WHAT'S NEW?
Loading...

Makna Tindakan Steril Kehamilan| Bloggout

Kekhawatiran yg dimaksud adalah, oleh suami tidak sanggup lagi "nonat-nonet" menggunakan istrinya jika si istri dilakukan tindakan sterilisasi. Padahal tidak demikian adanya, meskipun sang istri telah menjalani tindakan steril, aktifitasnonat-nonet tidak terganggu, karena uterus masih ada & mengagumkan.

Tindakan Steril berdasarkan kehamilan bukan bermaksud buat tindakan desinfeksi atau sterilisasi menurut bakteri atau kuman. Tapi suatu tindakan memotong atau mengikat saluran tuba dalam rahim wanita agar sel telur nir mampu pada buahi oleh 'gerundang' yang mampu terjadi kehamilan.

Perhatikan gambar di atas, yang ditandai warna hitam adalah saluran tuba, saluran tuba merupakan tempat lewatnya sel telur menuju uterus. Untuk mencegah kehamilan saluran tuba diikat atau dipotong yang disebut juga dengan tindakan Tubektomi.

Tubektomi atau sterilisasi kehamilan ini dianjurkan untuk mencegah terjadi kehamilan berikutnya. Sebab apabila masih terjadi kehamilan berikutnya, seseorang akan mengalami resiko perdarahan, atau resiko ruptur (robek) dinding rahim karena pernah menjalani tindakan Sectio caesariasebanyak 3 kali. Kemungkinan struktur uterus tidak kokoh lagi menahan janin dalam kandungan.

Bilamana pasien atau suaminya nir bersedia dilakukan tindakan steril karena kekhawatiran yang aku tuliskan pada atas, atau kekhawatiran lainnya, maka dianjurkan buat memakai alat kb, misalnya IUD, menggunakan catatan kehamilan tidak terjadi. Untuk melakukan tindakan steril, wajib atas persetujuan yang bersangkutan & suaminya, bila nir setuju, maka tindakan sterilisasi tidak jika dilakukan.

Perawat Tanpa Dokter Suram, Dokter Tanpa Perawat Kelam| Bloggout

Ilustrasi bentuk kerjasama antara dokter dan perawat

di kamar operasi/ photo: Nurman Medianers ~ Judul artikel ini tidak bermaksud mengkerdilkan peran profesi kesehatan lainnya di kesehatan, dan juga tidak menggiring opini bahwa di kesehatan itu hanya ada dua profesi saja yaitu Perawat dan dokter. Tapi, medianers mengupas dua profesi ini hanya karena mereka selalu dan sering bersama dimana ada dokter disitu ada Perawat. Tapi, dua profesi ini pula yang sulit menjalin kerjasama, cendrung mengemukakan ego sektoral. Padahal antara dokter dan Perawat itu, hendaknya ibarat aur dengan tebing, saling sangga-menyangga.

Perawat Tanpa Dokter Suram, Itu Apa Maksudnya?

Hentikanlah bergigih dan mengklaim bahwa tanpa Perawat, dokter tidak akan mampu bekerja. Sebab, jika pada balik Perawat bisa apa jikalau nir terdapat dokter? Jadi usahakan bagaimana menaikkan kemitraan yg handal antara Perawat & dokter dimana saja, juga pada situasi apapun juga.

Perawat ingin diakui, ingin dihargai oleh dokter serta ingin dijadikan sebagai mitra diskusi dan kolaborasi. Pertanyaanya, apakah Perawat sudah mampu untuk itu? Jika jawabnya belum, maka pantas saja Perawat belum mendapatkannya. Dalam dunia ilmiah, tidak mengenal usia, bagak dan lainnya. Tapi yang dihargai itu adalah ilmu pengetahuan dan skill yang dimiliki seseorang. Mampu berargumentasi, mampu memberi penelaahan sesuai kaidah keilmuan. Bukan hanya mampu menjawab berdasarkan asumsi, duga dan kira. Jika hanya duga dan kira, coba siapa yang mau mendiskusikan tentang kesehatan pasien?

Benarkah Dokter Tanpa Perawat Kelam?

Terlepas apakah itu sahih atau galat, bagi penulis nir penting. Yang krusial itu adalah bagaimana memanfaatkan kerjasama antara Perawat dan Dokter yang saling menguntungkan. Menguntungkan bagi pasien & masyarakat, & pastinya menguntungkan pula bagi kedua profesi tadi pada pelayanan kesehatan.

Jika ingin mengambarkan bahwa tanpa Perawat, dokter akan sebagai kelam, gelap & lain sebagainya maka tunjukan dengan profesionalisme. Misal tanpa Perawat, dokter nir bisa melakukan tindakan apa-apa, misalnya tindakan operasi menjadi batal, hadiah terapi pada pasien jadi gagal, dan lain-lain. Apabila itu terbukti, maka Perawat nir perlu menuntut penghargaan ingin pada ajak kolaborasi atau kerjasama, tanpa disadari ternyata Perawat sudah bagian menurut kerjasama & kerja sama yang pada inginkan.

Dokter Dihargai Lantaran Menguasai Spesialisasinya

Inilah kelebihan profesi dokter, mereka dihargai lantaran keahlian khusus yg dia miliki. Bilamana satu dokter tidak mampu melakukan tindakan pengobatan, maka beliau akan merujuk pada dokter lainnya yang lebih menguasai dengan detil, seperti dokter ahli sub. Dokter pakar sub itu adalah lebih seorang ahli lagi dari seorang ahli.

Bagaimana menggunakan Perawat?

Dewasa ini, Perawat masih sibuk dengan namanya rotasi dan 'penyegaran' pindah antar ruangan. Perawat yang mahir dengan Intensive Care Unit (ICU) bisa saja dipindahkan ke ruang rawatan penyakit anak atau penyakit dalam, karena faktor politis, yang bertamengkan ' penyegaran'. Bila ini keseringan, kapan Perawat bisa ahli atau mahir di satu bidang? Yang bisa di ajak dokter ahli untuk berdiskusi?

Kemudian, Perawat yg melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis, terkesan makin jauh saja menurut pasien. Cendrung lari ke perguruan tinggi sebagai dosen. Ini perbedaan mencolok antara dokter & Perawat. Dokter dengan tinggi dan sedetil apapun pendidikan spesialisasinya, beliau akan permanen melayani pasien pada tempat tinggal sakit, kendatipun dia bertugas juga menjadi guru pada perguruan tinggi. Tetapi, tetap menjalankan profesinya di tempat tinggal sakit.

Jadi, akan nir seimbang bilamana seseorang dokter ahli berdiskusi dengan Perawat tamatan Akademi Keperawatan atau Ners. Kecuali Perawat tersebut sudah berkarat pada unit eksklusif dan sering mengikuti training spesialisasi. Seperti Uda Jon contohnya, sahabat penulis yang sudah pensiun, dulu dinas di poli mata, sangat dianggap sang dokter ahli mata. Apabila dokter pakar mata tidak pada loka, maka Uda Jon lah penggantinya. Dimasa pensiunnya Uda jon masih berkarir di bidang perawatan poli mata dengan membuka praktek optical.

Demikian pula dengan Uda Hendra, banyak operator yg mengajak & mempercayai dia sebagai 'tandem' dokter ahli lakukan pembedahan, seperti operasi THT dan operasi Kebidanan. Lantaran apa? Lantaran dia telah puluhan tahun dinas pada kamar operasi dan sangat menguasai teknik pembedahan, baik bedah generik, THT juga Kebidanan.

Apabila Perawat tiap sebentar di rotasi, dipindahkan berdasarkan ruang rawat satu ke ruang rawat lainnya, kapan Perawat tadi menguasai satu keahlian? Sebagaimana yang dimiliki dokter pakar. Sementara Perawat yg memiliki latar belakang pendidikan spesialisasi keperawatan masih enggan menjalankan praktek keperawatan pada rumah sakit, yang semestinya mereka lah sebagai pelopor kemajuan praktek dan keahlian keperawatan pada tempat tinggal sakit, supaya penghargaan itu tiba, berkat ilmu pengetahuan & skill Perawat sanggup pada pandang ilmiah & bersiklus menggunakan baik.

Di atas kertas memang ijazah penentu syarat profesionalisme, namun pada lapangan skill & pengalaman menjadi faktor penentu. Apabila Perawat ingin profesional, tidak saja dilihat dari pendidikannya, tapi pula dievaluasi kemampuan praktisnya pada menjalankan asuhan keperawatan juga tindakan serta skill dalam menjalankannya. Teori penting, namun praktek jauh lebih krusial.

Solusi & Kesimpulan

Penghargaan jangan diminta pada profesi lain atau pun pada pasien & rakyat. Tapi, Perawat akan dihargai bilamana dia dan orang-orang yang ada di profesi Keperawatan sendiri mau berbenah dan menghargai profesinya.

Terkait : Bentuk Kerjasama Perawat, Bidan dan Dokter di Rumah Sakit
Jangan menempatkan Perawat di sembarang tempat. Bila ia memiliki latar belakang mahir Intensive Care Unit (ICU), maka jika ia ingin 'disegarkan' atau dipindahkan oleh manajer Keperawatan di Rumah Sakit, sebaiknya beri ia pendidikan dan pelatihan Intensive Cardiovaskuler Care Unit (ICCU) dan ditempatkan di ruangan tersebut. Atau kalau biasanya ia dinas di ruang rawat anak maka sangat relevan ia dipindahkan ke ruang Perinatologi dan Perawat yang bermasalah di ruang Perinatologi, maka sangat pantas diberi pendidikan dan pelatihan untuk ditempatkan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Bukan bertindak kebalikannya, memindahkan berdasarkan subyektifitas, lantaran politis dan lain hal yang tidak terkait dengan profesionalisme. Misal Perawat yg biasa dinas di ICU, ditempatkan di ruang rawat anak atau di poliklinik, lantas apa yg akan beliau lakukan disana? Dan penggantinya di ICU pula akan kebingungan. Sementara masihkah bisa dokter mengajak orang baru yg belum mengerti apa-apa di ruang tadi buat berkolaborasi?

Selain menjalankan azas proporsional pada penempatan energi Perawat. Hendaknya pendidikan & pelatihan spesifik buat menunjang wawasan & ilmu pengetahuan merupakan tanggung jawab eksklusif dan instansi loka Perawat bekerja. Beri setiap Perawat peluang yg sama dalam melanjutkan pendidikan & training spesifik sinkron latar belakang peminatannya. Misal, support Perawat dinas di ruang penyakit dalam buat mengikuti pembinaan EKG, atau pelatihan kekhususan mengenai hormon dan organ, misalnya endokrinologi, jantung & ginjal. Jadi, masing-masing Perawat yang dinas pada ruang Penyakit pada memiliki satu orang, satu keahlian. Perawat A, pakar bidang endokrin, dan Perawat B ahli bidang ekuilibrium cairan tubuh, asam & basa contohnya.

Terakhir, jangan harapkan perubahan di profesi Perawat, bilamana Perawat sendiri tidak mau berubah dan mau berbenah serta mau belajar untuk mengambil spesialisasi meskipun diselenggarakan secara informal. Nah, jika telah berubah mindset, insha allah penghargaan itu akan datang sendirinya tanpa diminta-minta pada orang lain. Kalau menurut anda? (AntonWijaya)

Perawat dan Robot Saling Kerjasama di Rumah Sakit| Bloggout

Pepper pada sebelah kanan Perawat, terlihat tinggi dibanding Zora. Pepper baru saja didatangkan di rumah sakit Ostend AZ Damiaan buat bergabung dengan tim kesehatan. Sedangkan Zora, robot yang terlihat rendah sudah 1 tahun bekerja pada rumah sakit tersebut. Pepper memiliki kemampuan berbicara 19 bahasa & mampu berkomunikasi baik. Peper dikembangkan oleh perusahaan Belgia Zora Bots.

Pepper difungsikan menjadi petugas resepsionis pada rumah sakit Ostend AZ Damiaan. Pepper akan memperkenalkan dalam pengunjung tentang rumah sakit, menaruh warta & panduan kepada pengunjung & pasien serta menagantar ke lantai dan ruang yang benar. Pepper juga sanggup membimbing tangan pasien, ia bisa bekerja sampai 20 jam.

Sebelum kedatangan Pepper, staf tempat tinggal sakit sudah bekerja menggunakan Zora, selama sekitar satu tahun. Zora lebih mini dan lebih lambat berdasarkan Pepper dan dipakai terutama pada kelas terapi fisik saja, sebab Zora tidak bisa berkomunikasi menggunakan baik.(Editor: Nurman/ Foto:reuters.Com ).

Mengenal Bedah Robotik Pada Tulang Punggung| Bloggout

Tulang punggung terdiri menurut tulang beruas-ruas dan berjejer menurut leher hingga panggul yg diklaim menggunakan vertebrae, berjumlah sebanyak 33 buah. Vertebrae bolong ditengahnya, misalnya terowongan (canalis vertebra) berfungsi untuk saluran syaraf & pembuluh darah. Syaraf & pembuluh darah terlindungi oleh tulang lantaran syaraf dan pembuluh darah berada didalamnya.

Antar ruas vertebrae dilapisi oleh jaringan lunak supaya fleksibel yang diklaim dengan diskus intervertebra dan ligamen, berfungsi sebagai shock breaker jika dianalogikan dalam kendaraan roda 2. Hal tersebut pulalah yang menciptakan konvoi tulang punggung mobile dan mempunyai konvoi lincah.

Kemudian, di setiap ruas tulang terdapat foramen intervertebra yaitu dua buah lubang di tepi kanan dan kiri vertebrae , berfungsi sebagai tempat jalur saraf dari canalis vertebra menuju ke seluruh tubuh. Saraf-saraf tersebut keluar melalui lubang foramen itu dan mempersarafi seluruh tubuh.

Apabila galat satu berdasarkan anatomi di atas bermasalah, misalnya istilah awam saraf terjepit, atau ligamen ruas tulang robek, & lain-lain yang mampu mengakibatkan nyeri dalam pinggang/punggung yg luar biasa atau mengalami gangguan koordinasi syaraf, buang air kecil atau buang air akbar keluar tanpa kontrol dan lain sebagainya. Maka perlu tindakan medis.

Bilamana pemeriksaan & pengobatan sudah dijalani dan tidak berhasil, tentunya dilakukan tindakan operasi atau pembedahan kalaupun itu ada indikasi. Anda sanggup membayangkan bukan, bila tulang punggung di operasi? Berjuta sel syaraf yang terdapat di tulang punggung sewaktu-saat bisa mengalami cedera dan terjadi kelumpuhan.

Medianers yakinkan, bahwa tidak perlu takut. Silahkan perhatikan tanyangan rekaman pada bawah ini, tindakan pembedahan tulang belakang menggunakan robot. Tindakan operasi tulang belakang dengan alat Robotik surgery ini diklaim paling kondusif, bahkan 99 % angka keberhasilannya. Dan, sangat minimal mencederai, pula sangat cepat sembuh. Jadi nir perlu khawatir akan terjadi kecacatan pasca operasi, misalnya resiko lumpuh. Perlu diingat, tidak seluruh perkara yg ada di punggung atau tulang belakang yg perlu pada operasi, terkait hal ini bila anda mengalami masalah seperti: nyeri hebat pada pinggang, BAB dan BAK diluar kontrol, kesemutan pada kaki, berdasarkan pinggang ke bawah mengalami meninggal rasa dan merasa terjadi kelemahan. Maka sebaiknya segera periksakan dalam dokter ahli orthopedik atau dalam dokter ahli bedah syaraf. Kemungkinan anda mengalami gangguan persyarafan dalam tulang belakang.

Sebelum anda mengalami penyakit  pada tulang belakang atau kesakitan pada tulang punggung atau tulang vertebrae, ada baiknya dilakukan pencegahan dan perawatan, diantaranya:

  • Menghindari mengangkat beban terlalu berat, diluar kapasitas.
  • Hindari bobot tubuh yang terlalu besar atau gemuk.
  • Jangan memelintir tulang punggung ke kiri dan ke kanan dengan kuat agar berbunyi "krak" Ini sering dilakukan orang awan jika merasa nyeri pada punggung.
  • Hindari aktifitas ekstrem yang dapat mencederai tulang belakang.

Nasib Mahasiswa Keperawatan Praktek di Bulan Ramadan| Bloggout

Praktek pada hari biasa nir kasus, umumnya mahasiswa Keperawatan praktek pada beberapa Rumah Sakit, dan rumah sakit tersebut kadang jauh menurut kampus atau kosan. Artinya mahasiswa/i cari lagi kosan yg baru, lama tinggal atau praktek bervariasi tergantung siklus praktek keperawatan yang dijalani, kira-kira 1-2 bulan.

Praktek di rumah sakit akan terasa berat di saat bulan ramadan. Di hari biasa tidak perkara, meskipun berpindah-pindah. Ya maklum saja, berhubung dinas di tempat tinggal sakit 1-2 bulan tentunya relatif terasa sulit apabila membawa alat-alat dapur. Sementara untuk makan sahur, caranya bagaimana?

Tentunya akan keluar rumah mencari kuliner. Okelah bagi yg pria, & tentunya terasa sulit bagi perempuan (mahasiswi). Atau pas dinas malam, saat sahur, menyuap nasi kemasan akan terasa tercekat kerongkongan mengingat famili pada tempat tinggal . Tentunya akan terasa bahagia sahur di tempat tinggal bersama orang yg disayangi.

Meskipun mahasiswa/i Keperawatan membawa peralatan masak, dijamin bakal tidak punya saat buat mengolah, karena segudang tugas laporan yg akan di buat di kosan. Ya, membuat Asuhan Keperawatan dengan tulisan tangan, tidak boleh diketik buat menghindari contekan atau copas. Akhirnya, selama praktek selain mengeluarkan biaya kebutuhan hayati yang tinggi, jua meredam hasrat bermain dan berkumpul dengan keluarga.

Ya ! Rasanya mau menitikan air mata, akan tetapi apa boleh buat, inilah perjuangan mahasiswa/i Keperawatan pada tempat tinggal sakit, demi menuntut ilmu, demi meraih sarjana, kebebasan terpaksa dikorbankan pada usia muda. Yang mana orang lain, buka bareng menggunakan teman seangkatan waktu SLTA, atau dengan komunitas. Tapi, hal ini nir berlaku bagi mahasiswa Keperawatan yg sedang menjalani praktek Keperawatan di rumah sakit.

Syukur-syukur Rumah sakit tempat mahasiswa/i praktek menyediakan kuliner buat berbuka/sahur. Tapi, sepanjang pengetahuan penulis yang jua pernah menjalani praktek di ketika bulan ramadan, cita rasanya belum pernah ada Rumah Sakit yg menyediakan makan sahur atau berbuka buat mahasiswa, meskipun mahasiswa mengeluarkan uang pada kampus buat menjalani praktek pada tempat tinggal sakit.

Kesedihan & beban berat menjalani praktek di rumah sakit ketika ramadan ini, tidak saja dirasakan oleh mahasiswa Keperawatan, tapi juga dialami oleh mahasiswa Kedokteran (co-as) dan mahasiswa Kebidanan. Memang ketiga jurusan ini mengalami nasib yang sama. Tetapi, sedikit ada keistimewaan bagi coas, umumnya mereka disediakan makanan nasi kemasan atau nasi kotak sang pihak rumah sakit. Mungkin karena mereka sedikit atau lantaran yang berpengaruh di tempat tinggal sakit merupakan seniornya. Tapi, naas bagi Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan.

Bila kesedihan pada atas sanggup dihindari, pertanyaanya apakah tidak mampu praktek selain di bulan ramadan ? Nah, inilah uniknya mahasiswa Keperawatan, Kebidanan & Kedokteran. Jadwal mereka terlalu padat, sehingga apabila daur praktek ditunda lantaran halangan bulan ramadan, maka mereka dijamin bakal tamat atau wisuda tidak sinkron ketika. Dari dalam tamat terlambat, pastinya biarlah menikmati bulan ramadan bersama pasien pada tempat tinggal sakit.

Saat mahasiswa ini pulalah, calon Perawat ditempa, dilatih, dan dibuat kebal menghadapi tidak bergemingnya terhadap perubahan saat. Mau malam, siang, bulan ramadan, lebaran & tahun baru sama saja. Tidak terdapat bedanya, tetap saja dinas & praktek. Hanya satu waktu yang istimewa, yakni ketika pasien yang ditolong melihatkan wajah bahagia, merasa dapat pertolongan berdasarkan sentuhan mahasiswa. Hanya itu. (Nurman).

Vitamin Tumbuh Kembang Anak 1 Tahun| Bloggout

Medianers ~ Hello ayah dan ibu apa kabar ? Medianers kembali hadir membahas seputar tumbuh kembang anak, terutama tentang pertumbuhan anak yang tidak berkembang dengan baik sesuai usianya. Dasar pertimbangan anak tidak tumbuh dan berkembang dengan baik berdasarkan indikator Berat Badan dan Tinggi badan.

Pada anak usia 1 tahun, idealnya berat badan anak laki-laki adalah 7,8 kg hingga 12 kg, dan panjang badannya usia 1 tahun adalah 71 cm - 81,5 cm. Sedangkan berat badan anak perempuan usia 1 tahun adalah 7,1 kg hingga 11,5 kg. Dan panjang badannya adalah 68 cm - 79,2 cm. Selengkapnya terkait tumbuh kembang anak dari 0 hingga 1 tahun telah medianers kupas di pedoman tahap tumbuh kembang ini.

Cara mudah mengetahui tumbuh kembang anak nir berkembang?

Secara kasat mata, cara mudah bagi orang tua buat mengetahui anak tidak berkembang dengan baik sesuai umurnya adalah dari berat badan dan panjang badan. Untuk itu kenali dulu berat badan ideal dan tinggi ideal oleh anak. Bila telah dipahami, ternyata selesainya diukur dan ditimbang anak nir berkembang menggunakan baik, kemudian apa yg akan dilakukan?

Pertama-tama silahkan kaji ulang riwayat gizi si anak, apakah telah mendapatkan nutrisi menggunakan benar? Apakah bisa ASI ekslusif minimal selama 6 bulan. Dan, bagaimana jua menggunakan riwayat kesehatan masa lalunya, apakah selalu sakit-sakitan menjelang usia 1 tahun? Bilamana iya, maka status gizi anak perlu ditingkatkan menggunakan mengkonsumsi kuliner yg mengandung multivitamin agar daya tahan tubuh anak indah, terhindar menurut penyakit dan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Apa Vitamin buat tumbuh kembang anak?

Agar vitamin dalam tubuh anak bisa tercukupi dengan indah, maka mak mampu mendapatkannya melalui kuliner/ nutrisi.

Seperti protein, serat, kalsium, & vitamin D. Selain dari kuliner tentunya vitamin juga mampu dihasilkan dari suplemen menurut rekomendasi dokter anak.

Nah, Vitamin buat tumbuh kembang anak yang bisa didapatkan berdasarkan sari pati kuliner yang gampang di bisa menjadi berikut:

1. Protein Nabati dan Hewani

Sebagaimana kita ketahui protein adalah zat pembangun, zat yang mempercepat pertumbuhan sel-sel tubuh. Anak pada usia 1 tahun tentunya membutuhkan zat pembangun yang dimaksud, buat itu protein bisa didapatkan melalui nabati & hewani, protein nabati terdapat dalam kacang polong, brokoli, alpukat, fungi & 'makanan rakyat' seperti tahu & tempe. Mudah bukan mendapatkan makanan mengandung protein nabati.

Kemudian, protein hewani mampu di dapatkan melalui daging ayam, dibagian dada ayam yang paling tinggi proteinnya, dalam ikan, pada daging sapi, kerbau dan lain-lain jua masih ada protein. Jadi Ibu, dapat memasak makanan protein ini dengan kreatif buat diberikan pada anak, misal menciptakan Sup, bubur, & lain-lain, bila hidangan makanan diolah bervariasi anak akan tertarik buat mengkonsumsinya. Tentunya akan berefek pada tumbuh kembang anak menjadi baik, selain fisik juga terhadap kecerdasannya.

Dua. Vitamin D & Kalsium Untuk Tumbuh Kembang Anak

Ibu dan Ayah tidak perlu risi, vitamin D dan Kalsium ini jua mampu di dapatkan dengan gampang melalui kuliner. Vitamin D dan Kalsium ini indah untuk pertumbuhan & kekuatan tulang anak, jadi vitamin ini patut di konsumsi, & sanggup di dapatkan melalui Susu.

Susu kaya akan Vitamin D & Kalsium. Selain susu, dalam kuning telur pula masih ada vitamin D meskipun tidak banyak, akan tetapi telur sangat mudah di dapatkan, selain itu telur juga kaya protein & lemak. Kemudian pada Ikan Salmon juga sangat kaya menggunakan kandungan vitamin D & Kalsium, jadi mak tinggal mengolah jenis kuliner tersebut semenarik mungkin sesuai buat usia anak. Mungkin di olah menggunakan dijadikan bubur beserta nasi atau semacam penganan buat cemilan anak.

Dan, Vitamin D dan Kalsium yang paling praktis pula sanggup di dapatkan melalui sinar mentari pagi. Jadi, dengan tercukupinya kebutuhan vitamin D & kalsium oleh anak, semoga meningkatkan kecepatan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai usianya, panjang badan anak kian bertambah menurut tahun ke tahun.

Makanan bergizi untuk tumbuh kembang anak banyak di dapatkan pada menu lainnya, namun medianers cukup menyudahi dengan dua macam saja yakni penuhi kebutuhan protein anak dan dapatkan vitamin D serta Kalsium anak.  Agar berat badan dan panjang badan anak ideal (normal). Bagi ibu yang tertarik menggali jenis makanan lainnya silahkan, untuk variasi menu anak.

Semoga ulasan singkat ini bermanfaat bagi ibu dan ayah yang sedang mencari informasi tentang makanan mengandung vitamin untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia 1 tahun. Seandainya anak telah mendapatkan nilai gizi dan vitamin yang cukup, namun tetap tidak berkembang dengan baik, kemungkinan ada faktor penganggu lainnya, maka sebaiknya periksakan pada ahlinya di pelayanan kesehatan terdekat, kemungkinan gangguan dari sistim pencernaan atau hormon pertumbuhannya. Sebaiknya segera periksakan.(AW)

Cara Registrasi Online STR Tenaga Kesehatan| Bloggout

Medianers ~ Menjawab kegundahan tenaga kesehatan akan rumit dan lamanya proses pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) terjawab sudah dengan hadirnya situs pendaftaran STR secara online yang diselenggarakan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI).

Update : Cara Registrasi STR Online Terbaru, Versi 2.0 KTKI

Adapun persyaratan yang perlu anda siapkan sebelum anda mendaftar secara online pada situs mtki.kemkes.go.idadalah sebagai berikut:

  1. Memiliki alamat email sendiri
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) peserta;
  3. NPWP (jika yang sudah memiliki);
  4. Alamat Korespondensi (jika alamat berbeda dengan tempat tinggal)
  5. Alamat tempat kerja (jika sudah bekerja)
  6. Ijazah terakhir
  7. Sertifikat Uji Kompetensi (baru diberlakukan untuk perawat DIII, bidan, dan Ners)
  8. Bukti Pembayaran (PNBP) sebesar Rp. 100.000,00 (seratus ribu rupiah) yang telah dibayarkan ke BRI dengan nomor rekening 0193.01.001868.30.7 dengan penerima “BPN 182 Pustanserdik Berkelanjutan” (atas nama pemohon/tidak diwakilkan ke orang lain)

apabila persyaratan di atas sudah anda lengkapi maka tugas anda selanjutnya adalah mengakses situs mtki misalnya link di atas dan tampilan situsnya seperti gambar di bawah ini:

Saat melakukan registrasi, anda wajib memiliki email, lalu masukan email pada kolom yang telah disediakan dan dapatkan Pin.

Untuk mendapatkan nomor Pin ini, anda perlu lakukan Request PINdengan cara mengklik Saya Belum Memiliki PIN,Selanjutnya setelah anda melakukan request, maka login ke email, dan cek inbok, kemudian copy Pin dan pastekan pada kolom registrasi, selanjutnya masukan kode verifikasi dan tekan tombol masuk. Lihat gambar di bawah ini:

Bila anda sukses masuk pada tahap pertama, maka akan muncul kalimat seperti ini "Saya belum pernah sama sekali registrasi online atau manual ? bila anda belum pernah, maka lanjutkan dengan mengklik kalimat dalam kurung (Klik Disini) untuk mengisi data selanjutnya. Untuk mengisi data selanjutnya, ikuti perintah dan petunjuk yang ada dalam form.

Setelah semua proses anda lakukan, maka ingat mencetak formulir pendaftaran dan bukti stor porto pendaftaran dan bukti registrasi pendaftaran online. Hal ini berguna buat pengiriman berkas ke Majelis Tenaga Kesehatan Propinsi.

Setelah semua proses registrasi dan mencetak formulir dilakukan, maka cek status pendaftaran. Cek Status Registrasi digunakan untuk memeriksa sejauh mana pemberkasan yang telah anda ajukan. caranya klik menu masukkan kode berkas dan tanggal lahir lalu klik tombol “ Cek Status.” Kode/Nomor Berkas diterima melalui email anda setelah MTKP mengirim data ke MTKI.

Setelah terselesaikan sampai cetak formulir 1a, lengkapi pemberkasan pengajuan STR Online ini dia, kemudian ditujukan ke MTKP masing-masing daerah/ propinsi anda berdomisili dan bahannya dimasukkan ke pada amplop, sebagai berikut :

  1. Print out Formulir 1a lembar 1 dan 2
  2. Pas foto 4x6 (background warna merah) 3 lembar
  3. Fotocopy Ijazah Pendidikan terakhir legalisir 2 lembar
  4. Fotocopy Transkrip Nilai legalisir 2 lembar
  5. Fotocopy Sertifikat Kompetensi (baru berlaku untuk lulusan DIII Keperawatan, ners dan bidan)
  6. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang telah memiliki SIP
  7. Bukti asli setoran tunai PNBP (lembar warna kuning) atas nama pengusul sendiri yang ditujukan ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) yang ditujukan kepada BNP182 PUSTANSERDIK BERKELANJUTAN dengan nomor rekening 0193.01.00186.

Nah, jika anda mengalami kendala saat pendaftaran sebagaimana medianers kutip dari Panduan Registrasi Online bagi tenaga kesehatan berbasis web yang dirilis situs MTKI maka jawabannya seperti di bawah ini:

1. Bagaimana jika jaringan internet ditempat kami tidak ada/terbatas? Jawabnya, proses permohonan STR dapat dilakukan secara manual melalui Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP).

2. Bagaimana jika data institusi pendidikan saya tidak muncul di pilihan? Jawabnya, Jika anda adalah lulusan setelah tahun 2007, harap menghubungi institusi pendidikan saudara untuk melengkapi data di PDPT.Dan, Jika anda adalah lulusan sebelum tahun 2007, permohonan STR harus dilakukan secara manual melalui MTKP.

3. Apabila provinsi tempat tinggal asal berbeda dengan provinsi institusi pendidikan saya, di MTKP mana saya harus menyerahkan berkas permohonan? Jawabnya, Anda dapat mendaftar dan menyerahkan berkas pada MTKP sesuai provinsi tempat tinggal atau institusi pendidikan asal.(Editor:AW)

Ini Cara Cepat Penyembuhan Luka Seraya Memangkas Biaya Perawatan| Bloggout

Cara Cepat Penyembuhan menggunakan Menjaga Kelembaban Luka

Perawatan luka wajib dilakukan setiap hari. Ini melibatkan inspeksi dengan hati-hati berdasarkan seluruh permukaan kulit buat mengidentifikasi daerah-wilayah yg mengalami kerusakan. Jaringan tewas atau rusak harus dibuang & kelembaban kulit wajib terjaga menggunakan baik agar luka nir terlalu kemarau dan bersisik. Bila ini tidak diperhatikan, maka luka akan lambat sembuh.

Maksudnya, Ns.Saldy Yusuf, S.Kep lulusan PhD Course in Chronic Wound Division, Clinical Nursing Department, School of Health Sciences, Kanazawa University, Japan, mengungkapkan di blognya bahwa, "beberapa studi telah menunjukkan bahwa lingkungan lembab mempercepat proses epitelisasi dan untuk menciptakan lingkungan lembab dapat dilakukan dengan menggunakan balutan semi occlusive, full occulisive dan impermeable dressing."

Ns. Saldy Yusuf, S.Kep memberikan beberapa metode pada menjaga kelembaban luka memakai balutan yg masih umum di pendengaran. Tetapi satu hal yang menarik buat medianers share cara merawat dan membalut luka menggunakan balutan yang sanggup membangun suasana lembab pada dasar luka, pembalut yg sanggup melembabkan dimaksud, misalnya gambar di atas.

Pembalut berwarna coklat muda yang bisa melembabkan luka tersebut bernama Hydrocolloids. Anda jangan berpikiran bahwa Hidrocolloids ini barang baru dan modern. Pada kenyataannya telah lama digunakan di negara maju, tapi ditempat penulis sendiri belum pernah melihatnya apa lagi menggunakannya pada pasien. Bagaimana di tempat anda?

Begini istilah Ns.Saldy Yusuf, S.Kep, PhD tentang penggunaan Hidrocolloids dalam perawatan luka, bahwa "Hydrocolloid sebenarnya telah digunakan secara luas dari tahun 1982 (Haimowitz, Julia.E., 1997) & risetnya telah dimulai dari tahun 1970an, jadi kata terkini dressing sebenarnya kurang tepat."

Ners Saldy Yusuf menambahkan bahwa, "beberapa wound expert menyatakan hydrocolloid merupakan balutan yg hampir memenuhi semua kriteria balutan ideal. Hydrocolloid mempunyai sifat impermeable terhadap cairan & oksigen, mengandung polyurethane, adherent (merekat) namun nir menyebabkan nyeri. Kemampuan hydrocolloid dalam menyerap kelembaban yang berlebih membuatnya sebagai dressing favorit pilihan Perawat.

Sama halnya dengan hydrogel, hydrocolloid pula tersedia dalam bungkus pasta atau lembaran & keliru satu kelebihan hydrocolloid adalah kemampuannya untuk bertahan pada luka sampai tujuah hari, dengan demikian akan menurunkan nursing time. Contoh Hydrocolloid; DuoDerm (Convatec), Tegasorb (3M health Care), dan Comfeel (Coloplast)." Ungkapnya pada blog Portal Ilmu Luka Indonesia.(editor : aw)

Cara Jitu Perawatan Luka Operasi Caesar| Bloggout

Medianers ~ Perawatan luka post operasi caesar perlu jadi perhatian ibu pasca melahirkan. Operasi Caesar disebut juga sectio caesaria. Bila perawatan luka caesar tidak bagus atau maksimal, maka berpotensi terjadi infeksi dan bernanah di bekas sayatan dan jahitan.

Sebelum ibu-ibu pasca operasi sectio caesaria memahami cara jitu merawat luka bekas operasi caesar, ada baiknya mengenali jenis sayatan luka operasi seperti yang akan medianers uraikan di bawah ini. Setelah bisa mengenal, harapannya anda juga bisa memahami tentang bagaimana cara perawatan luka pasca operasi caesar.

Ada 2 jenis & bentuk sayatan luka operasi caesar, yakni vertikal & transversal. Bentuk sayatan tegak lurus (vertikal) mengikuti garis hitam yang ada pada tengah perut, sayatan dari bawah sentra hingga ke bawah ari-ari . Sedangkan bentuk pilihan sayatan ke 2, melintang (transversal) dimulai berdasarkan sisi kanan pasien sampai ke arah kiri. Untuk detail, perhatikan gambar pada atas.

Sayatan vertikal mulai ditinggalkan oleh dokter ahli kebidanan dan berpindah ke jenis sayatan transversal. Sebab jenis sayatan melintang lebih bagus dari sisi penyembuhan dan kosmetik. Teknik menjahit (menutup luka) juga terdapat perbedaan antara sayatan tegak lurus dengan melintang. Untuk jahitan luka tegak lurus lebih efektif menggunakan jahitan jenis simple heacting, maksudnya benang jahitan terlihat jelas di kulit, dan benang dibuang/ dipotong setelah luka sembuh. Sedangkan untuk sayatan melintang, jahitannya tidak kelihatan, yang orang awam bilang di lem, padahal tidak, tetap di jahit dengan teknik jahitan subkutikuler, demonstrasi jahitan subkutikuler pada sayatan melintang dapat anda lihat disini.

Oke, mungkin anda sudah memahami jenis sayatan dan teknik jahitan luka operasi saat caesar, sekarang medianers akan menjelaskan lama penyembuhan luka bekas operasi caesar dan bagaimana tanda-tanda infeksi pada luka, serta bagaimana cara perawatannya di rumah maupun di rumah sakit.

Lama penyembuhan luka operasi caesar

Penyembuhan luka operasi caesar kurang lebih 1 minggu. Pada hari ketiga pasca operasi, perban atau balutan pada luka akan pada ganti, umumnya Perawat atau Bidan akan membersihkan bekas luka, lalu akan membuka/ memotong benang jahitan selang-seling bilamana luka sudah kemarau. Membuka benang jahitan dilakukan dalam jenis sayatan vertikal.

Setelah semuanya higienis dan nir terdapat tanda-pertanda infeksi, dalam hari ketiga pasien telah boleh pulang ke tempat tinggal . Dan, pada hari ke 7, benang yang masih tinggal pada kulit bekas operasi sesar di buka, & di hari ke delapan tidak perlu luka ditutup menggunakan verban.

Nah, apa bila jenis sayatan melintang (transversal), dihari ketiga setelah luka bekas operasi dibersihkan, maka cukup mengganti penutup luka dengan yang baru, rekomendasi penutup luka yang tidak tembus air, seperti dermafilm. Maksudnya Perawat atau Bidan tidak perlu menggunting benang jahitan, sebab benang tidak terlihat dipermukaan tapi diendapkan di bawah kulit, mungkin hal ini pula yang membuat orang awam berpikir bahwa luka bekas operasinya di lem.

Tanda-pertanda infeksi pada bekas luka operasi caesar

Dalam keadaan normal, luka bekas operasi caesar di hari ketiga telah mengalami perbaikan, luka bekas operasi telah kemarau. Nah pada hari ketiga ini juga menjadi hari penilaian mengenai kesembuhan luka, bila ada pertanda-indikasi merah, berair & bernanah di sela-sela benang, atau adanya tanda-indikasi peradangan, berarti adanya infeksi. Jika ada indikasi-indikasi infeksi, maka dokter pakar kebidanan akan mengevaluasi jenis obat antibiotik, dan therapi lainnya supaya bekas luka operasi cepat kemarau. Demikian juga Perawat & Bidan, akan menaikkan sterilitas pada bekerja serta menilai adanya infeksi nasokomial buat mencegah luka menjadi buruk.

Bagaimana cara perawatan luka operasi di tempat tinggal

Apa bila tidak ada penyulit dan komplikasi maka anda dibolehkan pulang pada hari ketiga, artinya dapat perawatan pasca operasi selama tiga hari saja di rumah sakit. Tentunya akan ada semacam ke khawatiran saat anda dibolehkan pulang. Seperti khawatir akan memburuk luka di rumah. Atau bertanya-tanya bagaimana cara perawatannya di rumah. Untuk itu medianers akan memberikan tips jitu cara perawatan luka operasi caesar saat di rumah.

Hal utama sekali yang perlu anda jaga adalah, luka bekas operasi jangan hingga tercemar dengan air. Pertanyaanya apakah saya nir bolah mandi? Bukan itu maksudnya, silahkan bersihkan badan menggunakan air akan tetapi luka bekas caesar jangan hingga tercemar dengan air, caranya gunakan perekat epilog luka anti tembus air, ketika pulang minta dalam Perawat atau Bidan buat merekatkannya.

Ciptakan suasana lingkungan higienis di kamar & dirumah, sebaiknya aliran & ventilasi serta pencahayaan rumah bagus. Ruangan pengap, minim sirkulasi dan pencahayaan akan memperburuk keadaan kondisi tubuh anda. Termasuk ganti pakaian & sprei loka tidur higienis setiap hari.

Kemudian, pada tempat tinggal sebaiknya konsumsi kuliner tinggi protein, sebab protein adalah zat pembangun, yakni buat membentuk sel atau jaringan luka cepat bertaut dan membangun jaringan baru maka tubuh butuh protein agar struktur luka tumbuh kokoh dan segera membaik.

Terakhir, di hari ke tujuh pergi kontrol ulang ke Rumah Sakit atau ke pelayanan kesehatan terdekat, dan sebaiknya ke tempat dokter yang menangani anda saat operasi, karena dokter yang bersangkutan paham dengan kondisi kesehatan anda. Kontrol ulang ini ditujukan untuk memastikan luka post operasi benar-benar telah kering dan sembuh serta terbebas dari infeksi.(AW)

Aduh ! Pembuat Vaksin Palsu Itu Ternyata Ada 'Mantan' Perawat| Bloggout

Sebagaimana yang diberitakan Kompasbahwa, "Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigadir Jenderal (Pol) Agung Setya mengungkapkan, Bareskrim telah menangkap 10 tersangka, terdiri dari 5 produsen, 2 kurir, 2 penjual atau distributor, dan 1 pencetak label.

Salah satu menurut lima orang produsen vaksin palsu tersebut diduga mantan Perawat di sebuah tempat tinggal sakit bernama Rita Agustina (lihat photo). Rita Agustina memproduksi vaksin palsu beserta suaminya Hidayat Taufiqurahman.

"Setahu saya dia itu mantan perawat di sebuah rumah sakit. Cuma semenjak tinggal di sini sepertinya sudah enggak kerja. Mungkin karena sudah punya usaha vaksin palsu ini," Ucap Holohom tetangga tersangka kepada wartawan viva.co.id.

Vaksin palsu ini dibentuk berdasarkan cairan infus & antibiotik gentamycin. Sedangkan botolnya didaur ulang botol bekas sisa pada beberapa rumah sakit pada Jakarta dan label terdapat juga pencetaknya.

Terungkapnya masalah ini oleh pihak kepolisian republik Indonesia menghebohkan publik dan menuai berbagai komentar pedas. Ada yg meminta tersangka di aturan mangkat & ada juga mendoakan supaya dapat azab setimpal menurut dewa yang maha esa.

Sementara menurut warta di kompas.Com para tersangka ketika ini dijerat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU Nomor 8/1999 mengenai Perlindungan Konsumen. Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara & denda Rp 1,5 miliar.

Dan, masalah ini terus menggelinding, nir tertutup kemungkinan terdapat tersangka baru.(Editor:AW / Dihimpun menurut aneka macam sumber)

Sebentar Lagi Robot Akan Kuasai Pelayanan Kesehatan, Akankah Perawat dan Dokter Tersisih ?| Bloggout

Medianers ~ Di Belgia sejak tahun 2015 telah mengembangkan robot sebagai pelayan kesehatan di Rumah Sakit. Satu tahun berikutnya,(2016) ditambah satu robot lagi yang mampu menguasai 19 bahasa dan bisa berbicara dengan baik kepada pasien dan pengunjung. Tugas robot yang di beri nama Zora danPepper tersebut adalah untuk mensosialisasikan tempat, membantu dan membimbing pasien di rumah sakit, dan lebih hebatnya robot tersebut bisa diandalkan bekerja selama 20 jam tanpa mengeluh. Cerita lengkapnya silahkan baca disini ( Perawat dan Robot).

robot-perawat-rumah-sakit
Ilustrasi Robot ( Photo : Siyan Ren / unsplash.com)

Perkembangan teknologi tidak sanggup dibendung, pada luar sana, ilmuwan dan teknolog berpikir keras bagaimana cara membangun buat memudahkan pelayanan tanpa mengurangi kualitas, seraya bagaimana menciptakan sesuatu mampu bekerja efektif tanpa melibatkan poly orang buat digaji. Jawabannya tentu menyebarkan teknologi tepat guna, galat satu bentuknya adalah robot.

Robot tidak melulu berbentuk manusia, tapi dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, seperti Robot Da Vinci misalnya, digunakan untuk tindakan pembedahan yang diopersionalkan oleh manusia pilihan. Demikian juga Mazor Robotics konon kabar bisa dikendalikan jarak jauh lewat jaringan internet. Operator (dokter) tidak perlu berada di Rumah Sakit, cukup di dalam kamar di rumahnya mengendalikan lewat komputer.

Di Jepang, pabrik Toyota pun melirik peluang buat berbagi robot yang sanggup membantu & merawat lansia (lanjut usia) mengingat nomor lansia cukup tinggi di Jepang, orang jepang populer menggunakan angka usia asa hidupnya tinggi dibanding negara Asia lainnya, namun orang Jepang malas punya anak. Jadi siapa yang akan menjaga & merawatnya waktu lansia? Otomatis panti-panti jompo pada Jepang selalu padat. Bahkan Perawat menurut Indonesia poly direkrut oleh pemerintah Jepang buat merawat lansia pada panti jompo tersebut.

Manager Komunikasi Nasional Toyota, John Hanson menyebutkan sebagaimana yang diberitakan oleh autotekno.sindonews.com,(26/6) bahwa " Perusahaan Toyota sedang mengembangkan robot yang lembut serta canggih. Hal ini dimaksudkan agar robot milik Toyota mampu menangani lansia yang sangat lemah dengan aman. Berperan penting sebagai perawat lansia agar bisa memperlakukan orangtua dengan baik dan lembut."

Robot Peluang Serta Tantangan Profesi Dokter Dan Perawat di Masa Depan

Pengembangan teknologi robotics ini dipastikan akan terus berlanjut. Insan kesehatan bakal nir berdaya mencegahnya, hanya satu hal kiprah tenaga kesehatan yang belum bisa digantikan robot, yakni mengenai Aspek Bio,Psiko, Sosial dan Spritual. Dalam konsep Keperawatan, manusia itu unik yg membutuhkan sentuhan Bio,Psiko, Sosial & Spritual.

Meskipun robot Perawat lahir, sang robot tidak terlepas dari kendali dan settingan manusia, jika robot dipekerjakan sebagai Perawat, maka leadernya tetap Perawat, dan peran robot hanya sebagai care giver yang ditujukan membantu pasien/lansia karena robot tidak menguasai Asuhan Keperawatan. Namun, dengan hadirnya robot di Rumah sakit dan di panti jompo, tentunya akan menutup peluang kerja bagi sebagian Perawat/ care giver karena kelemahan manusia (Perawat/care giver) adalah suka mengeluh, cepat lelah, minta ini dan minta itu. Jadi suatu hari nanti, hanya sedikit Perawat yang akan dapat pekerjaan yang dibutuhkan manajemen Rumah Sakit, yaitu sebagai leader robot, yang mengarahkan dan mengendalikan robot saja, selebihnya akan jadi pengangguran.

Jelas robot Da Vinci dan Mazor Robotics tidak bisa melaksanakan tindakan pembedahan bila tidak dikendalikan oleh dokter, namun dokter yang tidak update ilmu akan tersisih sendirinya bila tidak menguasai teknologi ini. Memang tindakan pembedahan robotics ini belum merakyat, tapi tidak tertutup kemungkinan ini akan jadi trend di kemudian hari, sebagaimana internet terpapar di seluruh pelosok negri. Dahulu siapa mengira tukang ojek cukup berbekal android serta duduk manis dirumah akan tetap mendapatkan pelanggan.

Hari ini, dengan handphone orang-orang bisa melihat dunia. Bahkan, tidak ada yang memperkirakan dominasi akses internet lewat dekstop bakal terseok-seok. Dulu hanya segelintir orang yang menguasai layanan internet, tapi sekarang siapa dan dimana saja mudah mengakses internet. Dahulu informasi di kuasai oleh media arus utama saja, sekarang siapa saja bisa berperan dan jadi pelaku media publikasi.

Demikian pula akan terjadi dimasa depan, bahwa tindakan-tindakan pelayanan kesehatan akan di dominasi oleh robot yang dikendalikan oleh beberapa orang Dokter dan Perawat pilihan saja, selebihnya akan tertinggal bila tidak menguasai teknologi informasi. Perawat dan dokter yang tidak update akan tersisih kepinggir, ke sudut kota dan ke pelosok yang jauh dari akses teknologi informasi, bilamana tidak melihat teknologi sebagai peluang.(AntonWijaya)

PPNI Himbau Seluruh Perawat Awasi Peredaran Vaksin Palsu| Bloggout

Peredaran vaksin palsu nan meresahkan itu, masih dalam proses penyelidikan sampai ke akar rumput. Sebab, sirkulasi vaksin palsu ini dimulai sejak tahun 2003 & disinyalir sudah diedarkan ke berbagai propinsi, yg baru terkuak di tiga propinsi misalnya DKI, Banten & Jawa Barat.

Tidak tertutup kemungkinan vaksin palsu tadi telah merambah pula ke propinsi lain, misalnya ke pulau Sumatera & Sulawaesi. Penyelidikan sang pihak Kepolisian masih berjalan mengungkap sindikat produsen, pengedar vaksin palsu yg terbilang rapi, terstruktur, sistematis dan terpola ini.

Kemenkes melalaui Dirjen Pencegahan & Pengendalian Penyakit menghimbau kepada organisasi PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) melalui surat edaran bernomor TU 02.06/D.1/II.4/912/2016 tanggal 24/6/2016 tentang Surat edaran terkait vaksin palsu.

Atas surat edaran yang ditujukan oleh Kemenkes tersebut, ditindak lanjuti sang Dewan pengurus PPNI pusat.

Artinya PPNI pun mengeluarkan surat edaran dan menghimbau pada semua Perawat Indonesia melalui DPW & DPD masing-masing propinsi untuk mengawasi pada tempat tugas masing-masing apabila terdapat tanda atau vaksin yang mencurigakan segera laporkan dalam dinas kesehatan atau ke BPOM setempat.

Himbauan tertuang pada surat edaran PPNI Nomor 1524/DPP.PPNI/SE/KS/VI/2016 yang ditanda tangani sang Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadhilah,SKp.SH & Sekjen PPNI pusat Dr.Mustikasari, S.Kp, MARS tersebut terdapat tiga poin krusial, diantaranya sebagai berikut:

Agar Perawat-Perawat terutama yang bekerja pada bidang pelayanan buat membantu supervisi dan mencurigai vaksin-vaksin yg beredar pada lingkungan kerja masing-masing bahwa ketahui vaksin tadi berasal menurut mana, apakah asal menurut sumber yg resmi.

Memantau & melaporkan pada Dinas Kesehatan atau Balai POM setempat jika masih ada vaksin yang menyangsikan atau diragukan sumbernya.

Memantau dan melaporkan kepada Dinas Kesehatan jika terdapat laporan orang tua pasien yg melaporkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) lantaran Vaksin tersebut.

"Demikian edaran ini kami sampaikan, mohon kiranya disampaikan kepada DPD & DPK di Wilayah masing-masing. Atas perhatian & kerjasamanya kami ucapkan terima kasih."

Bunyi surat edaran yg disampaikan sang Dewan pengurus sentra PPNI pada segenap pengurus PPNI pada daerah yang tujuannya buat disosialisasikan pada semua Perawat pada tanah air.

Vaksin yg dipalsukan dari pemberitahuan surat edaran PPNI merupakan vaksin berjenis, vaksin campak, vaksin BCG, vaksin polio, vaksin hepatitis B, & vaksin tetanus toksoid.

Jadi, bagi sejawat Perawat dimana saja di Tanah air hendaknya ikut mengawasi dan memantau kelima jenis vaksin tadi, perhatikan sumber vaksin menurut mana pada dapatkan, perhatikan label dengan akurat, bila meragukan segera lapor ke pihak Dinas Kesehatan dan BPOM.(AW)

Penyakit Pasca Lebaran| Bloggout

Satu bulan penuh sebelum lebaran, pola makan umat muslim ditata dengan baik, terencana bagi yang puasa. Tetapi setelah bulan ramadan berakhir, pola yang sudah teratur tadi, runtuh sang menu lebaran. Aneka penganan cendrung anggun, dan berminyak. Demikian juga rendang, gulai, dan minuman manis serta mengandung soda lainnya akan menciptakan anggaran makan jadi gagal & berubah drastis.

Saat bersilaturahmi ke tempat tinggal famili, jelas hidangan yang dimaksud di atas akan terhidang di meja, tentunya tuan tempat tinggal akan mempersilahkan minum dan makan. Jika 1 hari mengunjungi 5 keluarga, maka berarti makan dan minum akan terhidang jua sebesar lima kali. Bilamana tidak dilahap, maka silaturahmi seakan nir paripurna.

Nah, hal tadi yang akan mengakibatkan kasus kesehatan pasca silaturahmi lebaran. Yakni, berat-badan akan naik, lantaran pola makan tidak terkontrol. Begitu pula sistim pencernaan akan 'kaget' yang umumnya teratur, sekarang asal-asalan. Jadi penyakit yg akan muncul diantaranya: resiko diare, & rentan gula darah naik dan kemungkinan tekanan darah jua sebagai naik (hipertensi).

Menjelang lebaran hingga H 7, pemudik bakal sibuk mempersiapkan sesuatu serta menghabiskan saat di jalan serta terjebak macet. Di kabarkan tahun ini (idul fitri 2016) sebesar 12 orang tewas pada pulau jawa karena terjebak macet pada jalan tol.

Selain merenggut nyawa, waktu mudik beresiko pula terjadinya kecelakaan dampak kelelahan di jalan dan tingginya arus transportasi. Jika tidak terjadi kecelakaan kemungkinan pengendara & penumpang yg mudik atau balik akan meningkatnya resiko penyakit ringan seperti flu, batuk & bersin-bersin, karena daya tahan tubuh menurun & selain itu dipicu jua oleh perubahan cuaca.

Jadi, usahakan demi menjaga kesehatan, ayo digalakkan menu sehat saat menjamu famili di hari lebaran, memperbanyak menu sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk mencegah resiko penyakit gula, hipertensi,dll, mengingat saat lebaran terjadi peningkatan kuantitas makan dan minum bagi tamu.

Dan, tamu sendiri hendaknya menjaga pola makan jangan sampai punya prinsip TST ( Talatak Santuang Taruih) Apa yg terdapat dimakan, karena tanpa disadari akan menaikkan gula darah, kegemukan dan hipertensi.

Selama berkunjung & membawa kendaraan ketika pulang kampung atau kembali, maka jagalah istirahat & tidur anda. Jangan tergesa-gesa atau saling dahulu mendahului, lantaran bahaya selalu mengancam, mengingat padatnya jalanan pada ketika lebaran.(AW)

Produk Palsu Gerogoti Indonesia| Bloggout

Medianers ~ Ada apa dengan republik tercinta ini? Banyak nian peredaran barang palsu. Baru-baru ini terungkap peredaran vaksin palsu yang telah menyebar ke pelayanan kesehatan dan peredaran vaksin palsu ini telah beredar semenjak tahun 2003. Entah telah berapa banyak balita korban akibat mendapat vaksin palsu tersebut?

Tahun 2012, BPOM dan Kepolisian pernah pula membongkar mafia produsen jamu palsu, serta merilis daftar jamu palsu ke publik, namun produk palsu ini sulit diberantas habis. Entah apa pula komplikasi kesehatan akibat mengkonsumsi jamu palsu tersebut?

Untung saja terungkap cepat, ternyata beras untuk dimakan demi melanjutkan kehidupan, masih saja dipalsukan. Ada apa ini?

Produk-palsu
Ilustrasi (Photo : Nicole Mason/ unsplash.com)

Lebih celakanya, produk palsu ini merambah pula ke dunia pendidikan, diduga sejumlah 18 perguruan tinggi memperjual belikan ijazah palsu. Jadi mau apa sarjana palsu itu setelah diwisuda? Mungkin idenya tak lebih untuk melakukan pemalsuan pula, bikin produk palsu, karena memang otaknya penuh kepalsuan.

Bahkan, pemilik ijazah palsu ini ada juga dimiliki pejabat, anggota dewan, dan lain-lain, bagaimana integritas moralnya ketika dipercaya? Jelas beliau memiliki latar belakang kepalsuan. Tentunya perbuatannya senantiasa tak lebih juga tak kurang dari kepalsuan.

Produk palsu ini lebih berbahaya menurut ancaman peperangan, mungkin bahayanya setara menggunakan bahaya narkoba. Tidak saja menipu rakyat, akan tetapi pula berdampak jelek bagi kesehatan. Apakah perlu dibentuk juga Satgas anti produk palsu buat mengatasi ini?

Yang jelas, kepalsuan ini hadir bukan instan, tapi lahir berdasarkan insan yg telah terbiasa dengan menipu, mulanya berdusta mini dalam keluarga, teman, rakyat, dan akhirnya hayati dengan penuh kepalsuan.

Indonesia hari ini mengkhawatirkan, warga digerogoti produk-produk palsu yang rumit terdeteksi. Biasanya ketahuan sehabis memakan korban, baik jiwa maupun mal.

Sebagai individu yg masih peduli hendaknya jangan membiarkan dan memberi loka dalam produk palsu ini. Bila individu & masyarakat permisif terhadap ini maka produk palsu akan terus menggerogoti Indonesia, meskipun aparata pemerintah merazia, bahkan menghukum. Sebab dalam usaha palsu akan melahirkan keuntungan luar biasa. Pemain produk palsu akan terus main kucing-kucingan dengan aparat negara. Tetapi bila pembeli teliti, selalu waspada, & tidak membeli maka produk palsu akan tewas sendirinya.(AW)

Ucapan Idul Fitri Keren Versi Kesehatan| Bloggout

Medianers ~ Sebentar lagi lebaran datang, merupakan hari paling ditunggu-tunggu umat islam untuk merayakan kemenangan. Hari raya idul fitri membuat bahagia segenap umat muslim yang berhasil menunaikan ibadah puasa satu bulan penuh. Dan, pada hari raya idul fitri ini pula ucapan idul fitri berdatangan lewat SMS dan akun medsos lainnya.

Medianers sebagai penyaji informasi seputar dunia kesehatan menawarkan beberapa kalimat ucapan selamat idul fitri versi tenaga kesehatan pada pemirsa. Ucapan selamat idul fitri yang dimaksud beraroma kalimat dan kata-kata terkait kesehatan, diantaranya sebagai berikut:

ucapan-idul-fitri-kesehatan

Bagi yang merasa ada unek-unek pada temannya & selalu berpikir bagaimana cara ucapkan kata maaf & ingin mengungkapkan ucapkan idul fitri, silahkan kutip & sebarkan kalimat pada atas. Ucapan idul fitri versi kesehatan berikutnya seperti di bawah ini:

Contoh kalimat ucapan idul fitri pada atas, usahakan dikirimkan pada sahabat sepermainan atau kawan satu angkatan. Ucapan idul fitri pada atas terbilang lugas, tanpa basa-basi jadi cocok buat Perawat pria yg lagi dinas ketika lebaran. Dan, kalimat selamat idul fitri versi tenaga kesehatan lainnya, sebagai berikut:

Kalimat di atas sangat cocok di ucapkan apa bila engkau sedang dinas di pelayanan kesehatan, sementara yg lainnya sudah cuti lebaran. Yang krusial sabar ya, & jangan lupa kirim ucapan idul fitri seperti kalimat di atas, sanggup melalui BBM, SMS, What App, & lain-lain.(AW)

Informasi Detil Tentang Kuliah di Jurusan Keperawatan| Bloggout

Medianers ~ Bagi adik-adik tamatan SLTA yang masih bingung mau melanjutkan kuliah kemana? ke jurusan apa ? Atau mau memilih fakultas apa? Ada baiknya menyimak uraian medianers tentang prospek dan informasi detil tentang jurusan Ilmu Keperawatan.

Pertama yang harus anda ketahui bahwa melanjutkan pendidikan di jurusan ilmu Keperawatan, setelah tamat anda akan jadi apa? mungkin hal demikian yang terlintas di pikiran. Ya, jawabnya anda akan jadi Perawat, bukan jadi Dokter atau Bidan . Jadi, kuliah di jurusan Keperawatan ditujukan untuk melahirkan profesi Perawat.

Berapa usang kuliah jurusan Keperawatan ?

Kuliah pada jurusan Keperawatan terdapat 2 strata, yakni Diploma 3 dan jenjang S1. Pendidikan Diploma tiga Keperawatan, disebut pula menggunakan Akademi Keperawatan (Akper). Lama pendidikan 3 tahun. Lulusan Akper disebut jua Perawat vocasional atau Perawat terampil.

Kuliah pada Akper, anda akan ditempa di kampus dan di pelayaan kesehatan, seperti Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik persalinan, panti jompo, dan praktek ke masyarakat. Di Akademi Keperawatan, anda belajar teori 6 semester, tiap semester langsung di praktekkan ke lapangan. Artinya, bisa teori langsung praktek, prakteknya nir dilabor saja, namun langsung ke pasien.

Setelah tamat berdasarkan Akper, anda akan menyandang gelar Ahli Madya Keperawatan. Apabila nama anda Fulan, maka gelar akan melekat misalnya ini, (Fulan,AMd,Kep). Apa jika anda sudah tamat Akper contohnya, ingin melanjutkan kuliah lagi di jurusan Keperawatan, maka anda bisa melanjutkan kuliah ke Fakultas Ilmu Keperawatan atau ke Program Studi Ilmu Keperawatan. Lama pendidikan lanjutan sekitar tiga tahun.

Pilihan selanjutnya, jika anda lulusan SLTA, ingin merogoh jurusan ilmu Keperawatan, tapi nir ingin pendidikan Diploma tiga, maka anda mampu merogoh jurusan S1 Keperawatan pada Universitas yang ada Fakultas Ilmu Keperawatan atau Program Studi Ilmu Keperawatan, baik negri juga swasta atau pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yg sudah terakreditasi B, karena apabila anda ingin bekerja nanti, syarat mutlak kampus Akreditasi B terutama buat seleksi CPNS.

Berapa lama kuliah di Fakultas Keperawatan ?

Lama kuliah di Fakultas atau prodi Keperawatan sekitar 6 tahun. Ya, kuliahnya relatif lama . Dengan rincian, selama 4 tahun anda pada bekali menggunakan teori, dan pratikum di laboratorium juga di pelayanan kesehatan. Anda akan belajar, Anatomi, Fisiologi, Patofisiologi, dan Konsep Keperawatan serta banyak mata kuliah lainnya terkait tubuh manusia. Setelah 4 tahun, bila lancar & mulus anda akan diwisuda dengan gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep) model melekat dalam nama Fulan,S.Kep.

Gelar S,Kep ini belum bisa anda gunakan untuk mencari pekerjaan atau praktik mandiri di bidang pelayanan kesehatan, seperti di rumah sakit, kecuali anda berniat kerja di Bank atau jadi wartawan, insha allah ijazah S,Kepakan berguna. Jadi anda harus melanjutkan lagi program pendidikan profesi selama 2 semester.

Saat pendidikan profesi, anda tidak lagi belajar teori di kampus. Tapi praktek di Rumah Sakit, Puskesmas, Rumah Sakit Jiwa, Klinik dan ke masyarakat serta panti jompo dan panti rehabilitasi. Apabila lancar melewati program pendidikan profesi maka anda berhak mendapat gelar "Ns" (Ners) dan disebut Perawat Profesional. Contoh, Ns.Fulan,S,Kep.

Apakah Saya Bisa Melanjutkan Kuliah Lagi ?

Ya. Anda masih bisa melanjutkan kuliah lagi apa bila tertarik mengambil spesialis di bidang Keperawatan. Anda bisa melanjutkan kuliah di Universitas Padjajaran (Unpad) atau di Universitas Indonesia. Spesialis Keperawatan yang tersedia lumayan bervariasi, misal anda ingin mendalami ilmu Keperawatan tentang jantung dan pembuluh darah, maka anda bisa mengambil jurusan Spesialis Medikal Bedah kekhususan Kardiovaskuler. Setelah tamat nanti anda akan bergelar, Ns.Fulan,S,Kep, Sp.KMB. Nah, Kerenkan gelarnya?

Seandainya anda nir tertarik menggunakan Medikal Bedah, apalagi mengenai Jantung dan pembuluh darah, maka masih poly pilihan spesialisasi lain, seperti Maternitas, Komunitas & Jiwa. Demikian jua kekhususannya, mampu endokrin, perkemihan, dan lain-lain. Jadi nir perlu risi. Setelah jadi Spesialis di bidang Keperawatan, anda pula masih sanggup melanjutkan program pendidikan doktoral di jurusan Keperawatan. Bisa dilanjutkan di Universitas Indonesia atau pada luar negri.

Apakah ada beasiswa Keperawatan ?

Beasiswa jurusan Keperawatan banyak sekali, kalau untuk dalam negri berlaku umum, seperti beasiswa bidik misi dan lainnya. Sedangkan beasiswa keperawatan di luar negri anda bisa baca di Strategi sukses dapatkan beasiswa S2, S3 Keperawatan di Jepang dan Australia.Dan, pertukaran pelajar (mahasiswa keperawatan) ke luar negri pun ada di jurusan Keperawatan. Anda bisa dapatkan informasinya di postingan Mau tau tentang Keperawatan di Belanda?

Well ! Medianers rasa cukup informasi tentangKuliah di Jurusan Keperawatan ini, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mencari referensi tentang kuliah di jurusan keperawatan. (AW)

Terkait : Apa Saja Harus Disiapkan Kuliah di Jurusan Keperawatan ?

Loker Perawat Saat Ini| Bloggout

Medianers ~ Loker Perawat atau lowongan kerja perawat yang ada saat ini tidak cocok dibandingkan dengan jumlah peluang kerja dengan jumlah lulusan sekolah perawat.

Lowongan-kerja-perawat

Saban tahun, kampus keperawatan nyaris ribuan menelorkan Perawat. Sementara peluang lowongan kerja perawat sangat sedikit. Jadi, sangat memprihatinkan jumlah pencarian informasi tentang loker perawat sangat banyak di akses.

Bagaimana cara dapatkan loker Perawat?

Sebenarnya lowongan kerja perawat terbuka lebar, baik pada dalam negri maupun di luar negri. Namun kuota penerimaan perawat terbilang sedikit. Seperti pada rumah sakit, klinik juga puskesmas.

Informasi seputar loker perawat usahakan di dapatkan melalui aneka macam media, seperti media online, cetak dan visual. Agar anda tidak ketinggalan akan warta loker perawat yg terdapat di semua indonesia.

Penerimaan tenaga Perawat di dalam negri ,& luar negri sepertinya nir akan ada habis-habisnya, karena pelayanan kesehatan selalu tumbuh subur yang akan membutuhkan penambahan tenaga keperawatan. Loker perawat di jakarta akan lebih poly dibandingkan lowongan kerja perawat di daerah.

Tips menentukan lowongan kerja perawat

Jika anda mempunyai STR, sertifikat kompetensi, dan sertifikat lainnya yang terkait berdasarkan jenis permintaan keliru satu tempat tinggal sakit negri maupun partikelir. Maka saat memasukan lamaran, kemungkinan peluang anda buat diterima lebih akbar menurut pada tamatan sekolah perawat yg belum mempunyai apa-apa.

Untuk itu, saran medianers usahakan sebelum mendaftar atau mencari lowongan kerja, terdapat baiknya perawat menyiapkan sertifikat krusial, supaya persyaratan & administrasi diterima supaya peluang lulus lebih tinggi di banding yg lainnya.

Jadi, siapkanlah bahan lamaran anda selengkap mungkin sebelum dapatkan loker perawat atau lowongan kerja buat perawat, agar kesempatan anda lulus lebih besar .(AW)

Dibutuhkan Tenaga Perawat Dalam Program Nusantara Sehat 2016 | Bloggout

Kementerian Kesehatan membuka kesempatan bagi Tenaga Kesehatan Muda Indonesia untuk bergabung dalam Program Nusantara Sehat (NS) periode II tahun 2016 untuk memenuhi tenaga kesehatan di Puskesmas pada daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK).

Pendaftaran dibuka secara online mulai 27 Juni s/d 20 Juli 2016 sedangkan pengumuman hasil seleksi dapat dilihat pada tanggal 26 Juli 2016. Pendaftaran dan Pengumuman dapat di akses melalui situs http://nusantarasehat.kemkes.go.id/.

  1. Warga negara Indonesia;
  2. Usia maksimal 35 tahun untuk dokter dan dokter gigi, 30 tahun untuk tenaga kesehatan lainnya;
  3. Tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain pemerintah/swasta dan tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri;
  4. Belum menikah, dan bersedia tidak menikah selama 6 bulan masa penugasan;
  5. Sehat jasmani dan rohani;
  6. Bebas narkoba;
  7. Berkelakuan baik;
  8. Wajib memiliki STR yang masih berlaku (Surat Keterangan STR yang sedang diproses tidak berlaku/tidak diterima). Bagi yang belum punya STR, cara daftar STR online baca di sini ( cara registrasi STR online ) ;
  9. Bersedia ditempatkan dimana saja sesuai kebutuhan Kementerian Kesehatan.
  1. Dokter
  2. Dokter gigi;
  3. Bidan;
  4. Perawat;
  5. Tenaga Kesehatan Masyarakat;
  6. Tenaga Kesehatan Lingkungan;
  7. Ahli Teknologi Laboratorium Medik.
  1. Peserta harus mengunggah atau upload file berupa pas foto,
  2. ijazah, dan STR yang masih berlaku, KTP, Kartu Keluarga, dan sertifikat pelatihan;
  3. Semua file yang diupload berukuran kurang dari 250kb dengan format pdf, kecuali pas foto dengan format jpeg.
  4. Selain itu, bagi peserta yang sudah pernah mengikuti proses pendaftaran pada periode yang lalu, akun masih dapat digunakan dan apabila lupa password dapat mengakses menu lupa password pada saat login.

Pada Juni 2016 Kementerian Kesehatan telah menempatkan 194 orang tenaga kesehatan sebagai Tim Nusantara Sehat periode I tahun 2016.

Pada periode II Tahun 2016, sebanyak 92 lokus akan menjadi tempat penugasan untuk melayani rakyat di daerah terpencil Indonesia.

Informasi ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui:

  1. nomor hotline (kode lokal) 1500-567,
  2. SMS 081281562620;
  3. Faksimili (021) 5223002, 52921669;
  4. Email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

Fitri Sesaria, Lahir Akhir Ramadhan| Bloggout

Ibu usia 35 tahun itu terkulai lemah di atas brankar. Bidan yang tergopoh-gopoh mengantar ke kamar operasi menyatakan pada Perawat kamar operasi bahwa ibu yg akan melahirkan anak ke 3 ini nir mampu ditolong dengan persalinan normal. Karena mengalami plasenta previa, yaitu plasenta (saudara tertua anak) merusak jalan lahir, ad interim perdarahan terus mengalir lewat Mrs.V.

Dan, kadar hemoglobin pada darah pasien 9 mg/dl. Maknanya di bawah normal. Apabila nir di tolong cepat, kemungkinan bunda tadi akan mengalami sesuatu hal buruk. Baik pada dirinya juga bayi pada kandungannya.

Ibu ini acum menurut Bidan desa, yang di datangkan ke rumahnya, bukan beliau yang mendatangi pelayanan kesehatan, lantaran ini termasuk kasus emergency, maka Bidan desa merujuknya ke tempat tinggal sakit malam tadi, (4/7).

Dari hasil konsultasi antara Bidan dengan operator (dokter ahli kebidanan) yang selalu stand by 24 jam, ibu yang sedang berjuang melahirkan keturunan, anak ketiga tersebut di siapkan untuk menjalani operasi pukul 02.00 wib, Pagi ini,(5/7).

Alhamdulillah, operasi berjalan lancar, anaknya pun lahir selamat, perdarahan dapat dikendalikan.

Saat di ruangan pemulihan, saya tawarkan pada bapak si anak yang baru melihat dunia itu, " Pak, boleh usul, anaknya di beri nama Fitri Sesaria aja ya." Bapaknya tersenyum, lalu saya tambahkan, " Anaknya kan lahir menjelang idul fitri dengan cara Sectio Caesaria." Si bapak bayi perempuan itu, cuma senyum, yang awalnya sangat khawatir akan kondisi istri dan anaknya.

Terlepas, apakah usul diterima atau tidak, saya atau kami sebagai energi kesehatan sangat puas melihat senyum menurut famili dan pasien yang telah mendapat pertolongan. Semoga ibu itu lekas sembuh berdasarkan luka operasi, & anaknya tumbuh sehat buat melanjutkan cita-cita ke 2 orang tua, bangsa dan negara.

Perawat-penata-anestesi-dokter-bidan-di-kamar-operasi

Nurman, dkk. Salam akhir ramadhan, Catatan menjelang sahur terakhir, 03.40 wib, (lima/7/2016).

Perawat Mengalami Stress Kerja, Ini Cara Mengatasinya | Bloggout

Medianers ~ Setiap hari, kita pergi bertugas. Setiap hari, kita merawat orang sakit. Setiap hari, kita bertahan terhadap situasi sulit. Perawat, seperti profesional kesehatan lainnya, yang dikenal sebagai superhero. Mungkin tidak tahu bagaimana untuk terbang, tapi bisa berlari secepat kilat, bisa dalam keadaan darurat.

Kami mungkin tidak memiliki kekuatan super seperti yang dimiliki superman, tapi kami memiliki hal khusus yang kami lakukan dengan baik, kami membantu menyelamatkan jiwa dari ancaman kesakitan. Tapi, kami lelah, juga.

Tidak peduli berapa banyak Perawat mencintai pekerjaannya, tidak peduli bagaimana gairahnya, disana hanya datang satu titik dalam karir keperawatan yakni ketika semua itu menjadi terlalu pelik. Bahkan perawat yang mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan bisa menjadi stres juga.

Baca Juga : 4 Situasi Pelik Dihadapi Perawat Saat Bekerja

Stres di kalangan perawat menurut Lembaga Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Amerika (NIOSH) mendefinisikan stres kerja sebagai "Tanggapan fisik dan emosional yang berbahaya yang terjadi ketika tuntutan pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya atau kebutuhan pekerja.

Lainnya mendefinisikannya sebagai merugikan reaksi tekanan pekerjaan yang berlebihan dari tuntutan.

Keperawatan dianggap sebagai salah satu profesi yang paling stres. Perawat, terkena banyak tuntutan stres dan tekanan di daerah klinis, dan karena itu menghadapi risiko untuk berbagai kesehatan, keselamatan, dan masalah lainnya.

Misalnya, perawat ditantang oleh tugas serta pekerjaan yang berbeda dan jam kerja (terutama shift malam), kondisi yang meliputi di bawah tekanan dan situasi stres, dan juga menyaksikan penderitaan dan kematian pasien saat bekerja.

Selanjutnya, penelitian menunjukkan bahwa, selain perawat itu sendiri, karakteristik organisasi dan manajemen berkontribusi mempengaruhi tekanan dan memicu stress dikalangan perawat di tempat kerja.

Sehubungan dengan ini, Food and Drug Administration (FDA) setelah mempelajari tentang gangguan kesehatan di menyatakan bahwa di antara 130 jenis pekerjaan yang diteliti, maka tingkat stress profesi perawat berada di urutan ke-27.

Perawat mengalami stres terhadap pekerjaannya, dan beberapa dari mereka kesulitan beradaptasi dengan stres yang dihadapi. Menurut estimasi (1997) di Amerika Serikat, pemicu stres kerja perawat dalam bentuk kelelahan, perilaku kasar, kecemasan, peningkatan tekanan darah, kurangnya rasa percaya diri, kurangnya kepuasan kerja, dan penurunan efisiensi.

Penelitian mengungkapkan bahwa stres pada perawat dapat menyebabkan depresi, isolasi dari pasien, tidak adanya dan penurunan kualifikasi mereka.

Cara Terbaik Bagi Perawat mengatasi Stress Kerja ?

Stres kerja mungkin tidak dapat dihindari dalam keperawatan, tetapi ada beberapa strategi yang dapat diambil perawat untuk mengatasinya, atau mengurangi, diantaranya sebagai berikut:

Berusaha berkomunikasi dengan baik di semua tingkat. Komunikasi adalah salah satu cara terbaik bagi perawat untuk menurunkan stres kerja, sebaiknya berkomunikasi dengan pasien, rekan kerja, dokter atau anggota lain dari tim kesehatan.

Rutin olahraga secara teratur dan konsumsi nutrisi yang baik.Hanya karena Anda sedang sibuk, itu tidak berarti bahwa Anda dapat mengabaikan kesehatan Anda.

Latihan kapanpun Anda bisa, mungkin itu dengan melakukan latihan ringan, atau dengan hanya berjalan-jalan atau naik tangga selama waktu istirahat.

Mempertahankan diet yang sehat dengan makanan yang dijadwalkan secara rutin. Ini tidak hanya akan meningkatkan stamina tapi juga bisa sangat membantu meningkatkan efisiensi dan tingakat kesabaran.

Usahakan mencari waktu luang untuk mengurus diri sendiri sambil mengurus pasien Anda.

Berbagi pengalaman dengan mentor, senior atau guru anda.Seorang mentor tidak hanya dapat membantu pengembangan karir Anda, tetapi ia juga dapat membantu Anda mendinginkan suasana ketika anda sedang berurusan dengan isu-isu tertentu.

Dengan memiliki mentor, Anda akan memiliki panduan tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara terbaik untuk menghadapi situasi yang menantang. Jangan lupa ikuti kegiatan rekreasi. Serta luangkan waktu untuk bersantai dan mengisi hari dengan kegiatan yang menyenangkan.

Selalu menjaga keseimbangan antara bekerja dan bermain.  Dan, selalu pupuk berpikir positif. Serta menetapkan harapan tinggi dan bekerja dengan baik. Hindari orang-orang bersikap negatif bila memungkinkan cobalah untuk mengubah negatif menjadi positif. ( Sumber : Liane Clores / Nursing Crib/ Editor: AW).

Cerita Perawat Tidak Dapat Libur Lebaran | Bloggout

Medianers ~ Tidak berapa lama lagi lebaran tiba, umat muslim akan merayakan kemenangan serta mengucapkan selamat idul fitri dan pastinya akan berkumpul dengan keluarga besar.

Pegawai kantoran tentunya akan menyambut penuh rasa syukur, baik yang PNS maupun non PNS, karena mereka dapat jatah cuti bersama. Namun jatah cuti bersama ini tidak dapat dirasakan oleh Perawat yang bekerja di Rumah Sakit, karena rumah sakit tak pernah tutup dari pelayanan.

Dan lagian, saat lebaran banyak kasus kecelakaan dan kesakitan yang wajib ditolong oleh petugas kesehatan, salah satunya yakni Perawat, dipastikan akan tetap menjalani kewajiban dinas seperti hari biasa.

Seorang netizen ini misalnya, menyampaikan keluhannya, bahwa " Disaat semua pada sibuk mudik dan libur lebaran. Saya hanya bisa lapang dada melihat jadwal dinas pagi/sore, sore/malam. Pokoknya tidak ada kata libur #sukaduka jadi petugas kesehatan @perawat." Ungkapnya di media sosial.

Lain lagi dengan netizen ini, sungguh girang hatinya kebetulan dapat liburan saat lebaran setelah lima tahun bekerja sebagai Perawat. Pas dapat jatah libur ia pun bisa pulang kampung dan berkumpul dengan keluarganya di saat lebaran.

Cerita-perawat-libur-saat-lebaran

Kira-kira begini curahan isi hatinya "Andai pasien itu sakitnya bisa dipending, kecelakaan bisa ditunda, orang melahirkan bisa dinego, pasti Perawat bisa libur merayakan idul fitri. Inilah kami dengan resiko pekerjaan yang sudah kami pilih pelayanan dibidang jasa yang tidak mengenal hari libur atau pun waktu kerja yang tidak jijik dengan prioritasnya. Inilah pengabdian. Dan, di tahun 5 aku bekerja sebagai Perawat, akhirnya aku bisa merasakan kembali lebaran di kampung halaman. Senangnya tak terkira." Tulisnya di akun medsosnya.

Demikianlah sekelumit cerita, keluh kesah dan unek-unek Perawat sebagai tenaga kesehatan di saat menjelang lebaran.(AW)

Masa Bermain Anak Direnggut Orang Tua| Bloggout

Medianers ~ Masa kecil adalah masa paling indah, tanpa beban, tanpa tekanan dan tanpa ada sesuatu hal yang merisaukan. Anak-anak bisa bermain lepas, bercanda-tawa, menangis, berlari kian-kemari dan bisa lupa jadwal makan saking riangya bermain. Yang bisa menghentikan aktifitasnya hanya orang tua, ayah dan ibu.

Dimasa anak-anak ini pulalah, masa mengikuti keadaan dengan lingkungan, anak-anak nir takut terhadap sesuatu, kecuali beliau ditakut-takuti yang sanggup meremuk-redamkan mentalnya. Anak-anak selalu ingin tau sesuatu hal baru, ingin mencoba, ingin mengenal cita rasanya seperti apa? Hanya orang dewasa yg melarang, takut akan bahaya akan menimpa. Seperti anak-anak belajar meloncat, anak-anak berlari di tepi pantai dan mencoba buat menyelam.

Dapat satu hari jatah libur di H 6 lebaran, saya menyempatkan membawa anak-anak bermain ke pantai. Putri pertama saya berusia 3,8 tahun, dia sungguh senang , begitu pula menggunakan adiknya yg berusia 1,8 bulan menghenyak duduk memainkan pasir. Terlihat di wajah mereka rasa senang .

Saya merupakan Ayah yg paling sporadis membawa anak bermain ke tepi pantai , apalagi ke loka rekreasi, meskipun pada hari libur. Saat lebaran 2016 ini hanya sebuah kebetulan, lantaran bersilaturahmi ketempat orang tua (amak) yg memang tinggal di dekat pantai. Hanya 2 jam, anak-anak dibawa pulang, masa bermainnya pun terenggut.

Esok harinya anak-anak protes, ingin balik ke pantai, tapi saya dan ibundanya nir mampu mengabulkan lantaran dibayang-bayangi pekerjaan. Ibundanya dinas siang di tempat tinggal sakit, sementara Ayah masuk malam. Artinya wajib segera berangkat, bila bisa pagi ini, mengingat arus transportasi padat dan macet.

Di atas mobil, anak saya bertanya " Kok Ayah cepat ke Payakumbuh? Areta nggak mau pergi, Areta mau ke pantai." Ucapnya. Saya jawab, "Ayah, tugas nak, jadi kita harus pulang lagi ke tempat tinggal . Dan siang ini Bundamu masuk kerja."

"Ayah dan ibu tidak boleh kerja, Areta mau main ke pantai." Sanggahnya.

"Kalau ayah dan bunda nir kerja, bagaimana cara membeli susu untukmu nak?" Kilah saya.

"Kan terdapat TM ( Maksudnya ATM). Nanti ayah ambil uang pada TM, buat beli susu Areta." Bantahnya.

"Aduh nak. Uang di ATM itu sanggup di ambil, apabila ayah & Bundamu kerja dulu. Apabila tidak uang di ATM nir bisa di ambil." Jelas aku .

Dengan murung , dia jawab "Ayah sombongdanquot; maksudnya bilang "Ayah Jahat" karena kata "jahat" tidak dia ketahui maka diganti menggunakan istilah "arogan." Terus beliau masukkan, "Areta nir mau lagi berteman menggunakan Ayah." Keluhnya dengan kesal.

Yah, saya hanya urut dada, galau antara keluarga dan tugas. Tanpa bekerja, saya tidak bisa menafkahi mereka. Dan, tanpa mereka buat apa saya susah-susah bekerja. Entahlah, hanya tuhan yang tau (AntonWijaya)

Panduan Bantuan Hidup Dasar Resusitasi Jantung Paru| Bloggout

Medianers ~ Bantuan Hidup Dasar yaitu, suatu usaha menolong penderita yang mengalami gagal fungsi nafas dan jantung, bila dilakukan pertolongan sederhana dengan teknik Bantuan Hidup Dasar, dalam keadaan darurat tersebut kemungkinan penderita akan selamat dari kematian. Okey, kita langsung saja apa itu Bantuan hidup dasar yang dimaksud?

Urutan Bantuan Hidup Dasar

Sebelum menguasai teknik bantuan hidup dasar, ketahui dulu konsep dan urutannya sebagai berikut:D-R-C-C-A-B (Danger-Response-Call-Circulation-Airway- Breathing).

Dahulu urutannya ABC. Sekarang berubah menjadi CAB menurut American Heart Association tahun 2010. Maksudnya banyak ahli memakai prinsip CAB (Circulation, Airways dan Breathing.)

Rangkaiannya berikut, jika anda menemui seorang tergeletak di jalan, & anda telah mendapat latihan teknik pertolongan Bantuan Hidup Dasar serta Resusitasi Jantung Paru, maka langkah-langkah inilah yg akan dilakukan ketika menolong.

1. Danger

Amankan diri, amankan pasien, amankan lingkungan. Maksudnya, pastikan anda menolong aman dari segala tuntutan di kemudian hari. Jangan sampai anda di tuduh penyebab kematian, jadi harus ada saksi bahwa anda benar-benar menolong.

dua. Response

Cek kesadaran dan respons penderita dengan cara panggil, tepuk bahu dan goncangkan badan.

tiga. Call for help (Panggil Bantuan)

Panggil teman untuk minta bantuan, istilahnya (Kode Biru/ Blue code) ini salah satu prinsip mengatasi danger di atas.

4. Circulation

Cek karotis (di leher) jika tidak teraba lakukan kompresi (compression) di ½ bagian bawah os sternum / tulang dada sebanyak 30x, kecepatan minimal 100x/menit, kedalaman minimal 5 cm (pada dewasa), 1/3 anterolateral pada bayi/anak-anak, minimal interupsi serta tiap kompresi pastikan dada recoil (kembali mengembang) dengan sempurna.

5. Airway

Bebaskan jalan nafas dengan posisi kepala penderitahead tilt (kepala ditengadahkan) dan chin lift (dagu diangkat) supaya lidah tidak menutup jalan nafas.

Jika curiga patah leher lakukan jaw thrust (membuka rahang) tanpa menengadahkan kepala.

6. Breathing

Bantuan nafas. Beri 2 bantuan nafas dan sekali tiupan tidak lebih dari 1 detik untuk menghindari hiperventilasi. Tutup hidung pasien saat memberikan nafas dari mulut ke mulut, pastikan dada yang mengembang saat nafas ditiupkan, bukan perut.

7. Ulangi kompresi & donasi nafas

Lakukan dengan perbandingan 30 kompresi : 2 bantuan nafas, dilakukan oleh 1 ataupun 2 orang penolong.

8. Evaluasi

Bisa dilakukan minimal setelah 2 menit (5 siklus) dalam waktu tidak lebih dari 10 detik. Evaluasi untuk mengecek apakah nadi pasien sudah teraba.

9. Hentikan

Resusitasi Jantung Paru dapat dihentikan jika denyut sudah teraba dan penderita sudah kembali bernafas spontan segera bawa ke rumah sakit atau jika penolong kelelahan atau keluarga menolak dilakukan resusitasi, atau dokter sudah menyatakan pasien meninggal dunia maka registrasi jantung paru dihentikan.

Demikianlah panduan pertolongan Bantuan Hidup Dasar. Teori ini bisa dipraktekkan oleh awam khusus bilamana telah mendapatkan pelatihan. Jika belum, jangan lakukan, artikel ini hanya sebagai pedoman bagi penolong yang mulai lupa urutan bantuan hidup dasar. Sekian.(AW)

Gejala Serangan Jantung Pada Wanita| Bloggout

Medianers ~ Serangan jantung merupakan penyakit menakutkan, bahkan penyakit serangan jantung pembunuh no.1 di Amerika. Ada beberapa tanda dan gejala serangan Jantung pada wanita atau perempuan.yang mudah dikenali, diantaranya:

  1. Dada terasa berat dan tertekan, merasa tidak nyaman, nyeri di tengah dada. Itu berlangsung lebih dari beberapa menit, atau pergi dan datang kembali.
  2. Merasa nyeri atau tidak nyaman pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut.
  3. Sesak napas dengan atau tanpa merasa tidak nyaman pada dada.
  4. Tanda-tanda lain seperti keluar keringat dingin, mual atau muntah.
  5. Seperti dengan laki-laki, yang paling umum gejala serangan jantung pada perempuan adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan. Tapi perempuan agak lebih mungkin dibandingkan laki-laki untuk mengalami beberapa gejala umum lainnya, terutama sesak napas, mual / muntah atau nyeri rahang.
Kita mungkin pernah melihat adegan dimana seorang terengah-engah, sambil memegang dan mencengkraman dadanya dan jatuh ke tanah. Pada kenyataannya, korban serangan jantung tidak sedramatis itu. "Meskipun laki-laki dan perempuan bisa mengalami tertekan pada dada yang terasa seperti gajah duduk di dada, namun beda pria dan wanita adalah wanita bisa mengalami serangan jantung tanpa tekanan dada," kata Nieca Goldberg, MD, direktur medis untuk Joan H. Tisch Center bidang Kesehatan Perempuan di NYU Langone Medical Center dan relawan American Heart Association.

"Sebaliknya, perempuan mungkin mengalami sesak napas, tekanan atau nyeri di dada bagian bawah atau perut permukaan, pusing, ringan atau kelenger, tekanan balik atas atau kelelahan ekstrim."

Bahkan waktu tanda-pertanda halus, konsekuensi dapat mematikan, terutama bila korban nir menerima bantuan segera.

"Mereka melakukan ini lantaran mereka takut dan karena mereka menempatkan keluarga mereka pertama," istilah Goldberg. "Masih poly wanita yang terkejut bahwa mereka sanggup mengalami agresi jantung."

Sebuah serangan jantung menyerang seseorang mengenai setiap 43 detik. Hal ini terjadi ketika genre darah yang membawa oksigen ke otot jantung sangat berkurang atau terputus sama sekali. Hal ini terjadi lantaran arteri yang mensuplai darah ke jantung menggunakan perlahan-lahan mampu sempit dari penumpukan lemak, kolesterol & zat lainnya (plak).

Wanita bisa merasa begitu sesak napas, "seolah-olah  berlari maraton, tapi Anda belum juga bergerak," kata Goldberg.

Beberapa perempuan mengalami agresi jantung menggambarkan punggung bagian atas terasa tertekan, & seperti diremas atau bagaikan rasa diikat sang tali yg melilit," istilah Goldberg. Pusing ringan, atau benar-benar kelenger adalah tanda-tanda lain dari pengaruh serangan jantung.

"Banyak perempuan yg aku lihat mengambil aspirin jika mereka berpikir bahwa mereka mengalami agresi jantung & nir pernah menelepon 9-1-1," istilah Goldberg. "Tapi apabila mereka berpikir mengenai mengambil aspirin buat agresi jantung mereka, mereka juga wajib memanggil 9-1-1."

Jaga dirimu menurut serangan jantung

Penyakit jantung dapat dicegah. Berikut adalah tips dari Goldberg:

  1. Menjadwalkan janji dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah anda beresiko penyakit jantung? Anda juga dapat mempelajari risiko Serangan Jantung berdasarkan pemerikasaan medis.
  2. Berhenti merokok. Apakah Anda tahu bahwa hanya satu tahun setelah Anda berhenti, Anda akan memotong risiko penyakit jantung koroner sebesar 50 persen.
  3. Memulai program latihan. Hanya berjalan 30 menit sehari dapat menurunkan resiko serangan jantung dan stroke.
  4. Memodifikasi diet keluarga Anda jika diperlukan. Tentunya konsumsi makanan sehat.
  5. Anda akan belajar cara pintar, ide ngemil sehat dan metode persiapan yang lebih baik.
Sesungguhya tanda dan gejala serangan jantung pada wanita terdapat sedikit perbedaan dari pada pria, sebagimana yang diungkapkan Goldberg, bahwa "yang paling umum gejala serangan jantung pada perempuan adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan.Tapi perempuan agak lebih mungkin dibandingkan laki-laki untuk mengalami beberapa gejala umum lainnya, terutama sesak napas, mual / muntah atau nyeri rahang." (Sumber:heart.Org/ editor : AW)

Mengapa Sarapan Pagi Sangat Penting Bagi Anak? | Bloggout

manfaat-sarapan-pagi-bagi-anak
Ilustrasi manfaat sarapan bagi anak

Medianers ~ Sarapan atau makan pagi menempati posisi sangat penting dibanding makan siang, dan makan malam. Namun, banyak orang tua mengabaikan sarapan pagi untuk anak. Pertanyaannya mengapa sarapan pagi sangat penting?

Perlu diketahui sebagaimana medianers himpun dari Tabloid Nakita dalam edisi panduan tumbuh kembang anak menjelaskan bahwa, tingkat kadar gula dalam darah mengalami penurunan setiap 6-8 jam sekali. Begitupun dengan proses pencernaan makanan dalam saluran cerna berlangsung dalam waktu 6-8 jam. Itulah mengapa perut kita lapar setiap 6-8 jam dan alasan itu pulalah waktu makan dibagi menjadi 3 bagian dalam sehari, yaitu pagi,siang dan malam.

Sarapan pagi, seperti halnya makan siang dan makan malam bertujuan memenuhi kebutuhan energi tubuh dalam 1 hari. Posisi sarapan lebih penting karena rentang malam hari, saat manusia tidur, selama kurang lebih 8 jam. Padahal selama tidur, tubuh tetap melakukan fungsi fisiologisnya, seperti jantung memompakan darah keseluruh tubuh, paru-paru melakukan kembang-kempis untuk mengambil dan suplai oksigen, dan lain-lain.

Semua aktifitas organ tubuh di atas tentunya membutuhkan energi, akhirnya pada pagi hari energi yang diperoleh pada makan malam sebelum tidur sudah habis atau perlu asupan lagi setelah bangun tidur. Sementara aktifitas di pagi hari cukup membutuhkan energi maksimal sebab tubuh akan banyak bekerja, seperti melakukan perjalanan ke sekolah, berpikir dan berkonsentrasi agar dapat mengikuti pelajaran dengan baik di kelas dan aktifitas bermain lainnya saat jeda belajar.

Nah, atas dasar itulah sarapan pagi sangat penting bagi anak, bilamana anak menjelang pergi ke sekolah Paud, TK atau SD tidak diberi sarapan pagi, maka akan beresiko anak di sekolah menjadi loyo, tidak semnagat dan konsentrasi pun kurang fokus. Sebab, sarapan pagi memberikan kontirbusi sebanyak 25-30 persen energi bagi tubuh. Dengan sarapan, kadar gula darah akan terpenuhi sehingga anak akan merasa semangat dan kuat untuk menjalani aktifitas di pagi hari dan tidak mudah lapar hingga menjelang waktu makan siang.

Anak banyak melakukan aktifitas fisik dari pagi menjelang siang, bahkan sampai sore, terutama aktifitas bersama teman-tamannya, anak bila bermain kadang-kadang suka lupa untuk makan, maka orang tua berkewajiban memotivasi anak sarapan sebelum berangkat ke sekolah agar anak dapat melakukan aktifitas bermainnya menyenangkan, tidak loyo dan gampang lelah, sebab aktifitas bermain juga penting bagi stimulasi tumbuh kembangnya. Dengan demikian sarapan atau makan pagi membawa dampak positif bagi anak.

Bukan hanya itu saja, sarapan merupakan makanan khusus untuk otak. Hal ini, didukung oleh penelitian yang menunjukan bahwa sarapan berhubungan erat dengan kecerdasan mental, dalam artian sarapan memberikan nilai positif terhadap aktifitas otak anak. Otak menjadi lebih cerdas, peka dan lebih mudah berkonsentrasi dalam menyerap pelajaran.

Penelitian lain membuktikan, sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks (nasi merah, havermut, jagung, kentang) mampu memberikan nilai lebih kepada fungsi otak, yakni membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan mudah menerima pelajaran saat di sekolah.

Sebuah survei menurut tabloid nakita (2010), dimana anak-anak dan remaja menunjukan, bahwa anak yang sarapan dengan makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, memiliki performa lebih bisa mencurahkan perhatiannya terhadap pelajaran, memiliki prilaku yang lebih positif, ceria, kooperaif, mudah menjalin pertemanan dan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Sedangkan anak yang tidak sarapan, kesulitan berpikir dengan baik dan cendrung malas.

Kesimpulan, sarapan atau makan pagi bagi anak sangat baik dan penting untuk menunjang kemampuan berpikir dan menjaga tubuh tetap berada pada penampilan terbaik. Sarapan pagi menyediakan kebutuhan bahan bakar bagi otak anak dan seluruh tubuhnya dalam menjalankan aktifitas. Mumpung anak-anak memulai memasuki ajaran tahun baru, maka orang tua ayo menyiapkan sarapan pagi bagi anak setiap hari menjelang berangkat sekolah. (Editor: AW)

Dampak Perubahan Struktur RSUD di Bawah Dinkes Pasca Lahirnya UU No.2 Tahun 2015 Bagi Perawat di Rumah Sakit?| Bloggout

Lobi didasari sebagai wujud menolak Rumah Sakit daerah di bawahi oleh dinas kesehatan. Undang-Undang No. 2 Tahun 2015 sebagaimana perubahan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mana substansinya mengubah kedudukan RSUD menjadi di bawah kendali dinas kesehatan setempat.

Menurut JK, di situs CNN  " Tidak ada yang salah dengan UU No.2 Tahun 2015. Jadi, UU tersebut mutlak dilaksanakan." Artinya, tidak lama lagi struktur organisasi di RS milik daerah berubah. Tidak ada istilah BLUD lagi di rumah sakit, mungkin struktur organisasi di rumah sakit mirip puskesmas.

Penulis pikir tidak berpengaruh akbar bagi tenaga Perawat di Rumah sakit. Lantaran perawat adalah tenaga fungsional. Bilamana Rumah sakit menerapkan/ mengadopsi sistim Kredensial dan jenjang karir pada memilih pendapatan jasa, maka sedikitpun hadirnya Undang-Undang No.Dua Tahun 2015 atau UU No.23 Tahun 2014 tersebut tidak membawa dampak negatif yg perlu dikhawatirkan.

Toh, Perawat juga tidak mampu jadi direktur utama di RSUD, lantaran dikebiri sang UU No.44 Tahun 2009 mengenai Rumah Sakit, yang mana pimpinan Rumah Sakit adalah energi medis, sementara Perawat bukanlah energi medis.

Hadirnya UU Pemerintah Daerah No.2 Tahun 2015 ini malahan membuka peluang bagi manajer berlatar belakang Perawat buat jadi kepala Dinas Kesehatan, karena syarat jadi kepala dinas kesehatan tidak terdapat peraturan dan perundangan yg menyatakan bahwa seorang kepala dinas kesehatan wajib berdasarkan tenaga medis.

Hal ini akan berpengaruh besar pada pejabat struktural, level eselon, lantaran terjadi pengerucutan struktur pada tempat tinggal sakit pasca lahirnya UU No.Dua Tahun 2015. Persaingan jabatan pada Dinas kesehatan pun akan semakin 'memanas'. Lantaran porsi jabatan pada bidang kesehatan di daerah semakin rumit sementara pejabat eselon berlatar belakang kesehatan banyak.

Pertanyaanya pejabat eselon yang telah mengabdi di RSUD mau dikemanakan? Otomatis mereka akan melirik peluang jabatan yang ada di dinas kesehatan, jadi persaingan di Dinkes semakin menggiurkan,  maka akan terjadilah kompetisi ketat antara manajer kesehatan mengejar posisi jabatan di Dinas Kesehatan.Untuk itu mari kita tunggu apa yang akan terjadi? Apakah pelayanan kesehatan semakin baik, atau struktur di level manajemen semakin bagus atau semakin mundur? (AntonWijaya)

Akibat Vaksin Palsu 14 Rumah Sakit Terhukum Meskipun Belum Terbukti Bersalah| Bloggout

Desakan Wakil Ketua Komisi IX Ermalena pada Mentri Kesehatan supaya mengumumkan ke publik seluruh tempat tinggal sakit yg menggunakan vaksin palsu terjawab telah sang daftar rilis 14 Rumah Sakit yang diumumkan Kementrian kesehatan melalui akun resmi twitter @KemenkesRI.

Dari 14 nama tempat tinggal sakit yang dirilis sebagai pengguna vaksin palsu, sebanyak 13 rumah sakit mendapatkan vaksin tadi melalui sales perusahaan resmi yakni CV. Azka Medika dengan cara sales bernama Juanda memberikan kepada pihak pengadaan barang rumah sakit melalui email dan ada pula melalui proposal, lalu direktur menyetujui buat pembelian. Dari 14 rumah sakit yg membeli vaksin palsu, hanya satu rumah sakit melakukan pembelian melalui calo, tanpa sales resmi menurut CV. Azka Medika.

Di lihat dari jenis transaksi ini, meskipun inspeksi sang pihak Kepolisian masih berlangsung, cita rasanya tidak etis mengumumkan daftar nama Rumah Sakit. Karena rumah sakit tersebut belum terbukti memiliki niat menyalurkan vaksin palsu, bahkan Rumah sakit yang dimaksud bisa jadi sebagai korban penipuan vaksin palsu berdasarkan transaksi atau pembelian ke perusahaan yang berakta notaris, yakni CV. Azka Medika.

Setelah daftar nama 14 Rumah Sakit yg dirilis Kemenkes, tentunya akan membawa dampak sosial negatif meluas bagi pihak tempat tinggal sakit. Lantaran telah pada cap menjadi pengedar vaksin palsu, padahal belum terbukti tempat tinggal sakit tersebut mempunyai motivasi buat menaruh vaksin palsu ke pasien.

Di rumah sakit nir ada namanya tim spesifik tukang cek obat-obatan atau indera-alat kesehatan palsu, jadi baik direktur, bagian pengadaan barang juga dokter, perawat, bidan dan petugas kesehatan lainnya hanya menjadi user menggunakan barang, dan obat-obatan ke pasien hanya sinkron spek, indikasi & petunjuk. Untuk membedakan produk orisinil atau palsu tidak di ajarkan. Sebagaimana pemberitaan bahwa vaksin palsu ini telah tersebar dari tahun 2003. Artinya petugas kesehatan sendiri telah terkecoh & jadi korban oleh segelintir orang atau perusahaan.

Jelas, 14 rumah sakit yang diumumkan ini akan mengalami kerugian teramat besar . Mereka sudah menerima hukuman sosial sebelum terbukti sang pengadilan bersalah. Idealnya Kemenkes juga wakil kepala komisi IX yg mendesak agar diumumkan nir perlu bertindak demikian. Cukup merilis inisial.

Seandainya terbukti bersalah, diantara 14 atau 37 tempat tinggal sakit & klinik mempunyai motivasi berafiliasi dengan perusahaan penyalur vaksin palsu, bahwasanya sebelum membeli oknum pembeli telah mengetahui bahwa yg akan dibeli adalah vaksin palsu maka penulis putusan bulat aparat penegak aturan menghukum seberat-beratnya orang atau oknum yang membeli barang tersebut.

Tapi, bilamana rumah sakit tadi merupakan korban, maka Kemenkes & pihak yang berkontribusi berbagi daftar nama tempat tinggal sakit memiliki kewajiban pula buat membersihkan nama rumah sakit sebagai korban dari penjualan vaksin palsu.

Terakhir, ada wacana YLKI  menuntut Kemenkes untuk membekukan izin rumah sakit apa bila benar terbukti bersalah, maka rumah sakit yang dimaksud dibekukan izin operasionalnya. Penulis berpendapat, jika pemilik rumah sakit swasta yang terindikasi menyalurkan vaksin palsu, maka penulis sepakat, tapi jika hanya segelintir oknum yang berbuat, rasanya tidak perlu menutup izin operasional rumah sakit sebab akan banyak tenaga kesehatan yang akan kehilangan pekerjaan yang akhirnya menambah beban sosial, tidak pantas gara-gara oknum yang lain kena imbasnya.

Apabila ada tikus dalam lumbung padi, relatif tikus saja yg pada bunuh, nir perlu membakar lumbungnya. Sebab, selesainya lumbung jadi abu apa lagi yg akan dimakan? Demikian pula, bilamana oknum bersalah, maka aturan seberat-beratnya, apabila rumah sakit ditutup kemana lagi warga kurang lebih berobat? Dan mau dikemanakan tenaga kesehatan yang telah menggantungkan kehidupannya pada rumah sakit tersebut.(Nurman).

Tanggapan Pendiri Pelatihan BTCLS, ACLS Terkait Menjamurnya Pemateri Abal-Abal| Bloggout

" Tahun 1994 saya pergi ke Chicago buat mengikuti pembinaan ATLS. Setelah mengikuti kursus tadi saya berkeinginan buat "membawadanquot; kursus tersebut ke Indonesia agar nir terdapat lagi pasien yang "mati konyoldanquot; dan derajat pelayanan gawat darurat di Indonesia sama seperti pada Amerika & negara lainnya.

Karena dari saya, setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kualitas terbaik & itu adalah hak asasi manusia. Setahun lamanya aku berkomunikasi intensif dengan American College of Surgeon sebagai "pemilikdanquot; menurut kursus tadi serta mencari jalan agar kursus tersebut masuk. Tidak sedikit upaya materiil & Non materiil yg aku upayakan supaya dokter di Indonesia memiliki kualitas yang sama dengan dokter pada Amerika Serikat.

Tahun 1995 ATLS pertama kali di selenggarakan di RSCM dengan course director dari Amerika Serikat (Chairman of The Commitee on Trauma ACS) dan instruktur2 menurut USA, Australia (RACS).

Di tahun yang sama ToT ATLS pertama kali pada adakan pada Bali krn ToT ATLS adalah absolut buat seseorang bisa sebagai pelatih ATLS.

Tahun 1997 aku mengirimkan (menggunakan dana langsung aku ) 1 orang karyawan AGD 118 ke Montana Amerika Serikat buat mengikuti kursus make up/moulage buat pasien. Dengan segala keterbatasan bahasa & lantaran interaksi baik pribadi antara aku & pihak Amerika selaku penyelenggara kursus moulage maka karyawan tadi pada luluskan dengan catatan.

Tahun yg sama saya juga mengirimkan seseorang yang akan sebagai edukator ATLS & sampai menggunakan waktu ini masih menjadi edukator ATLS buat Indonesia dan aku percayakan pula utk mnjadi edukator bagi BTLS dan BCLS. Saat itu kursus gawat darurat buat dokter masih sangat sporadis apalagi buat energi medis lainnya.

Saya melibatkan perawat-perawat pada AGD 118 sebagai koordinator dan asisten laboratorium hewan pada kursus tadi. Saya melihat ketimpangan ilmu antara dokter dan perawat pada penanganan gawat darurat.

Tahun 1998 saya dan dokter bedah lainnya serta melibatkan Dr Suryadi dan Dr Jetty Sedyawan untuk menyusun modul BT&CLS untuk perawat dan di ujicoba kan di AGD 118 pertama kali. Tujuan saya mengembangkan kursus tersebut sama seperti saya membawa kursus ATLS ke Indonesia.

Untuk pasien dan peningkatan kualitas pelayanan dan kesetaraan ilmu antara dokter dan perawat. Saya menilai, apabila hanya dokter yg terlatih namun perawat sebagai partner kerja tidak mempunyai pengetahuan yang sama maka pelayanan yang di dapat tidak optimum.

Padahal di ATLS di sebutkan apabila pelayanan tersebut tidak optimum maka pasien tersebut harus di rujuk. Perawat-perawat di AGD 118 sangat saya percaya dan saya serahkan kursus ini ke mereka karena tujuan saya mendirikan 118 adalah untuk perawat dan oleh perawat dalam pelayanan pd masyarakat.

Di AGD 118 saya tanamkan tidak boleh selalu puas dengan keadaan sekarang, tahun 2012 kursus Advanced Trauma Care for Nurses (ATCN) di kenalkan di Indonesia. Kursus ini resmi dan merupakan hak paten dan memang di buat oleh The American College of Surgeon (selaku pemegang lisensi ATLS) untuk perawat.

Saya ingin perawat di Indonesia sama derajat dan kualitas dengan perawat di dunia lainnya. BT&CLS merupakan kursus lokal yang saya buat bersama rekan-rekan dokter bedah dan Dr jantung. Saat ini saya mendengar banyak pihak yang mengaku membuat bahkan tidak jarang men-copy kursus tersebut tanpa memahami esensi mengapa kursus tersebut di buat.

Banyak yg melakukan pelatihan sepet diatas tetapi tanpa mengerti perkembangan ilmu yg sangat pesat dan karena itu selalu kita terbitkan buku BTLS dan BCLS Edisi baru sesuai perkembangan ilmu. Sayang sekali pelaku2 pelatihan2 (spt yg dilakukan) oleh AGD 118 - tdk dpt mengikuti perkembangan ilmu dan instruktur2nya tidak terakreditasi oleh AHA dan ACS. Sehingga sampai sekarang masih banyak pasien2 gawat darurat yg meninggalnya masih Not Acceptable spt yg terjadi pada meraka yg mudik lebaran.

Tulisan ini saya buat untuk meluruskan tujuan awal dari pembentukan kursus BTCLS. " Ungkap Prof DR Dr Aryono Djuned Pusponegoro SpB KBD sebagaimana yang di share di salah satu grup media sosial oleh dr. Syaiful Saanin ahli bedah syaraf yang juga pentolan AGD 118 di RSUP dr M Djamil Padang, sekaligus sebagai narasumber tetap setiap ada pelatihan PPGD di Sumatera Barat.

Tulisan tersebut juga di komentari oleh Perawat senior yang berdomisili di Padang dan pernah bekerja di salah satu Rumah Sakit di Jepang, yakni Hendri Wijaya, ini tulisnya "Minimalnya tolong hargai upaya orang untuk membuat menjadi sebuah sistim program pelatihan seperti ini, jangan biasa kan jadi maling. Ini namanya mencuri intelektualitas."

Kemudian Uda Hen menambahkan," Khusus untuk rekan perawat, dengan menyatakan kita mampu menjadi pendidik btcls, berarti kita mempunyai keahlian setara perawat amerika. Klo belum merasa setara, jangan bohongi peserta didik hanya untuk mendapatkan materi dan keuntungan semata, karena taruhannya adalah nyawa korban. Tolong renungkan bagi rekan2 yang akan membuat pelatihan btcls atau bertindak sebagai trainer, sudah mampu kah kita? Sudah kah pernah melakukan cricothyroidectomy, pernahkah menggunakan automated external defibrilator? Nah jgn bohongi peserta didik." Tambahnya mengomentari.

Kesimpulan, bagi sejawat Perawat dan tenaga kesehatan lainnya, mari berhati-hati mengikuti pelatihan, cari tau dulu narasumber trainer atau pemateri BTCLS dan ACLS yang akan diikuti. Bagaimana kualifikasi dan latar belakang pematerinya? Apakah sesuai rekomendasi? Serta kenali apakah penyelenggara mengadakan semata demi bisnis tanpa mempedulikan out put ? Atau hanya sekedar mengejar SKP,dll maka sebaiknya tidak usah mendaftarkan diri.(editor:AW)

close
Banner iklan disini