buat pengendara, baik sang perusahaan otomotif maupun oleh pihak kepolisian.

Di India pemerintahnya melarang masyarakat di lokasi wisata eksklusif untuk selfie, karena tingginya nomor kematian akibat selfie di negara tadi. Sebab, seseorang dipastikan akan lengah terhadap lingkungan sekitarnya ketika selfie, apa lagi bahaya yang akan menghadang niscaya tak dihiraukan, yang terdapat pada pikirannya merupakan bagaimana beliau tampil imut mempesona, terlihat romantis pada layar kamera beserta pasangan meskipun di atas motor.

Aduh. Kalau terjadi tabrakan contohnya, siapa yg salah , tunggangan yang pada belakang atau truk yg di depan? Pastinya sepasang kekasih pada photo bilamana terjadi kecelakaan menimpakan perkara pada pengendara lain, akibat ulahnya yang tidak tertib berlalu lintas di jalan raya.

Ingat, selfie bisa melenyapkanmu berdasarkan muka bumi yang fana ini. Kamera di gadgetmu tidak salah , apabila digunakan dalam tempat yang tepat. Silahkan hentikan motornya, peluk & cubit pipi tembam kekasihmu itu, kemudian upload ke instagram atau ke akun media sosialmu yang lainnya, biar pengikutmu berdecak kagum. Dari pada followers mengucapkan "Selamat jalan sahabatku atau Innalillahiwainnailaihi rajiun."

Kalau telah demikian, kan membuat malu-maluin saat ditanya malaikat pada akhirat nanti, " Kamu mati lantaran apa?" Mau jawab begini, "Saya meninggal ditabrak mobil karena selfie di atas motor." Kan tidak lucu bila jawabannya begitu.

Jadi, gunakanlah kamera handphone pada tempatnya. Jangan mentang-mentang karena bahagia, dunia seolah milik berdua, sembarang tempat jadi ajang selfie dengan pasangan. Ingat keselamatan diri dan orang lain di jalan raya sangat penting, demi menjaga kelancaran dan ketertiban umum. Citra bangsa yang beradab terlihat dari masyarakatnya yang peduli dan menjaga  keselamatan orang lain.(Nurman)

Keuntungan Beribadah di Bulan Ramadhan| Bloggout

Baca Al-Quran pada bulan ramadhan/

photo : Ns.Abdillah Fajri, S.Kep Medianers -Kenapa kita harus mengerti bisnis? Jawabannya karena prinsip bisnis dipakai di semua aspek kehidupan, termasuk dalam beribadah. Pada dasarnya bisnis mencari keuntungan dan menghindari kerugian.

Begitupun dalam beribadah, kita beribadah jangan mau untuk rugi dan jangan mau untuk kalah.  Dalam hal sederhana di bulan ramadhan. Sebagai berikut contohnya.

Contoh 1 : Seorang muslim puasa di siang hari,  saat puasa dia bekerja dan kerjanya itu dinilai ibadah. Istirahat kerjanya, ia tidur dan dinilai juga ibadah.  Ia menjalankan sholat, malam harinya dia taraweh dan setelahnya membaca al-qur'an serta sholat sepertiga malam.

Contoh 2 : Seorang muslim puasa dibulan ramadhan, bekerja saat ia berpuasa,  saat istirahat kerjanya ia membaca al-qur'an bukan tidur siang yang orang lain anggap tidur orang berpuasa adalah ibadah.  Ia shalat tarawih dan shalat sepertiga malam.

Dalam 2 2 contoh diatas bila kita mengerti usaha maka kita akan menentukan contoh ke 2 untuk kita jalankan sebagai pedoman yg menguntungkan.

Tidur bagi orang berpuasa berpahala, namun membaca al-qur'an 1 huruf mendapatkan pahala 1 dan bila dalam keaadaan berwudhu akan dikalikan 7 ditambah orang yang sedang berpuasa dikalikan 10, maka pada 1 alfabet kita menerima 70 pahala.

Jika kita tidur selama dua jam kita hanya mendapatkan 1 pahala maka berapa huruf kita bisa baca ayat suci al-quran dalam 2 jam?

Sungguh maha akbar Allah menaruh begitu banyak kesempatan bagi kita dengan hadirnya bulan Ramadhan. Maka apakah kita masih berani membela diri dengan mengungkapkan tidur siang bagi orang berpuasa itu ibadah?

Demikianlah sedikit pendapat saya yang dapat saya bagikan.  Semoga bermanfaat. (Ns.Abdillah Fajri, S.Kep)

Nikmat Serta Duka Berbuka Ramadan di Rumah Sakit| Bloggout

Medianers ~ Selama ramadan hingga lebaran merupakan hari-hari berat dan berkah bagi segenap petugas dan pasien di Rumah Sakit. Beratnya karena meninggalkan keluarga di rumah demi menjalankan tugas menjaga dan merawat pasien. Sedangkan berkahnya bisa membantu dan berbagi duka dengan sesama di bulan suci penuh ampunan ini.

Kemarin, ketika menjelang berbuka terdapat Perawat IGD menelpon ke Kamar Operasi menanyakan apakah dokter anestesi sedang operasi pada kamar operasi? Sebab pada IGD sedang terdapat pasien gagal nafas yang membutuhkan donasi buat di intubasi. Tentunya hal ini harus di dahulukan buat ditolong berdasarkan pada melahap hidangan berbuka yang telah disediakan Rumah Sakit.

Di ruangan lain, atau di IGD atau di kamar operasi biasanya jam berbuka dan jam sahur merupakan jam rawan, ada-ada saja pasien yang butuh pertolongan dan tindakan medis. Demikian juga Bidan, pas mau berbuka, ada saja pasien yang mau melahirkan, pastinya ini wajib ditolong duluan dari pada melahap menu buka ramadan.

Menu-buka-ramadan-di-rumah-sakit
Menu buka puasa di Rumah Sakit.

Beberapa tahun lalu, penulis & tim bedah disuapi minuman buat berbuka melepaskan saum. Sebab, kami nir sanggup memegang makanan atau minuman lantaran sedang operasi emergensi. Kejadian demikian pula sering dirasakan sang petugas pada IGD, menjelang berbuka, ada saja pasien yg masuk untuk berobat, tentunya pasien prioritas buat ditolong, & berbukanya pada undur dulu.

Hari ini, penulis patut mengucapkan syukur masih mampu menikmati menu buka puasa di tempat tinggal sakit dan menyebarkan dengan sejawat Perawat dan seluruh pengunjung dan pasien di rumah sakit, meski tidak sinkron ruangan, kami berbuka dalam satu atap.

Berbuka & sahur di rumah sakit, mungkin sesuatu yg berat bagi pasien, keluarga & petugas, akan tetapi apapun kondisinya jika dijalani dengan lapang dada, berbuka & sahur di rumah sakit sebagai pengalaman yg luar biasa buat diceritakan pada anak cucu nantinya, sebab di pulang kelaparan, haus & lelah, kita juga harus mengembangkan rasa, nestapa dan senang menggunakan yang lainnya, yang membutuhkan donasi.(AW)

Tips Mengendalikan Kolesterol di Bulan Ramadan| Bloggout

Medianers ~ Sebelas bulan dalam 1 tahun umat muslim bebas memilih makanan dan mengkonsumsi makanan dan minuman apa saja, kecuali yang haram. Kadang jadwal makan tidak teratur, menu sembarangan dan porsinya bahkan bisa-bisa melebihi kapasitas perut yang penting hajar!

Tibalah bulan kudus ramadan, bulan dimana umat muslim diwajibkan menahan haus, dan lapar dan menunda hawa nafsu. Jadwal makan & minum pun di atur, yakni berbuka selesainya surya terbenam (maghrib) & sahur, makan akhir malam menjelang mentari terbit ( subuh).

Penyebab-kolesterol-dalam-darah-tak-terkontrol

Hal demikian tentunya sangat cantik bagi kesehatan. Terutama pada mengendalikan kadar kolesterol pada darah. Sebab, penyebab berdasarkan tingginya kadar kolesterol pada darah merupakan gaya hayati, pola makan nir teratur, mengkonsumsi makanan "sampah" dan minuman instan berkarbonasi.

Tentunya di bulan ramadan, mengkonsumsi makanan sembarangan tempat, junk food dan minuman instan lainnya dapat dihindari dan diminimalisir. Sebab, saat berbuka, siapa pun pasti ingin berkumpul dengan keluarga di rumah. Cendrung menu yang ada dirumah di olah dan dibuat masih segar, demikian juga saat sahur.

Tips Mengendalikan Kolesterol pada Bulan Ramadan

Bagi anda yg memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi) dan penyakit jantung karena kadar kolesterol tinggi pada darah, maka sangat beruntung pada bulan ramadan ini mengendalikannya. Berikut tips yang bisa medianers sampaikan:

  1. Berbukalah dengan segelas air putih atau jus. Saat sirine berbunyi, pertanda waktu berbuka telah tiba, maka lepaskanlah puasa anda dengan meminum air putih hangat kuku, atau dengan jus timun atau pepaya.
  2. Kemudian tunaikan sholat maghrib.
  3. Setelah selesai sholat, lanjutkan dengan mencicipi sepotong buah apel atau pisang.
  4. Lalu, ambil nasi secukupnya dan lauk-pauk serta sayuran.
  5. Makanan penutup, boleh ditambah dengan sepotong jelly.
  6. Hindari makanan berminyak.
  7. Jangan merokok setelah berbuka. Bila siang hari anda bisa menahan, kenapa malam tidak?
  8. Bila masih lapar setelah menunaikan sholat tarawih, anda bisa mengkonsumsi semangkuk kolak buatan ibu/istri atau keluarga tercinta. Atau kalau anda pecinta kopi atau teh, maka silahkan nikmati secangkir.
  9. Istirahatlah.
  10. Saat sahur, hindari minum teh dan kopi. Tapi nikmatilah air putih suam kuku dan sepiring nasi serta lauk pauk serta sayuran. Dan jangan lupa konsumsi buah-buahan.
  11. Selepas sahur, jangan langsung tidur, tapi tunggu hingga subuh. Setelah menunaikan ibadah sholat subuh. Silahkan beristirahat.
  12. Lakukan hal ini secara konsisten selama 1 bulan penuh.
  13. Bilamana anda penderita hipertensi dan kolesterol tinggi, setelah mempraktekkan tips di atas. Saat lebaran, periksalah kadar kolesterol dalam darah anda. Maka anda akan terkagum melihat hasilnya, silahkan di praktekkan.

Sesungguhnya tips mengendalikan kadar kolesterol di bulan ramadan ini adalah salah satu keuntungan bagi umat muslim yang menunaikan ibadah puasa dengan benar. Bukan menjaga hawa nafsu di siang hari saja, tapi di malam hari tetap mengontrol jenis makanan yang akan di lahap. Sebab menjelang berbuka, banyak jenis makanan yang ditawarkan di pasar pabukuon yang belum tentu baik untuk kesehatan.(AW)

Rekaman Tindakan Laparaskopi| Bloggout

Medianers ~ Sebelumnya medianers telah menjelaskan apakah itu laparaskopi appendiktomi atau laparaskopi pada pengangkatan batu empedu. Namun pada postingan tersebut, medianers hanya menyertakan gambar. Tidak pakai rekaman seperti di bawah ini:

Laparoskopi adalah suatu tindakan pembedahan yang minimal mencederai atau melukai pasien. Tindakan laparaskopi sangat baik buat perkara-perkara yg terdapat di perut (abdomen) seperti batu kandung empedu dan kista pada kasus kebidanan.

Tindakan laparaskopi masih terpusat di perkotaan. Karena keterbasan tenaga ahli di daerah pelosok. Padahal tindakan bedah laparaskopi ini sanagat baik dikembangkan di rumah sakit daerah, demi cepatnya kesembuhan pasien. Dan akurasi dari tindakan/ diagnostik laparaskopi terbilang sempurna.(AW)

Kapan Bedah Endo-Laparaskopik di Rumah Sakit Daerah Ada?| Bloggout

Medianers ~ Miris melihat perut pasien disayat lebar dan panjang dengan cara bedah konvensional. Entah apa kendalanya tindakan pembedahan menggunakan monitor dan instrumen yang sangat sedikit mencederai pasien sulit berkembang di Rumah Sakit daerah di Indonesia. Apakah Indonesia kekurangan tenaga ahli? Atau karena Indonesia tidak punya anggaran?

Meskipun belum berkembang pesat pada rumah sakit wilayah, setidaknya beberapa orang dokter bedah & perawat kamar operasi di beberapa tempat tinggal sakit pada Indonesia sudah mulai melakukan pembedahan dengan teknik bedah laparaskopi, tetapi penyebarannya belum merata ke rumah sakit milik wilayah yang ada pada Indonesia.

dr.Barlian sutedja,Sp.B mengatakan, saat penulis mengikuti pelatihan Basic Laparascopy for Nurse, (2014)"Jika kita orang indonesia tidak siap mengikuti kemajuan teknologi pembedahan. Maka, siap-siap lah jadi kacung di negara sendiri. Karena sebentar lagi dokter dan Perawat asing bebas masuk Indonesia."

Dokter Barlian Sutedja selain instruktur pada pelatihan basic laparaskopy for nurse angkatan ke 8 di bitdec Bali, ia juga salah seorang pentolan dibidang bedah endo-laparaskopik Indonesia, di bawah asosiasi PBEI (Perhimpunan Bedah Endo Laparaskopik) , ia dan tim telah membimbing hampir ratusan dokter bedah umum, dan dokter kebidanan dalam belajar bedah Laparaskopi di indonesia. Dan juga telah membimbing ratusan Perawat mengenai pembedahan Laparaskopi.

Sejarah singkat bedah endo-laparaskopi

Kata dokter Barlian Sutedja, pada tahun 1986 pertama kali bedah laparaskopi sukses dilakukan dalam pasien oleh salah seorang dokter pakar bedah pada Jerman.

Ketika beliau paparkan cara pembedahan Laparaskopi ketika kongres perhimpunan ahli bedah, ia dipercaya "sintingdanquot; sang mayoritas sejawatnya, lantaran menentukan cara yg rumit, dan nyaris nir wajar dalam waktu itu.

Lalu, berselang 1 tahun, tepatnya pada tahun 1987 keliru seorang ahli bedah Francis jua mencoba & sukses melakukan pembedahan menggunakan cara Laparaskopi dalam puluhan pasien.

Setahun kemudian, perkembangan teknologi pembedahan di eropa, akhirnya hingga juga ke pendengaran orang Amerika. Nah disinilah polesan teknologi terjadi. Teknik pembedahan Laparaskopi berkembang pesat.

Perkembangan Bedah Endo-Laparaskopik di Indonesia

Tahun 1990 Indonesia mengundang tim ahli dari Amerika buat mempresentasikan teknik pembedahan Laparaskopi. Dan, pada tahun 1991 dr. Ibrahim Ahmadsyah sukses melakukan operasi perdananya memotong & mengangkat batu empedu pada pasien dengan cara tindakan Laparaskopi. Sejak itu, bedah endo-laparaskopik mulai dikembangkan di Indonesia.

Prospek bedah endo-laparaskopik pada Indonesia

Eropa & negara maju lainnya telah lama meninggalkan cara pembedahan konvensional, kecuali sahih-sahih nir mampu dilakukan menggunakan teknik tindakan laparaskopi, karena adanya penyulit, maka tindakan pembedahan konvensional jadi pilihan terbaik.

Sedangkan banyak wilayah pada Indonesia masih terseok-seok, bedah endo-laparaskopik belum jadi pilihan menarik sang pakar bedah. Tindakan ini masih dipegang oleh segelintir sub bedah digestif yg hanya terpusat pada tempat tinggal sakit akbar dan spesifik.

Mungkin galat satu penyebabnya nir berkembang di tempat tinggal sakit wilayah terkait pembiayaan dan klaim asuransi yg rendah. Karena tindakan ini pada anggap bukan 'gawean' rumah sakit tipe C milik daerah.

Apa itu bedah endo-laparaskopi?

Bedah Endo-Laparaskopik adalah suatu tindakan pembedahan canggih, & sangat minim melukai organ manusia, sehingga penyembuhan luka lebih cepat, serta bekas luka sangat minimal. Pembedahan laparaskopi hampir 100 % menggunakan teknologi mutakhir & terkomputerasi, dan terkoneksi dengan monitor. Pasien sanggup menerima rekaman pembedahan berupa vcd & foto.

Sebenarnya tindakan laparaskopi bukan barang baru pada negara maju dan kota-kota besar atau rumah sakit akbar, namun bila tindakan laparaskopi di sediakan di rumah sakit milik wilayah, seperti kabupaten atau kota kecil, tentunya menjadi sesuatu yg menarik. Karena nir poly rsud milik wilayah kab/kota mini yang punya layanan tindakan pembedahan endo-laparaskopi.

Terkait : Kecanggihan Bedah Robotik Surgery

Di negara maju, malahan sudah beralih ke tindakan bedah robotik surgery , sementara di Indonesia tindakan bedah endo-laparaskopik saja belum berkembang dengan baik. Sungguh disayangkan. Sesuai kata dokter Barlian Sutedja, "Jika kita orang indonesia tidak siap mengikuti kemajuan teknologi pembedahan. Maka, siap-siap lah jadi kacung di negara sendiri."(AntonWijaya)

Kenali Makanan Mengandung Rodhamin B, Zat Pewarna Berbahaya| Bloggout

Pengakuan pedagang yg menjual kuliner mengandung rodhamin b tadi, tidak mengetahui bahwa zat pewarna yg dicampurkan kedalam makanan itu berbahaya bagi kesehatan tubuh insan. Namun, pedagang yg dimaksud dapat peringatan keras dan berjanji nir akan mengulangi lagi perbuatannya.

Sebagai rakyat yang terpapar dengan barang dagangan makanan beraneka rona, maka ada baiknya patut mewaspadai, wajib mengetahui bentuk makanan yang dicurigai mengandung Rodhamin b supaya kesehatan permanen terjaga.

Sebelum anda mengkonsumsi kuliner berbahaya mengandung Rodhamin b, usahakan juga wajib mengetahui bahaya yang akan disebabkan apabila mengkonsumsi kuliner yg mengandung Rodhamin b tersebut. Medianers akan menyajikannya sebagai berikut:

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 033 tahun 2012, jelas Rodhamin b nir boleh dipakai pada makanan, sebab Rodhamin b mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh, yang bisa mengakibatkan kanker karena Rodhamin b mengandung zat karsinogenik dan apabila ditelan sanggup menjadi racun bagi organ tubuh.

Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ciri atau indikasi kuliner mengandung Rodhamin b adalah memiliki rona mengkilat, warna cerah dan mencolok. Kadang warna makanan mengandung Rodhamin b nir merata, apabila dikonsumsi sedikit terasa pahit.

Pertanyaanya, mengapa pedagang memakai Rodhamin b dalam makanan? Karena pewarna tekstil ini harganya terbilang murah berdasarkan pada zat pewarna makanan yg alami misalnya, memberi imbas kuning pada makanan sanggup menggunakan kunyit, buat rona hijau bisa menggunakan daun pandan,dan lain-lain.

Selain murah harganya, untuk mendapatkan dan menggunakanya juga terbilang mudah. Banyak yang menjual di pasaran. Penulis pernah punya pengalaman saat makan keripik balado. Cabe yang ada pada keripik terlihat aneh, berbongkah kecil, tidak seperti cabe. Pas penulis coba rendam dengan air, ternyata warna cabe yang menempel di keripik semakin terang, dan warna tidak luntur, liputannya silahkan baca di "Awas keripik balado mengandung bahan pewarna."

Pastinya, zat pewarna yg digunakan pada keripik tentunya berbiaya lebih murah menurut pada diwarnai dengan cabe beneran. Demikian juga rona hijau dalam cendol, bila dipakai menggunakan pewarna daun-daunan atau daun pandan, membutuhkan porto dan pengolahan yang memakan saat dibanding dengan memberi rona hijau yang mengandung Rodhamin b.

Selain murah & gampang, warna yang terdapat dalam zat pewarna tekstil mengandung Rodhamin b terlihat menarik dibanding zat pewarna makanan yg alami.

Makanan Apa saja yang banyak mengandung Rodhamin B ?

Masih menurut BPOM, bahwa pedagang nakal yang banyak mencampur Rodhamin b terdapat pada makanan jenis ini :

  1. Kerupuk
  2. Terasi
  3. Cabe merah giling
  4. Agar-agar
  5. Aromanis atau kembang gula
  6. Manisan
  7.  Sosis
  8. Sirup, minuman dan es cendol.

Apa bahaya bagi kesehatan bila mengkonsumsi makanan mengandung Rodhamin b?

Dalam senyawa Rodhamin b terdapat zat karsinogen dan klorin. Dimana klorin jika masuk kedalam tubuh mampu sebagai racun yang bisa menghambat kerja hati & ginjal. Bahkan zat karsinogen yang masih ada dalam Rodhamin b mampu pemicu terjadinya kanker hati dan menghambat organ tubuh lainnya.

Atas dasar itu, penggunaan rodhamin b dalam kuliner sangat tidak boleh keras. Tetapi, masih ada pedagang yang nir mengetahui akan bahaya zat pewarna tekstil ini jika dicampur dalam makanan. Dan, sangat disayangkan bagi pecahan nakal yg sudah mengetahui bahaya berdasarkan Rodhamin b akan tetapi masih mencampur pada kuliner yg dijualnya. Pedagang jenis ini, telah sepantasnya diberi hukuman setimpal.

Meskipun ada pengawas obat dan kuliner yang mengontrol & mencegah akan penggunaan Rodhamin b pada makanan, kita sebagai warga tetap waspada dan hati-hati membeli & mengkonsumsi kuliner yg ada di pasaran. Apa lagi selama ramadhan ini, banyak pedagang kaki lima yang menjajakan jenis aneka minuman dan makanan yg tidak kita ketahui apa komposisi yang terkandung pada kuliner yang mereka jual.

Hendaknya, buat meminimalisir supaya tidak terkecoh, penggunaan Rodhamin b dalam makanan bisa kita kenali melalu warna yg mencolok, mengkilat dan bersinar. Untuk itu, sebagaimana pesan bang napi. " Waspadalah ! Waspadalah." (AntonWijaya/ Ilustrasi by newsfashionista.Com )

Indikator Perawat Sebagai Profesi| Bloggout

Medianers ~Asal kata dari Perawat adalah rawat. Sedangkan rawat artinya pelihara, urus, jaga,.Jika dikaitkan menjadi Perawat berarti maknanya memelihara, mengurus, dan menjaga kesehatan pasien, keluarga dan masyarakat.

Perawat adalah sebuah profesi. Ditilik berdasarkan lima hal yg dimiliki Perawat ini dia, diantaranya:

  1. Adanya pengetahuan dan keahlian khusus, yang didapat dari pendidikan dan pelatihan.
  2. Adanya kode etik profesi.
  3. Mengabdikan diri pada kepentingan masyarakat.
  4. Menjadi anggota profesi (memiliki organisasi profesi).
  5. Memiliki sumpah profesi

Pastinya tugas Perawat adalah merawat pasien dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan pengobatan. Meskipun seseorang telah menamatkan diri dari pendidikan  Ilmu Keperawatan, belum tentu ia bisa dikatakan sebagai Perawat. Sebab Perawat adalah identik dengan merawat, memeilihara, mengurus, dan menjaga kesehatan masyarakat.

ilustrasi/ photo: alana.io

Dewasa ini, banyak tamatan sekolah/ pendidikan ilmu Keperawatan belum tentu mau mendedikasikan dirinya sebagai Perawat. Pertanyaannya Kenapa? Karena berat jadi Perawat. Sebab merujuk dari pengertian Perawat, tentunya menjadi seorang Perawat bukanlah sebuah pekerjaan, melainkan sebuah profesi yang mendedikasikan dirinya pada sebutan yang melekat pada profesi tersebut. Jika dilihat pengertian dedikasi menurut Kamus Besar Bahasa Indosesia (KBBI), maka arti kata dedikasi adalah sebagai quotes berikut:

dedikasi/de·di·ka·si/ /dedikasi/ n pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia; pengabdian. Sedangkan berdedikasi artinya mengabdikan diri.

Bagi seseorang tamatan sekolah Perawat yang belum siap mengabdikan diri pada masyarakat maka akan "banting stir" mencari pekerjaan di instansi lain, di luar instansi kesehatan, seperti kerja di Bank dan perkantoran misalnya. Sebab mengabdikan diri pada masyarakat itu tidak mudah, apa lagi mendahulukan kepentingan orang banyak dan mengesampingkan kepentingan pribadi.

Tidak bermaksud berkata bahwa bekerja di Bank atau diperkantoran bukan mengabdikan diri pada rakyat. Maksudnya, bilamana Perawat bekerja disitu, berarti dia nir lagi menjalankan kegiatan profesi, akan tetapi lebih cendrung menjalankan sebuah pekerjaan.

Menjalani profesi sebagai Perawat, tentunya akan mendapat imbalan setimpal dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Bila Perawat menjalankan profesinya, maka ia akan mendapat imbalan berupa gaji, upah maupun penghargaan lainnya.Jadi, Perawat bisa bertahan hidup berkat profesinya pula.(AntonWijaya)

Peran Perawat di Kamar Operasi| Bloggout

Medianers ~ Ini sebuah pertanyaan klasik dan sering diajukan oleh orang awam pada teman saya, pertanyaanya adalah, " apa sih tugasmu di Kamar Operasi itu," ucap Yuri (34), Perawat di Instalasi Bedah Sentral, RSUD Ahmad Darwis, Suliki, Sumatera Barat, menirukan pertanyaan dimaksud.

Sambil menghela nafas, Yuri melanjutkan, " saya sedikit sulit menjelaskannya pada orang yang bertanya tersebut, soalnya mindset yang tertanam di benak orang awam, tugas Perawat di OK (sebutan kamar operasi) hanya sebagai 'tukang lap' keringat dokter. Karena di sinetron Indonesia menyiarkan seperti itu," jelasnya.

Jadi, sebenarnya apa sih tugas & kiprah Perawat di Kamar Operasi?

Pembaca budiman ! Yuri, nir mengungkapkan, seperti apa kelanjutan cerita menggunakan temannya. Tetapi, Medianers tertarik mengulas itu, buat diterbitkan, yg mana kiprah & tugas primer Perawat pada Kamar Operasi itu merupakan, menjamin kelancaran jalannya pembedahan.

Maksudnya, berdasarkan A sampai Z sistematis kerja pembedahan sanggup diketahui Perawat di Kamar Operasi, karena setiap hari mereka terpapar menggunakan tindakan pembedahan. Namun, tidak seluruh tindakan yang boleh dilakukan Perawat pada Kamar Operasi. Terkait dengan kewenangan klinis. Bahwa, pelaku primer dari tindakan pembedahan atau operasi adalah dokter pakar, lantaran tanggung jawab dan tanggung gugat terletak pada pundaknya. Demikian juga aturan aturan, dokter pakar pulalah yang berwenang melakukan tindakan pembedahan (invasif), bukan Perawat.

Namun, dalam situasi tertentu, Perawat sanggup melakukan tindakan atau melanjutkan pembedahan tanpa adanya dokter, manakala saat sedang operasi dokter pakar mengalami gangguan kesehatan, sehingga jatuh kelenger, dan tidak bisa melanjutkan operasi. Sementara penggantinya tidak terdapat pada tempat tinggal sakit setempat, dan pasien sedang pada atas meja, maka Perawat dari delegasi boleh melanjutkan tindakan pembedahan, karena Undang- Undang mengaturnya, silahkan baca pada hukum online, Perawat mengambil tugas dokter dalam rangka menyelamatkan nyawa pasien pada keadaan darurat.

Lalu, apa tugas dan peran Perawat dari A sampai Z itu? Kalau dibaca narasi di atas, Perawat hanya bertugas sebagai 'ban serap' penyelamat dari pesawangan. Ya, tidak juga demikian, sebetulnya tugas Perawat Kamar Operasi, jika ditinjau dari SOP tiap rumah sakit, Job of description Perawat di Kamar Operasi itu adalah secara teknis menyiapkan keperluan pembedahan, seperti pre operasi, menyiapkan alat habis pakai, menyiapkan instrumen steril, hingga keperluan peralatan dan perlengkapan siap untuk dioperasionalkan.

Sedangkan secara profesionalnya, Perawat melakukan pengkajian, memprioritaskan kasus keperawatan dan merencanakan tindakan keperawatan dalam pasien menjelang operasi, tentunya menurut format asuhan keperawatan yg pada didokumentasikan pada file pasien.

Di intra operasi, Perawat berperan sebagai assisten dan scrub (mengelola dan mengatur instrumen operasi). Seperti, jika dokter membutuhkan gunting, maka diberi gunting, jika dokter ingin menjahit diberi Needle holder dan benang, serta seterusnya hingga operasi selesai.

Sedangkan Perawat bertugas sebagai asisten memiliki peran melancarkan jalannya pembedahan. Misal, menguak lokasi pembedahan, sebagai akibatnya dokter (operator) mudah melakukan tindakan. Dan assisten tanpa diperintah telah tau apa yang akan ia lakukan (sistematis kerja), begitu pula scrub nurse, telah tau apa instrumen yg akan beliau berikan, baik kepada operator maupun pada assisten. Hingga operasi sebagai lancar tanpa kendala.

Di Intra Operasi, Biasanya dokter hanya tinggal menyayat lokasi operasi saja, sebab segala sesuatunya telah disiapkan oleh Perawat. Dan sesudah operasi selesai, dokter pun meninggalkan pasien, maka Perawatlah yang membereskan pasien hingga pasien pindah ke ruang pemulihan.

Masuk pada post operasi. Di post operasi, Perawat masih menjalankan kiprahnya, menjaga, merawat & menelaah tanda-indikasi vital serta menjalankan Asuhan Keperawatan. Kira-kira demikianlah tugas & kiprah Perawat dewasa ini pada kamar operasi.

Yang dipertontonkan di televisi bahwa, Perawat menyeka keringat dokter tidak ada. Sebab, suhu di ruangan kamar operasi itu standarnya 18-20 derajat celcius, jadi tidak mungkin orang-orang yang ada di dalam kamar operasi berkeringat, malahan yang ada menggigil karena kedinginan. Mungkin, dahulu kala pada zaman 'batu ' sebelum adanya Air Conditioner (AC), mungkin bisa saja terjadi.

Demikianlah sedikit tentang Peran dan tugas Perawat pada Kamar Operasi, & peran Perawat saat pembedahan yang dapat Medianers sampaikan. Bilamana ada yg mengganjal pada hati pembaca, silahkan sampaikan pada kotak komentar buat kita diskusikan. Seandainya menarik, silahkan dibagikan dalam yang lainnya. (AntonWijaya).

Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan| Bloggout

Di bulan ramadan jua pada ajarkan bagaimana seorang menunda diri menurut amarah, benci, bengis & dendam. Termasuk menjaga ekspresi dari pergunjingan, dan menahan diri dari minum makan, kecuali ketika berbuka dan sahur sudah datang.

Selama puasa di bulan ramadan umat muslim jua wajib menjaga hawa dan nafsu berdasarkan godaan binalnya kehidupan global. Menjaga mata berdasarkan pandangan nir senonoh, menjaga hati berdasarkan sifat ria dan sombong, termasuk menjaga langkah, menghindari perbuatan maksiat.

Di bulan ramadan yang berkah ini, sangat bermanfaat pula bagi kesehatan, seperti mengendalikan kolesterol misalnya. Serta mengatur kerja serta mengistirahatkan sistim pencernaan di siang hari. Lambung dan usus yang biasanya selama 11 bulan bekerja full time di siang hari, selama ramadan akan dapat beristirahat sejenak dari pagi hingga senja.

Di bulan penuh berkah ini, jiwa dan raga manusia diatur, dikelola  sesuai ajaran islam, ajaran yang tidak bertentangan dengan ilmu kesehatan, belum ada teori yang menyatakan bahwa orang menderita penyakit maag akan kambuh di bulan ramadan jika ia berpuasa. Dan, belum ada pula teori yang mengungkapkan penderita diabetes melitus gula darahnya menjadi tidak stabil gara-gara berpuasa.

Malahan kebalikannya, orang dengan diabetes melitus dianjurkan berpuasa buat mengendalikan kadar gula pada darahnya, demikian juga pasien yg akan pada operasi nir dipandang apa agamanya, akan tetapi di anjurkan puasa selama 8-12 jam menjelang pembedahan yg tujuannya buat mengistirahatkan dan mengosongkan isi lambung & usus.

Demikianlah manfaat luar biasa puasa, umat muslim ternyata sudah diatur bagaimana menjalani kesehatan yg baik, yakni 1 bulan penuh, selama bulan ramadan, kurang lebih 30 hari menahan haus dan lapar, menahan hawa nafsu, menunda diri dari perbuatan maksiat, dan perbuatan tercela lainnya. Maka manfaatkanlah selama bulan ramadan ini menjalaninya menggunakan total tanpa kecuali supaya balik fitrah, dan suci berdasarkan segala penyakit serta keburukan mental lainnya.(AntonWijaya)

Makna Tindakan Steril Kehamilan| Bloggout

Kekhawatiran yg dimaksud adalah, oleh suami tidak sanggup lagi "nonat-nonet" menggunakan istrinya jika si istri dilakukan tindakan sterilisasi. Padahal tidak demikian adanya, meskipun sang istri telah menjalani tindakan steril, aktifitasnonat-nonet tidak terganggu, karena uterus masih ada & mengagumkan.

Tindakan Steril berdasarkan kehamilan bukan bermaksud buat tindakan desinfeksi atau sterilisasi menurut bakteri atau kuman. Tapi suatu tindakan memotong atau mengikat saluran tuba dalam rahim wanita agar sel telur nir mampu pada buahi oleh 'gerundang' yang mampu terjadi kehamilan.

Perhatikan gambar di atas, yang ditandai warna hitam adalah saluran tuba, saluran tuba merupakan tempat lewatnya sel telur menuju uterus. Untuk mencegah kehamilan saluran tuba diikat atau dipotong yang disebut juga dengan tindakan Tubektomi.

Tubektomi atau sterilisasi kehamilan ini dianjurkan untuk mencegah terjadi kehamilan berikutnya. Sebab apabila masih terjadi kehamilan berikutnya, seseorang akan mengalami resiko perdarahan, atau resiko ruptur (robek) dinding rahim karena pernah menjalani tindakan Sectio caesariasebanyak 3 kali. Kemungkinan struktur uterus tidak kokoh lagi menahan janin dalam kandungan.

Bilamana pasien atau suaminya nir bersedia dilakukan tindakan steril karena kekhawatiran yang aku tuliskan pada atas, atau kekhawatiran lainnya, maka dianjurkan buat memakai alat kb, misalnya IUD, menggunakan catatan kehamilan tidak terjadi. Untuk melakukan tindakan steril, wajib atas persetujuan yang bersangkutan & suaminya, bila nir setuju, maka tindakan sterilisasi tidak jika dilakukan.

Perawat Tanpa Dokter Suram, Dokter Tanpa Perawat Kelam| Bloggout

Ilustrasi bentuk kerjasama antara dokter dan perawat

di kamar operasi/ photo: Nurman Medianers ~ Judul artikel ini tidak bermaksud mengkerdilkan peran profesi kesehatan lainnya di kesehatan, dan juga tidak menggiring opini bahwa di kesehatan itu hanya ada dua profesi saja yaitu Perawat dan dokter. Tapi, medianers mengupas dua profesi ini hanya karena mereka selalu dan sering bersama dimana ada dokter disitu ada Perawat. Tapi, dua profesi ini pula yang sulit menjalin kerjasama, cendrung mengemukakan ego sektoral. Padahal antara dokter dan Perawat itu, hendaknya ibarat aur dengan tebing, saling sangga-menyangga.

Perawat Tanpa Dokter Suram, Itu Apa Maksudnya?

Hentikanlah bergigih dan mengklaim bahwa tanpa Perawat, dokter tidak akan mampu bekerja. Sebab, jika pada balik Perawat bisa apa jikalau nir terdapat dokter? Jadi usahakan bagaimana menaikkan kemitraan yg handal antara Perawat & dokter dimana saja, juga pada situasi apapun juga.

Perawat ingin diakui, ingin dihargai oleh dokter serta ingin dijadikan sebagai mitra diskusi dan kolaborasi. Pertanyaanya, apakah Perawat sudah mampu untuk itu? Jika jawabnya belum, maka pantas saja Perawat belum mendapatkannya. Dalam dunia ilmiah, tidak mengenal usia, bagak dan lainnya. Tapi yang dihargai itu adalah ilmu pengetahuan dan skill yang dimiliki seseorang. Mampu berargumentasi, mampu memberi penelaahan sesuai kaidah keilmuan. Bukan hanya mampu menjawab berdasarkan asumsi, duga dan kira. Jika hanya duga dan kira, coba siapa yang mau mendiskusikan tentang kesehatan pasien?

Benarkah Dokter Tanpa Perawat Kelam?

Terlepas apakah itu sahih atau galat, bagi penulis nir penting. Yang krusial itu adalah bagaimana memanfaatkan kerjasama antara Perawat dan Dokter yang saling menguntungkan. Menguntungkan bagi pasien & masyarakat, & pastinya menguntungkan pula bagi kedua profesi tadi pada pelayanan kesehatan.

Jika ingin mengambarkan bahwa tanpa Perawat, dokter akan sebagai kelam, gelap & lain sebagainya maka tunjukan dengan profesionalisme. Misal tanpa Perawat, dokter nir bisa melakukan tindakan apa-apa, misalnya tindakan operasi menjadi batal, hadiah terapi pada pasien jadi gagal, dan lain-lain. Apabila itu terbukti, maka Perawat nir perlu menuntut penghargaan ingin pada ajak kolaborasi atau kerjasama, tanpa disadari ternyata Perawat sudah bagian menurut kerjasama & kerja sama yang pada inginkan.

Dokter Dihargai Lantaran Menguasai Spesialisasinya

Inilah kelebihan profesi dokter, mereka dihargai lantaran keahlian khusus yg dia miliki. Bilamana satu dokter tidak mampu melakukan tindakan pengobatan, maka beliau akan merujuk pada dokter lainnya yang lebih menguasai dengan detil, seperti dokter ahli sub. Dokter pakar sub itu adalah lebih seorang ahli lagi dari seorang ahli.

Bagaimana menggunakan Perawat?

Dewasa ini, Perawat masih sibuk dengan namanya rotasi dan 'penyegaran' pindah antar ruangan. Perawat yang mahir dengan Intensive Care Unit (ICU) bisa saja dipindahkan ke ruang rawatan penyakit anak atau penyakit dalam, karena faktor politis, yang bertamengkan ' penyegaran'. Bila ini keseringan, kapan Perawat bisa ahli atau mahir di satu bidang? Yang bisa di ajak dokter ahli untuk berdiskusi?

Kemudian, Perawat yg melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis, terkesan makin jauh saja menurut pasien. Cendrung lari ke perguruan tinggi sebagai dosen. Ini perbedaan mencolok antara dokter & Perawat. Dokter dengan tinggi dan sedetil apapun pendidikan spesialisasinya, beliau akan permanen melayani pasien pada tempat tinggal sakit, kendatipun dia bertugas juga menjadi guru pada perguruan tinggi. Tetapi, tetap menjalankan profesinya di tempat tinggal sakit.

Jadi, akan nir seimbang bilamana seseorang dokter ahli berdiskusi dengan Perawat tamatan Akademi Keperawatan atau Ners. Kecuali Perawat tersebut sudah berkarat pada unit eksklusif dan sering mengikuti training spesialisasi. Seperti Uda Jon contohnya, sahabat penulis yang sudah pensiun, dulu dinas di poli mata, sangat dianggap sang dokter ahli mata. Apabila dokter pakar mata tidak pada loka, maka Uda Jon lah penggantinya. Dimasa pensiunnya Uda jon masih berkarir di bidang perawatan poli mata dengan membuka praktek optical.

Demikian pula dengan Uda Hendra, banyak operator yg mengajak & mempercayai dia sebagai 'tandem' dokter ahli lakukan pembedahan, seperti operasi THT dan operasi Kebidanan. Lantaran apa? Lantaran dia telah puluhan tahun dinas pada kamar operasi dan sangat menguasai teknik pembedahan, baik bedah generik, THT juga Kebidanan.

Apabila Perawat tiap sebentar di rotasi, dipindahkan berdasarkan ruang rawat satu ke ruang rawat lainnya, kapan Perawat tadi menguasai satu keahlian? Sebagaimana yang dimiliki dokter pakar. Sementara Perawat yg memiliki latar belakang pendidikan spesialisasi keperawatan masih enggan menjalankan praktek keperawatan pada rumah sakit, yang semestinya mereka lah sebagai pelopor kemajuan praktek dan keahlian keperawatan pada tempat tinggal sakit, supaya penghargaan itu tiba, berkat ilmu pengetahuan & skill Perawat sanggup pada pandang ilmiah & bersiklus menggunakan baik.

Di atas kertas memang ijazah penentu syarat profesionalisme, namun pada lapangan skill & pengalaman menjadi faktor penentu. Apabila Perawat ingin profesional, tidak saja dilihat dari pendidikannya, tapi pula dievaluasi kemampuan praktisnya pada menjalankan asuhan keperawatan juga tindakan serta skill dalam menjalankannya. Teori penting, namun praktek jauh lebih krusial.

Solusi & Kesimpulan

Penghargaan jangan diminta pada profesi lain atau pun pada pasien & rakyat. Tapi, Perawat akan dihargai bilamana dia dan orang-orang yang ada di profesi Keperawatan sendiri mau berbenah dan menghargai profesinya.

Terkait : Bentuk Kerjasama Perawat, Bidan dan Dokter di Rumah Sakit
Jangan menempatkan Perawat di sembarang tempat. Bila ia memiliki latar belakang mahir Intensive Care Unit (ICU), maka jika ia ingin 'disegarkan' atau dipindahkan oleh manajer Keperawatan di Rumah Sakit, sebaiknya beri ia pendidikan dan pelatihan Intensive Cardiovaskuler Care Unit (ICCU) dan ditempatkan di ruangan tersebut. Atau kalau biasanya ia dinas di ruang rawat anak maka sangat relevan ia dipindahkan ke ruang Perinatologi dan Perawat yang bermasalah di ruang Perinatologi, maka sangat pantas diberi pendidikan dan pelatihan untuk ditempatkan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Bukan bertindak kebalikannya, memindahkan berdasarkan subyektifitas, lantaran politis dan lain hal yang tidak terkait dengan profesionalisme. Misal Perawat yg biasa dinas di ICU, ditempatkan di ruang rawat anak atau di poliklinik, lantas apa yg akan beliau lakukan disana? Dan penggantinya di ICU pula akan kebingungan. Sementara masihkah bisa dokter mengajak orang baru yg belum mengerti apa-apa di ruang tadi buat berkolaborasi?

Selain menjalankan azas proporsional pada penempatan energi Perawat. Hendaknya pendidikan & pelatihan spesifik buat menunjang wawasan & ilmu pengetahuan merupakan tanggung jawab eksklusif dan instansi loka Perawat bekerja. Beri setiap Perawat peluang yg sama dalam melanjutkan pendidikan & training spesifik sinkron latar belakang peminatannya. Misal, support Perawat dinas di ruang penyakit dalam buat mengikuti pembinaan EKG, atau pelatihan kekhususan mengenai hormon dan organ, misalnya endokrinologi, jantung & ginjal. Jadi, masing-masing Perawat yang dinas pada ruang Penyakit pada memiliki satu orang, satu keahlian. Perawat A, pakar bidang endokrin, dan Perawat B ahli bidang ekuilibrium cairan tubuh, asam & basa contohnya.

Terakhir, jangan harapkan perubahan di profesi Perawat, bilamana Perawat sendiri tidak mau berubah dan mau berbenah serta mau belajar untuk mengambil spesialisasi meskipun diselenggarakan secara informal. Nah, jika telah berubah mindset, insha allah penghargaan itu akan datang sendirinya tanpa diminta-minta pada orang lain. Kalau menurut anda? (AntonWijaya)

Perawat dan Robot Saling Kerjasama di Rumah Sakit| Bloggout

Pepper pada sebelah kanan Perawat, terlihat tinggi dibanding Zora. Pepper baru saja didatangkan di rumah sakit Ostend AZ Damiaan buat bergabung dengan tim kesehatan. Sedangkan Zora, robot yang terlihat rendah sudah 1 tahun bekerja pada rumah sakit tersebut. Pepper memiliki kemampuan berbicara 19 bahasa & mampu berkomunikasi baik. Peper dikembangkan oleh perusahaan Belgia Zora Bots.

Pepper difungsikan menjadi petugas resepsionis pada rumah sakit Ostend AZ Damiaan. Pepper akan memperkenalkan dalam pengunjung tentang rumah sakit, menaruh warta & panduan kepada pengunjung & pasien serta menagantar ke lantai dan ruang yang benar. Pepper juga sanggup membimbing tangan pasien, ia bisa bekerja sampai 20 jam.

Sebelum kedatangan Pepper, staf tempat tinggal sakit sudah bekerja menggunakan Zora, selama sekitar satu tahun. Zora lebih mini dan lebih lambat berdasarkan Pepper dan dipakai terutama pada kelas terapi fisik saja, sebab Zora tidak bisa berkomunikasi menggunakan baik.(Editor: Nurman/ Foto:reuters.Com ).

Mengenal Bedah Robotik Pada Tulang Punggung| Bloggout

Tulang punggung terdiri menurut tulang beruas-ruas dan berjejer menurut leher hingga panggul yg diklaim menggunakan vertebrae, berjumlah sebanyak 33 buah. Vertebrae bolong ditengahnya, misalnya terowongan (canalis vertebra) berfungsi untuk saluran syaraf & pembuluh darah. Syaraf & pembuluh darah terlindungi oleh tulang lantaran syaraf dan pembuluh darah berada didalamnya.

Antar ruas vertebrae dilapisi oleh jaringan lunak supaya fleksibel yang diklaim dengan diskus intervertebra dan ligamen, berfungsi sebagai shock breaker jika dianalogikan dalam kendaraan roda 2. Hal tersebut pulalah yang menciptakan konvoi tulang punggung mobile dan mempunyai konvoi lincah.

Kemudian, di setiap ruas tulang terdapat foramen intervertebra yaitu dua buah lubang di tepi kanan dan kiri vertebrae , berfungsi sebagai tempat jalur saraf dari canalis vertebra menuju ke seluruh tubuh. Saraf-saraf tersebut keluar melalui lubang foramen itu dan mempersarafi seluruh tubuh.

Apabila galat satu berdasarkan anatomi di atas bermasalah, misalnya istilah awam saraf terjepit, atau ligamen ruas tulang robek, & lain-lain yang mampu mengakibatkan nyeri dalam pinggang/punggung yg luar biasa atau mengalami gangguan koordinasi syaraf, buang air kecil atau buang air akbar keluar tanpa kontrol dan lain sebagainya. Maka perlu tindakan medis.

Bilamana pemeriksaan & pengobatan sudah dijalani dan tidak berhasil, tentunya dilakukan tindakan operasi atau pembedahan kalaupun itu ada indikasi. Anda sanggup membayangkan bukan, bila tulang punggung di operasi? Berjuta sel syaraf yang terdapat di tulang punggung sewaktu-saat bisa mengalami cedera dan terjadi kelumpuhan.

Medianers yakinkan, bahwa tidak perlu takut. Silahkan perhatikan tanyangan rekaman pada bawah ini, tindakan pembedahan tulang belakang menggunakan robot. Tindakan operasi tulang belakang dengan alat Robotik surgery ini diklaim paling kondusif, bahkan 99 % angka keberhasilannya. Dan, sangat minimal mencederai, pula sangat cepat sembuh. Jadi nir perlu khawatir akan terjadi kecacatan pasca operasi, misalnya resiko lumpuh. Perlu diingat, tidak seluruh perkara yg ada di punggung atau tulang belakang yg perlu pada operasi, terkait hal ini bila anda mengalami masalah seperti: nyeri hebat pada pinggang, BAB dan BAK diluar kontrol, kesemutan pada kaki, berdasarkan pinggang ke bawah mengalami meninggal rasa dan merasa terjadi kelemahan. Maka sebaiknya segera periksakan dalam dokter ahli orthopedik atau dalam dokter ahli bedah syaraf. Kemungkinan anda mengalami gangguan persyarafan dalam tulang belakang.

Sebelum anda mengalami penyakit  pada tulang belakang atau kesakitan pada tulang punggung atau tulang vertebrae, ada baiknya dilakukan pencegahan dan perawatan, diantaranya:

  • Menghindari mengangkat beban terlalu berat, diluar kapasitas.
  • Hindari bobot tubuh yang terlalu besar atau gemuk.
  • Jangan memelintir tulang punggung ke kiri dan ke kanan dengan kuat agar berbunyi "krak" Ini sering dilakukan orang awan jika merasa nyeri pada punggung.
  • Hindari aktifitas ekstrem yang dapat mencederai tulang belakang.

Nasib Mahasiswa Keperawatan Praktek di Bulan Ramadan| Bloggout

Praktek pada hari biasa nir kasus, umumnya mahasiswa Keperawatan praktek pada beberapa Rumah Sakit, dan rumah sakit tersebut kadang jauh menurut kampus atau kosan. Artinya mahasiswa/i cari lagi kosan yg baru, lama tinggal atau praktek bervariasi tergantung siklus praktek keperawatan yang dijalani, kira-kira 1-2 bulan.

Praktek di rumah sakit akan terasa berat di saat bulan ramadan. Di hari biasa tidak perkara, meskipun berpindah-pindah. Ya maklum saja, berhubung dinas di tempat tinggal sakit 1-2 bulan tentunya relatif terasa sulit apabila membawa alat-alat dapur. Sementara untuk makan sahur, caranya bagaimana?

Tentunya akan keluar rumah mencari kuliner. Okelah bagi yg pria, & tentunya terasa sulit bagi perempuan (mahasiswi). Atau pas dinas malam, saat sahur, menyuap nasi kemasan akan terasa tercekat kerongkongan mengingat famili pada tempat tinggal . Tentunya akan terasa bahagia sahur di tempat tinggal bersama orang yg disayangi.

Meskipun mahasiswa/i Keperawatan membawa peralatan masak, dijamin bakal tidak punya saat buat mengolah, karena segudang tugas laporan yg akan di buat di kosan. Ya, membuat Asuhan Keperawatan dengan tulisan tangan, tidak boleh diketik buat menghindari contekan atau copas. Akhirnya, selama praktek selain mengeluarkan biaya kebutuhan hayati yang tinggi, jua meredam hasrat bermain dan berkumpul dengan keluarga.

Ya ! Rasanya mau menitikan air mata, akan tetapi apa boleh buat, inilah perjuangan mahasiswa/i Keperawatan pada tempat tinggal sakit, demi menuntut ilmu, demi meraih sarjana, kebebasan terpaksa dikorbankan pada usia muda. Yang mana orang lain, buka bareng menggunakan teman seangkatan waktu SLTA, atau dengan komunitas. Tapi, hal ini nir berlaku bagi mahasiswa Keperawatan yg sedang menjalani praktek Keperawatan di rumah sakit.

Syukur-syukur Rumah sakit tempat mahasiswa/i praktek menyediakan kuliner buat berbuka/sahur. Tapi, sepanjang pengetahuan penulis yang jua pernah menjalani praktek di ketika bulan ramadan, cita rasanya belum pernah ada Rumah Sakit yg menyediakan makan sahur atau berbuka buat mahasiswa, meskipun mahasiswa mengeluarkan uang pada kampus buat menjalani praktek pada tempat tinggal sakit.

Kesedihan & beban berat menjalani praktek di rumah sakit ketika ramadan ini, tidak saja dirasakan oleh mahasiswa Keperawatan, tapi juga dialami oleh mahasiswa Kedokteran (co-as) dan mahasiswa Kebidanan. Memang ketiga jurusan ini mengalami nasib yang sama. Tetapi, sedikit ada keistimewaan bagi coas, umumnya mereka disediakan makanan nasi kemasan atau nasi kotak sang pihak rumah sakit. Mungkin karena mereka sedikit atau lantaran yang berpengaruh di tempat tinggal sakit merupakan seniornya. Tapi, naas bagi Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan.

Bila kesedihan pada atas sanggup dihindari, pertanyaanya apakah tidak mampu praktek selain di bulan ramadan ? Nah, inilah uniknya mahasiswa Keperawatan, Kebidanan & Kedokteran. Jadwal mereka terlalu padat, sehingga apabila daur praktek ditunda lantaran halangan bulan ramadan, maka mereka dijamin bakal tamat atau wisuda tidak sinkron ketika. Dari dalam tamat terlambat, pastinya biarlah menikmati bulan ramadan bersama pasien pada tempat tinggal sakit.

Saat mahasiswa ini pulalah, calon Perawat ditempa, dilatih, dan dibuat kebal menghadapi tidak bergemingnya terhadap perubahan saat. Mau malam, siang, bulan ramadan, lebaran & tahun baru sama saja. Tidak terdapat bedanya, tetap saja dinas & praktek. Hanya satu waktu yang istimewa, yakni ketika pasien yang ditolong melihatkan wajah bahagia, merasa dapat pertolongan berdasarkan sentuhan mahasiswa. Hanya itu. (Nurman).

Vitamin Tumbuh Kembang Anak 1 Tahun| Bloggout

Medianers ~ Hello ayah dan ibu apa kabar ? Medianers kembali hadir membahas seputar tumbuh kembang anak, terutama tentang pertumbuhan anak yang tidak berkembang dengan baik sesuai usianya. Dasar pertimbangan anak tidak tumbuh dan berkembang dengan baik berdasarkan indikator Berat Badan dan Tinggi badan.

Pada anak usia 1 tahun, idealnya berat badan anak laki-laki adalah 7,8 kg hingga 12 kg, dan panjang badannya usia 1 tahun adalah 71 cm - 81,5 cm. Sedangkan berat badan anak perempuan usia 1 tahun adalah 7,1 kg hingga 11,5 kg. Dan panjang badannya adalah 68 cm - 79,2 cm. Selengkapnya terkait tumbuh kembang anak dari 0 hingga 1 tahun telah medianers kupas di pedoman tahap tumbuh kembang ini.

Cara mudah mengetahui tumbuh kembang anak nir berkembang?

Secara kasat mata, cara mudah bagi orang tua buat mengetahui anak tidak berkembang dengan baik sesuai umurnya adalah dari berat badan dan panjang badan. Untuk itu kenali dulu berat badan ideal dan tinggi ideal oleh anak. Bila telah dipahami, ternyata selesainya diukur dan ditimbang anak nir berkembang menggunakan baik, kemudian apa yg akan dilakukan?

Pertama-tama silahkan kaji ulang riwayat gizi si anak, apakah telah mendapatkan nutrisi menggunakan benar? Apakah bisa ASI ekslusif minimal selama 6 bulan. Dan, bagaimana jua menggunakan riwayat kesehatan masa lalunya, apakah selalu sakit-sakitan menjelang usia 1 tahun? Bilamana iya, maka status gizi anak perlu ditingkatkan menggunakan mengkonsumsi kuliner yg mengandung multivitamin agar daya tahan tubuh anak indah, terhindar menurut penyakit dan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Apa Vitamin buat tumbuh kembang anak?

Agar vitamin dalam tubuh anak bisa tercukupi dengan indah, maka mak mampu mendapatkannya melalui kuliner/ nutrisi.

Seperti protein, serat, kalsium, & vitamin D. Selain dari kuliner tentunya vitamin juga mampu dihasilkan dari suplemen menurut rekomendasi dokter anak.

Nah, Vitamin buat tumbuh kembang anak yang bisa didapatkan berdasarkan sari pati kuliner yang gampang di bisa menjadi berikut:

1. Protein Nabati dan Hewani

Sebagaimana kita ketahui protein adalah zat pembangun, zat yang mempercepat pertumbuhan sel-sel tubuh. Anak pada usia 1 tahun tentunya membutuhkan zat pembangun yang dimaksud, buat itu protein bisa didapatkan melalui nabati & hewani, protein nabati terdapat dalam kacang polong, brokoli, alpukat, fungi & 'makanan rakyat' seperti tahu & tempe. Mudah bukan mendapatkan makanan mengandung protein nabati.

Kemudian, protein hewani mampu di dapatkan melalui daging ayam, dibagian dada ayam yang paling tinggi proteinnya, dalam ikan, pada daging sapi, kerbau dan lain-lain jua masih ada protein. Jadi Ibu, dapat memasak makanan protein ini dengan kreatif buat diberikan pada anak, misal menciptakan Sup, bubur, & lain-lain, bila hidangan makanan diolah bervariasi anak akan tertarik buat mengkonsumsinya. Tentunya akan berefek pada tumbuh kembang anak menjadi baik, selain fisik juga terhadap kecerdasannya.

Dua. Vitamin D & Kalsium Untuk Tumbuh Kembang Anak

Ibu dan Ayah tidak perlu risi, vitamin D dan Kalsium ini jua mampu di dapatkan dengan gampang melalui kuliner. Vitamin D dan Kalsium ini indah untuk pertumbuhan & kekuatan tulang anak, jadi vitamin ini patut di konsumsi, & sanggup di dapatkan melalui Susu.

Susu kaya akan Vitamin D & Kalsium. Selain susu, dalam kuning telur pula masih ada vitamin D meskipun tidak banyak, akan tetapi telur sangat mudah di dapatkan, selain itu telur juga kaya protein & lemak. Kemudian pada Ikan Salmon juga sangat kaya menggunakan kandungan vitamin D & Kalsium, jadi mak tinggal mengolah jenis kuliner tersebut semenarik mungkin sesuai buat usia anak. Mungkin di olah menggunakan dijadikan bubur beserta nasi atau semacam penganan buat cemilan anak.

Dan, Vitamin D dan Kalsium yang paling praktis pula sanggup di dapatkan melalui sinar mentari pagi. Jadi, dengan tercukupinya kebutuhan vitamin D & kalsium oleh anak, semoga meningkatkan kecepatan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usianya, panjang badan anak kian bertambah menurut tahun ke tahun.

Makanan bergizi untuk tumbuh kembang anak banyak di dapatkan pada menu lainnya, namun medianers cukup menyudahi dengan dua macam saja yakni penuhi kebutuhan protein anak dan dapatkan vitamin D serta Kalsium anak.  Agar berat badan dan panjang badan anak ideal (normal). Bagi ibu yang tertarik menggali jenis makanan lainnya silahkan, untuk variasi menu anak.

Semoga ulasan singkat ini bermanfaat bagi ibu dan ayah yang sedang mencari informasi tentang makanan mengandung vitamin untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia 1 tahun. Seandainya anak telah mendapatkan nilai gizi dan vitamin yang cukup, namun tetap tidak berkembang dengan baik, kemungkinan ada faktor penganggu lainnya, maka sebaiknya periksakan pada ahlinya di pelayanan kesehatan terdekat, kemungkinan gangguan dari sistim pencernaan atau hormon pertumbuhannya. Sebaiknya segera periksakan.(AW)

Cara Registrasi Online STR Tenaga Kesehatan| Bloggout

Medianers ~ Menjawab kegundahan tenaga kesehatan akan rumit dan lamanya proses pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) terjawab sudah dengan hadirnya situs pendaftaran STR secara online yang diselenggarakan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI).

Update : Cara Registrasi STR Online Terbaru, Versi 2.0 KTKI

Adapun persyaratan yang perlu anda siapkan sebelum anda mendaftar secara online pada situs mtki.kemkes.go.idadalah sebagai berikut:

  1. Memiliki alamat email sendiri
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) peserta;
  3. NPWP (jika yang sudah memiliki);
  4. Alamat Korespondensi (jika alamat berbeda dengan tempat tinggal)
  5. Alamat tempat kerja (jika sudah bekerja)
  6. Ijazah terakhir
  7. Sertifikat Uji Kompetensi (baru diberlakukan untuk perawat DIII, bidan, dan Ners)
  8. Bukti Pembayaran (PNBP) sebesar Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah) yang telah dibayarkan ke BRI dengan nomor rekening 0193.01.001868.30.7 dengan penerima “BPN 182 Pustanserdik Berkelanjutan” (atas nama pemohon/tidak diwakilkan ke orang lain)

apabila persyaratan di atas sudah anda lengkapi maka tugas anda selanjutnya adalah mengakses situs mtki misalnya link di atas dan tampilan situsnya seperti gambar di bawah ini:

Saat melakukan registrasi, anda wajib memiliki email, lalu masukan email pada kolom yang telah disediakan dan dapatkan Pin.

Untuk mendapatkan nomor Pin ini, anda perlu lakukan Request PINdengan cara mengklik Saya Belum Memiliki PIN,Selanjutnya setelah anda melakukan request, maka login ke email, dan cek inbok, kemudian copy Pin dan pastekan pada kolom registrasi, selanjutnya masukan kode verifikasi dan tekan tombol masuk. Lihat gambar di bawah ini:

Bila anda sukses masuk pada tahap pertama, maka akan muncul kalimat seperti ini "Saya belum pernah sama sekali registrasi online atau manual ? bila anda belum pernah, maka lanjutkan dengan mengklik kalimat dalam kurung (Klik Disini) untuk mengisi data selanjutnya. Untuk mengisi data selanjutnya, ikuti perintah dan petunjuk yang ada dalam form.

Setelah semua proses anda lakukan, maka ingat mencetak formulir pendaftaran dan bukti stor porto pendaftaran dan bukti registrasi pendaftaran online. Hal ini berguna buat pengiriman berkas ke Majelis Tenaga Kesehatan Propinsi.

Setelah semua proses registrasi dan mencetak formulir dilakukan, maka cek status pendaftaran. Cek Status Registrasi digunakan untuk memeriksa sejauh mana pemberkasan yang telah anda ajukan. caranya klik menu masukkan kode berkas dan tanggal lahir lalu klik tombol “ Cek Status.” Kode/Nomor Berkas diterima melalui email anda setelah MTKP mengirim data ke MTKI.

Setelah terselesaikan sampai cetak formulir 1a, lengkapi pemberkasan pengajuan STR Online ini dia, kemudian ditujukan ke MTKP masing-masing daerah/ propinsi anda berdomisili dan bahannya dimasukkan ke pada amplop, sebagai berikut :

  1. Print out Formulir 1a lembar 1 dan 2
  2. Pas foto 4x6 (background warna merah) 3 lembar
  3. Fotocopy Ijazah Pendidikan terakhir legalisir 2 lembar
  4. Fotocopy Transkrip Nilai legalisir 2 lembar
  5. Fotocopy Sertifikat Kompetensi (baru berlaku untuk lulusan DIII Keperawatan, ners dan bidan)
  6. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang telah memiliki SIP
  7. Bukti asli setoran tunai PNBP (lembar warna kuning) atas nama pengusul sendiri yang ditujukan ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) yang ditujukan kepada BNP182 PUSTANSERDIK BERKELANJUTAN dengan nomor rekening 0193.01.00186.

Nah, jika anda mengalami kendala saat pendaftaran sebagaimana medianers kutip dari Panduan Registrasi Online bagi tenaga kesehatan berbasis web yang dirilis situs MTKI maka jawabannya seperti di bawah ini:

1. Bagaimana jika jaringan internet ditempat kami tidak ada/terbatas? Jawabnya, proses permohonan STR dapat dilakukan secara manual melalui Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP).

2. Bagaimana jika data institusi pendidikan saya tidak muncul di pilihan? Jawabnya, Jika anda adalah lulusan setelah tahun 2007, harap menghubungi institusi pendidikan saudara untuk melengkapi data di PDPT.Dan, Jika anda adalah lulusan sebelum tahun 2007, permohonan STR harus dilakukan secara manual melalui MTKP.

3. Apabila provinsi tempat tinggal asal berbeda dengan provinsi institusi pendidikan saya, di MTKP mana saya harus menyerahkan berkas permohonan? Jawabnya, Anda dapat mendaftar dan menyerahkan berkas pada MTKP sesuai provinsi tempat tinggal atau institusi pendidikan asal.(Editor:AW)

Ini Cara Cepat Penyembuhan Luka Seraya Memangkas Biaya Perawatan| Bloggout

Cara Cepat Penyembuhan menggunakan Menjaga Kelembaban Luka

Perawatan luka wajib dilakukan setiap hari. Ini melibatkan inspeksi dengan hati-hati berdasarkan seluruh permukaan kulit buat mengidentifikasi daerah-wilayah yg mengalami kerusakan. Jaringan tewas atau rusak harus dibuang & kelembaban kulit wajib terjaga menggunakan baik agar luka nir terlalu kemarau dan bersisik. Bila ini tidak diperhatikan, maka luka akan lambat sembuh.

Maksudnya, Ns.Saldy Yusuf, S.Kep lulusan PhD Course in Chronic Wound Division, Clinical Nursing Department, School of Health Sciences, Kanazawa University, Japan, mengungkapkan di blognya bahwa, "beberapa studi telah menunjukkan bahwa lingkungan lembab mempercepat proses epitelisasi dan untuk menciptakan lingkungan lembab dapat dilakukan dengan menggunakan balutan semi occlusive, full occulisive dan impermeable dressing."

Ns. Saldy Yusuf, S.Kep memberikan beberapa metode pada menjaga kelembaban luka memakai balutan yg masih umum di pendengaran. Tetapi satu hal yang menarik buat medianers share cara merawat dan membalut luka menggunakan balutan yang sanggup membangun suasana lembab pada dasar luka, pembalut yg sanggup melembabkan dimaksud, misalnya gambar di atas.

Pembalut berwarna coklat muda yang bisa melembabkan luka tersebut bernama Hydrocolloids. Anda jangan berpikiran bahwa Hidrocolloids ini barang baru dan modern. Pada kenyataannya telah lama digunakan di negara maju, tapi ditempat penulis sendiri belum pernah melihatnya apa lagi menggunakannya pada pasien. Bagaimana di tempat anda?

Begini istilah Ns.Saldy Yusuf, S.Kep, PhD tentang penggunaan Hidrocolloids dalam perawatan luka, bahwa "Hydrocolloid sebenarnya telah digunakan secara luas dari tahun 1982 (Haimowitz, Julia.E., 1997) & risetnya telah dimulai dari tahun 1970an, jadi kata terkini dressing sebenarnya kurang tepat."

Ners Saldy Yusuf menambahkan bahwa, "beberapa wound expert menyatakan hydrocolloid merupakan balutan yg hampir memenuhi semua kriteria balutan ideal. Hydrocolloid mempunyai sifat impermeable terhadap cairan & oksigen, mengandung polyurethane, adherent (merekat) namun nir menyebabkan nyeri. Kemampuan hydrocolloid dalam menyerap kelembaban yang berlebih membuatnya sebagai dressing favorit pilihan Perawat.

Sama halnya dengan hydrogel, hydrocolloid pula tersedia dalam bungkus pasta atau lembaran & keliru satu kelebihan hydrocolloid adalah kemampuannya untuk bertahan pada luka sampai tujuah hari, dengan demikian akan menurunkan nursing time. Contoh Hydrocolloid; DuoDerm (Convatec), Tegasorb (3M health Care), dan Comfeel (Coloplast)." Ungkapnya pada blog Portal Ilmu Luka Indonesia.(editor : aw)

Cara Jitu Perawatan Luka Operasi Caesar| Bloggout

Medianers ~ Perawatan luka post operasi caesar perlu jadi perhatian ibu pasca melahirkan. Operasi Caesar disebut juga sectio caesaria. Bila perawatan luka caesar tidak bagus atau maksimal, maka berpotensi terjadi infeksi dan bernanah di bekas sayatan dan jahitan.

Sebelum ibu-ibu pasca operasi sectio caesaria memahami cara jitu merawat luka bekas operasi caesar, ada baiknya mengenali jenis sayatan luka operasi seperti yang akan medianers uraikan di bawah ini. Setelah bisa mengenal, harapannya anda juga bisa memahami tentang bagaimana cara perawatan luka pasca operasi caesar.

Ada 2 jenis & bentuk sayatan luka operasi caesar, yakni vertikal & transversal. Bentuk sayatan tegak lurus (vertikal) mengikuti garis hitam yang ada pada tengah perut, sayatan dari bawah sentra hingga ke bawah ari-ari . Sedangkan bentuk pilihan sayatan ke 2, melintang (transversal) dimulai berdasarkan sisi kanan pasien sampai ke arah kiri. Untuk detail, perhatikan gambar pada atas.

Sayatan vertikal mulai ditinggalkan oleh dokter ahli kebidanan dan berpindah ke jenis sayatan transversal. Sebab jenis sayatan melintang lebih bagus dari sisi penyembuhan dan kosmetik. Teknik menjahit (menutup luka) juga terdapat perbedaan antara sayatan tegak lurus dengan melintang. Untuk jahitan luka tegak lurus lebih efektif menggunakan jahitan jenis simple heacting, maksudnya benang jahitan terlihat jelas di kulit, dan benang dibuang/ dipotong setelah luka sembuh. Sedangkan untuk sayatan melintang, jahitannya tidak kelihatan, yang orang awam bilang di lem, padahal tidak, tetap di jahit dengan teknik jahitan subkutikuler, demonstrasi jahitan subkutikuler pada sayatan melintang dapat anda lihat disini.

Oke, mungkin anda sudah memahami jenis sayatan dan teknik jahitan luka operasi saat caesar, sekarang medianers akan menjelaskan lama penyembuhan luka bekas operasi caesar dan bagaimana tanda-tanda infeksi pada luka, serta bagaimana cara perawatannya di rumah maupun di rumah sakit.

Lama penyembuhan luka operasi caesar

Penyembuhan luka operasi caesar kurang lebih 1 minggu. Pada hari ketiga pasca operasi, perban atau balutan pada luka akan pada ganti, umumnya Perawat atau Bidan akan membersihkan bekas luka, lalu akan membuka/ memotong benang jahitan selang-seling bilamana luka sudah kemarau. Membuka benang jahitan dilakukan dalam jenis sayatan vertikal.

Setelah semuanya higienis dan nir terdapat tanda-pertanda infeksi, dalam hari ketiga pasien telah boleh pulang ke tempat tinggal . Dan, pada hari ke 7, benang yang masih tinggal pada kulit bekas operasi sesar di buka, & di hari ke delapan tidak perlu luka ditutup menggunakan verban.

Nah, apa bila jenis sayatan melintang (transversal), dihari ketiga setelah luka bekas operasi dibersihkan, maka cukup mengganti penutup luka dengan yang baru, rekomendasi penutup luka yang tidak tembus air, seperti dermafilm. Maksudnya Perawat atau Bidan tidak perlu menggunting benang jahitan, sebab benang tidak terlihat dipermukaan tapi diendapkan di bawah kulit, mungkin hal ini pula yang membuat orang awam berpikir bahwa luka bekas operasinya di lem.

Tanda-pertanda infeksi pada bekas luka operasi caesar

Dalam keadaan normal, luka bekas operasi caesar di hari ketiga telah mengalami perbaikan, luka bekas operasi telah kemarau. Nah pada hari ketiga ini juga menjadi hari penilaian mengenai kesembuhan luka, bila ada pertanda-indikasi merah, berair & bernanah di sela-sela benang, atau adanya tanda-indikasi peradangan, berarti adanya infeksi. Jika ada indikasi-indikasi infeksi, maka dokter pakar kebidanan akan mengevaluasi jenis obat antibiotik, dan therapi lainnya supaya bekas luka operasi cepat kemarau. Demikian juga Perawat & Bidan, akan menaikkan sterilitas pada bekerja serta menilai adanya infeksi nasokomial buat mencegah luka menjadi buruk.

Bagaimana cara perawatan luka operasi di tempat tinggal

Apa bila tidak ada penyulit dan komplikasi maka anda dibolehkan pulang pada hari ketiga, artinya dapat perawatan pasca operasi selama tiga hari saja di rumah sakit. Tentunya akan ada semacam ke khawatiran saat anda dibolehkan pulang. Seperti khawatir akan memburuk luka di rumah. Atau bertanya-tanya bagaimana cara perawatannya di rumah. Untuk itu medianers akan memberikan tips jitu cara perawatan luka operasi caesar saat di rumah.

Hal utama sekali yang perlu anda jaga adalah, luka bekas operasi jangan hingga tercemar dengan air. Pertanyaanya apakah saya nir bolah mandi? Bukan itu maksudnya, silahkan bersihkan badan menggunakan air akan tetapi luka bekas caesar jangan hingga tercemar dengan air, caranya gunakan perekat epilog luka anti tembus air, ketika pulang minta dalam Perawat atau Bidan buat merekatkannya.

Ciptakan suasana lingkungan higienis di kamar & dirumah, sebaiknya aliran & ventilasi serta pencahayaan rumah bagus. Ruangan pengap, minim sirkulasi dan pencahayaan akan memperburuk keadaan kondisi tubuh anda. Termasuk ganti pakaian & sprei loka tidur higienis setiap hari.

Kemudian, pada tempat tinggal sebaiknya konsumsi kuliner tinggi protein, sebab protein adalah zat pembangun, yakni buat membentuk sel atau jaringan luka cepat bertaut dan membangun jaringan baru maka tubuh butuh protein agar struktur luka tumbuh kokoh dan segera membaik.

Terakhir, di hari ke tujuh pergi kontrol ulang ke Rumah Sakit atau ke pelayanan kesehatan terdekat, dan sebaiknya ke tempat dokter yang menangani anda saat operasi, karena dokter yang bersangkutan paham dengan kondisi kesehatan anda. Kontrol ulang ini ditujukan untuk memastikan luka post operasi benar-benar telah kering dan sembuh serta terbebas dari infeksi.(AW)

Aduh ! Pembuat Vaksin Palsu Itu Ternyata Ada 'Mantan' Perawat| Bloggout

Sebagaimana yang diberitakan Kompasbahwa, "Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigadir Jenderal (Pol) Agung Setya mengungkapkan, Bareskrim telah menangkap 10 tersangka, terdiri dari 5 produsen, 2 kurir, 2 penjual atau distributor, dan 1 pencetak label.

Salah satu menurut lima orang produsen vaksin palsu tersebut diduga mantan Perawat di sebuah tempat tinggal sakit bernama Rita Agustina (lihat photo). Rita Agustina memproduksi vaksin palsu beserta suaminya Hidayat Taufiqurahman.

"Setahu saya dia itu mantan perawat di sebuah rumah sakit. Cuma semenjak tinggal di sini sepertinya sudah enggak kerja. Mungkin karena sudah punya usaha vaksin palsu ini," Ucap Holohom tetangga tersangka kepada wartawan viva.co.id.

Vaksin palsu ini dibentuk berdasarkan cairan infus & antibiotik gentamycin. Sedangkan botolnya didaur ulang botol bekas sisa pada beberapa rumah sakit pada Jakarta dan label terdapat juga pencetaknya.

Terungkapnya masalah ini oleh pihak kepolisian republik Indonesia menghebohkan publik dan menuai berbagai komentar pedas. Ada yg meminta tersangka di aturan mangkat & ada juga mendoakan supaya dapat azab setimpal menurut dewa yang maha esa.

Sementara menurut warta di kompas.Com para tersangka ketika ini dijerat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Nomor 8/1999 mengenai Perlindungan Konsumen. Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara & denda Rp 1,5 miliar.

Dan, masalah ini terus menggelinding, nir tertutup kemungkinan terdapat tersangka baru.(Editor:AW / Dihimpun menurut aneka macam sumber)

Sebentar Lagi Robot Akan Kuasai Pelayanan Kesehatan, Akankah Perawat dan Dokter Tersisih ?| Bloggout

Medianers ~ Di Belgia sejak tahun 2015 telah mengembangkan robot sebagai pelayan kesehatan di Rumah Sakit. Satu tahun berikutnya,(2016) ditambah satu robot lagi yang mampu menguasai 19 bahasa dan bisa berbicara dengan baik kepada pasien dan pengunjung. Tugas robot yang di beri nama Zora danPepper tersebut adalah untuk mensosialisasikan tempat, membantu dan membimbing pasien di rumah sakit, dan lebih hebatnya robot tersebut bisa diandalkan bekerja selama 20 jam tanpa mengeluh. Cerita lengkapnya silahkan baca disini ( Perawat dan Robot).

robot-perawat-rumah-sakit
Ilustrasi Robot ( Photo : Siyan Ren / unsplash.com)

Perkembangan teknologi tidak sanggup dibendung, pada luar sana, ilmuwan dan teknolog berpikir keras bagaimana cara membangun buat memudahkan pelayanan tanpa mengurangi kualitas, seraya bagaimana menciptakan sesuatu mampu bekerja efektif tanpa melibatkan poly orang buat digaji. Jawabannya tentu menyebarkan teknologi tepat guna, galat satu bentuknya adalah robot.

Robot tidak melulu berbentuk manusia, tapi dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, seperti Robot Da Vinci misalnya, digunakan untuk tindakan pembedahan yang diopersionalkan oleh manusia pilihan. Demikian juga Mazor Robotics konon kabar bisa dikendalikan jarak jauh lewat jaringan internet. Operator (dokter) tidak perlu berada di Rumah Sakit, cukup di dalam kamar di rumahnya mengendalikan lewat komputer.

Di Jepang, pabrik Toyota pun melirik peluang buat berbagi robot yang sanggup membantu & merawat lansia (lanjut usia) mengingat nomor lansia cukup tinggi di Jepang, orang jepang populer menggunakan angka usia asa hidupnya tinggi dibanding negara Asia lainnya, namun orang Jepang malas punya anak. Jadi siapa yang akan menjaga & merawatnya waktu lansia? Otomatis panti-panti jompo pada Jepang selalu padat. Bahkan Perawat menurut Indonesia poly direkrut oleh pemerintah Jepang buat merawat lansia pada panti jompo tersebut.

Manager Komunikasi Nasional Toyota, John Hanson menyebutkan sebagaimana yang diberitakan oleh autotekno.sindonews.com,(26/6) bahwa " Perusahaan Toyota sedang mengembangkan robot yang lembut serta canggih. Hal ini dimaksudkan agar robot milik Toyota mampu menangani lansia yang sangat lemah dengan aman. Berperan penting sebagai perawat lansia agar bisa memperlakukan orangtua dengan baik dan lembut."

Robot Peluang Serta Tantangan Profesi Dokter Dan Perawat di Masa Depan

Pengembangan teknologi robotics ini dipastikan akan terus berlanjut. Insan kesehatan bakal nir berdaya mencegahnya, hanya satu hal kiprah tenaga kesehatan yang belum bisa digantikan robot, yakni mengenai Aspek Bio,Psiko, Sosial dan Spritual. Dalam konsep Keperawatan, manusia itu unik yg membutuhkan sentuhan Bio,Psiko, Sosial & Spritual.

Meskipun robot Perawat lahir, sang robot tidak terlepas dari kendali dan settingan manusia, jika robot dipekerjakan sebagai Perawat, maka leadernya tetap Perawat, dan peran robot hanya sebagai care giver yang ditujukan membantu pasien/lansia karena robot tidak menguasai Asuhan Keperawatan. Namun, dengan hadirnya robot di Rumah sakit dan di panti jompo, tentunya akan menutup peluang kerja bagi sebagian Perawat/ care giver karena kelemahan manusia (Perawat/care giver) adalah suka mengeluh, cepat lelah, minta ini dan minta itu. Jadi suatu hari nanti, hanya sedikit Perawat yang akan dapat pekerjaan yang dibutuhkan manajemen Rumah Sakit, yaitu sebagai leader robot, yang mengarahkan dan mengendalikan robot saja, selebihnya akan jadi pengangguran.

Jelas robot Da Vinci dan Mazor Robotics tidak bisa melaksanakan tindakan pembedahan bila tidak dikendalikan oleh dokter, namun dokter yang tidak update ilmu akan tersisih sendirinya bila tidak menguasai teknologi ini. Memang tindakan pembedahan robotics ini belum merakyat, tapi tidak tertutup kemungkinan ini akan jadi trend di kemudian hari, sebagaimana internet terpapar di seluruh pelosok negri. Dahulu siapa mengira tukang ojek cukup berbekal android serta duduk manis dirumah akan tetap mendapatkan pelanggan.

Hari ini, dengan handphone orang-orang bisa melihat dunia. Bahkan, tidak ada yang memperkirakan dominasi akses internet lewat dekstop bakal terseok-seok. Dulu hanya segelintir orang yang menguasai layanan internet, tapi sekarang siapa dan dimana saja mudah mengakses internet. Dahulu informasi di kuasai oleh media arus utama saja, sekarang siapa saja bisa berperan dan jadi pelaku media publikasi.

Demikian pula akan terjadi dimasa depan, bahwa tindakan-tindakan pelayanan kesehatan akan di dominasi oleh robot yang dikendalikan oleh beberapa orang Dokter dan Perawat pilihan saja, selebihnya akan tertinggal bila tidak menguasai teknologi informasi. Perawat dan dokter yang tidak update akan tersisih kepinggir, ke sudut kota dan ke pelosok yang jauh dari akses teknologi informasi, bilamana tidak melihat teknologi sebagai peluang.(AntonWijaya)

PPNI Himbau Seluruh Perawat Awasi Peredaran Vaksin Palsu| Bloggout

Peredaran vaksin palsu nan meresahkan itu, masih dalam proses penyelidikan sampai ke akar rumput. Sebab, sirkulasi vaksin palsu ini dimulai sejak tahun 2003 & disinyalir sudah diedarkan ke berbagai propinsi, yg baru terkuak di tiga propinsi misalnya DKI, Banten & Jawa Barat.

Tidak tertutup kemungkinan vaksin palsu tadi telah merambah pula ke propinsi lain, misalnya ke pulau Sumatera & Sulawaesi. Penyelidikan sang pihak Kepolisian masih berjalan mengungkap sindikat produsen, pengedar vaksin palsu yg terbilang rapi, terstruktur, sistematis dan terpola ini.

Kemenkes melalaui Dirjen Pencegahan & Pengendalian Penyakit menghimbau kepada organisasi PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) melalui surat edaran bernomor TU 02.06/D.1/II.4/912/2016 tanggal 24/6/2016 tentang Surat edaran terkait vaksin palsu.

Atas surat edaran yang ditujukan oleh Kemenkes tersebut, ditindak lanjuti sang Dewan pengurus PPNI pusat.

Artinya PPNI pun mengeluarkan surat edaran dan menghimbau pada semua Perawat Indonesia melalui DPW & DPD masing-masing propinsi untuk mengawasi pada tempat tugas masing-masing apabila terdapat tanda atau vaksin yang mencurigakan segera laporkan dalam dinas kesehatan atau ke BPOM setempat.

Himbauan tertuang pada surat edaran PPNI Nomor 1524/DPP.PPNI/SE/KS/VI/2016 yang ditanda tangani sang Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadhilah,SKp.SH & Sekjen PPNI pusat Dr.Mustikasari, S.Kp, MARS tersebut terdapat tiga poin krusial, diantaranya sebagai berikut:

Agar Perawat-Perawat terutama yang bekerja pada bidang pelayanan buat membantu supervisi dan mencurigai vaksin-vaksin yg beredar pada lingkungan kerja masing-masing bahwa ketahui vaksin tadi berasal menurut mana, apakah asal menurut sumber yg resmi.

Memantau & melaporkan pada Dinas Kesehatan atau Balai POM setempat jika masih ada vaksin yang menyangsikan atau diragukan sumbernya.

Memantau dan melaporkan kepada Dinas Kesehatan jika terdapat laporan orang tua pasien yg melaporkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) lantaran Vaksin tersebut.

"Demikian edaran ini kami sampaikan, mohon kiranya disampaikan kepada DPD & DPK di Wilayah masing-masing. Atas perhatian & kerjasamanya kami ucapkan terima kasih."

Bunyi surat edaran yg disampaikan sang Dewan pengurus sentra PPNI pada segenap pengurus PPNI pada daerah yang tujuannya buat disosialisasikan pada semua Perawat pada tanah air.

Vaksin yg dipalsukan dari pemberitahuan surat edaran PPNI merupakan vaksin berjenis, vaksin campak, vaksin BCG, vaksin polio, vaksin hepatitis B, & vaksin tetanus toksoid.

Jadi, bagi sejawat Perawat dimana saja di Tanah air hendaknya ikut mengawasi dan memantau kelima jenis vaksin tadi, perhatikan sumber vaksin menurut mana pada dapatkan, perhatikan label dengan akurat, bila meragukan segera lapor ke pihak Dinas Kesehatan dan BPOM.(AW)

Penyakit Pasca Lebaran| Bloggout

Satu bulan penuh sebelum lebaran, pola makan umat muslim ditata dengan baik, terencana bagi yang puasa. Tetapi setelah bulan ramadan berakhir, pola yang sudah teratur tadi, runtuh sang menu lebaran. Aneka penganan cendrung anggun, dan berminyak. Demikian juga rendang, gulai, dan minuman manis serta mengandung soda lainnya akan menciptakan anggaran makan jadi gagal & berubah drastis.

Saat bersilaturahmi ke tempat tinggal famili, jelas hidangan yang dimaksud di atas akan terhidang di meja, tentunya tuan tempat tinggal akan mempersilahkan minum dan makan. Jika 1 hari mengunjungi 5 keluarga, maka berarti makan dan minum akan terhidang jua sebesar lima kali. Bilamana tidak dilahap, maka silaturahmi seakan nir paripurna.

Nah, hal tadi yang akan mengakibatkan kasus kesehatan pasca silaturahmi lebaran. Yakni, berat-badan akan naik, lantaran pola makan tidak terkontrol. Begitu pula sistim pencernaan akan 'kaget' yang umumnya teratur, sekarang asal-asalan. Jadi penyakit yg akan muncul diantaranya: resiko diare, & rentan gula darah naik dan kemungkinan tekanan darah jua sebagai naik (hipertensi).

Menjelang lebaran hingga H 7, pemudik bakal sibuk mempersiapkan sesuatu serta menghabiskan saat di jalan serta terjebak macet. Di kabarkan tahun ini (idul fitri 2016) sebesar 12 orang tewas pada pulau jawa karena terjebak macet pada jalan tol.

Selain merenggut nyawa, waktu mudik beresiko pula terjadinya kecelakaan dampak kelelahan di jalan dan tingginya arus transportasi. Jika tidak terjadi kecelakaan kemungkinan pengendara & penumpang yg mudik atau balik akan meningkatnya resiko penyakit ringan seperti flu, batuk & bersin-bersin, karena daya tahan tubuh menurun & selain itu dipicu jua oleh perubahan cuaca.

Jadi, usahakan demi menjaga kesehatan, ayo digalakkan menu sehat saat menjamu famili di hari lebaran, memperbanyak menu sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk mencegah resiko penyakit gula, hipertensi,dll, mengingat saat lebaran terjadi peningkatan kuantitas makan dan minum bagi tamu.

Dan, tamu sendiri hendaknya menjaga pola makan jangan sampai punya prinsip TST ( Talatak Santuang Taruih) Apa yg terdapat dimakan, karena tanpa disadari akan menaikkan gula darah, kegemukan dan hipertensi.

Selama berkunjung & membawa kendaraan ketika pulang kampung atau kembali, maka jagalah istirahat & tidur anda. Jangan tergesa-gesa atau saling dahulu mendahului, lantaran bahaya selalu mengancam, mengingat padatnya jalanan pada ketika lebaran.(AW)

close
Banner iklan disini