WHAT'S NEW?
Loading...

Obat Perangsang Nafsu Makan Jenis Ini Bisa Akibatkan Lambung Bocor dan Tulang Keropos| Bloggout

Sebenarnya obat kortikosteroid mempunyai tanda anti-inflamasi, reaksi-allergi, asma,dll. Obat jenis kortikosteroid ini dikenal pula sebagai obat dewa, yang mampu menyembuhkan segala penyakit ringan sampai berat. Salah satu efeknya apabila mengkonsumsi obat kortikosteroid adalah nafsu makan jadi meningkat, jadi sangat galat bila mengkonsumsi / memberikan obat ini dengan tujuan merangsang nafsu makan.

Tak dipungkiri, banyak pula tenaga kesehatan memakai jenis obat dewa ini dalam pengobatan, lantaran kemampuan obat ilahi pada menyembuhkan sangat cepat. Seperti di puyerkan buat anak-anak yang mengalami demam, flu dan batuk. Atau buat penderita yg mengalami demam biasa, nyeri otot.

Demikian pula obat dewa ini sangat cantik pada gunakan pada penderita Rheumatik, beberapa jam sehabis makan, bengkak & penat-penat pada kaki penderita akan hilang seketika. Begitu dahsyatnya kemampuan obat kortikosteroid.

Akan namun, apabila obat tuhan ( kortikosteroid) diberikan nir secara tepat akan menyebabkan kerugian kesehatan yg sangat akbar. Seperti, bisa memperberat kerja hati dan ginjal, bisa menyebabkan tulang keropos, mampu menjadi keliru satu penyebab perlubangan gaster (lambung bocor).

Penulis pernah menemukan pasien lambungnya bocor dan pada operasi pada tempat penulis bekerja. Setelah dikaji riwayat kesehatan pasien, ternyata beliau mengkonsumsi obat kortikosteroid pada jangka waktu yg lama menggunakan tujuan buat merangsang nafsu makan & menambah berat badan. Ia merasa lezat makan sesudah mengkonsumsi obat dewa tersebut. Penderita mengetahui hal ini sehabis pernah bisa resep dan selanjutnya beliau beli sendiri di pasar. Karena merasa aman memakai obat tersebut.

Penderita akan kelihatan gemuk jika mengkonsumsi obat kortikosteroid, karena terjadi retensi cairan, wajah bulat (edema), kelihatan gemuk. Mungkin, penderita tidak mengetahui dampak berbahaya jika menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, obat jenis kortikosteroid diracik jadi jamu palsu berkedok herbal oleh oknum nakal. Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) RI pernah merilis jenis dan nama jamu palsu berbahaya yang mengandung kortikosteroid.

Kesimpulan, penggunaan obat Kortikosteroid, poly di keliru gunakan buat pengobatan yg nir semestinya. Sebagai pasien/ konsumen anda pada harapkan cerdas menjaga kesehatan. Bukan berarti dihentikan mengkonsumsi obat kortikosteroid, bukan itu maksudnya, namun cerdas dalam menggunakannya sinkron anjuran ahlinya. Teliti sebelum mengkonsumsi. Obat kortikosteroid nir dibenarkan dikonsumsi dalam jangka waktu yg lama , berbahaya, dampaknya dalam organ lain, seperti akan terjadi kerusakan dalam hati, ginjal, tulang, lambung & organ lainnya.(AW)

0 comments:

Post a Comment

close
Banner iklan disini